-->

Rabu, 16 April 2025

PUPR Akui Perbaikan Jalan Karangasem Terlambat Akibat Efisiensi Anggaran


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih


Karangasem, Bali Kini – Pemerintah Kabupaten Karangasem masih menghadapi tantangan besar dalam perbaikan infrastruktur jalan. Dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 1.201,6 km, baru sekitar 68 persen yang berada dalam kondisi mantap atau layak. Sisanya, sebanyak 32 persen, masih dalam kondisi rusak—baik ringan maupun berat—dan tersebar di delapan kecamatan, dengan kerusakan terbanyak ditemukan di wilayah Kubu.


Kepala Dinas PUPR Karangasem, Wedasmara, mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama dalam penanganan kerusakan jalan adalah pemotongan anggaran infrastruktur dari Dana Alokasi Umum (DAU) akibat efisiensi dari pemerintah pusat. "Anggaran DAU infrastruktur yang di-nol-kan karena eefisiensi anggaran dari pusat, ini menjadi salah satu kendala besar dalam penanganan jalan rusak di Karangasem," ujarnya, ketika di temui pada Rabu (16/4/2025). 


Selain jalan kabupaten, sejumlah ruas jalan nasional di Karangasem juga dilaporkan mengalami kerusakan. Beberapa titik dengan kerusakan cukup parah antara lain jalur Padangbai–Buleleng, Antiga–Padangbai, serta Padangbai–batas Kota Amlapura. Menurut Wedasmara, meskipun kerusakannya tidak terlalu luas, beberapa lubang jalan cukup dalam hingga membahayakan pengendara. Untuk itu, pemerintah daerah segera bertindak melakukan kolaborasi untuk menangani jalan provinsi ataupun nasional yang dirasa cukup membahayakan, yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Bali. Yakni dengan perawatan atau penutupan lubang (perching), bukan rekonstruksi menyeluruh. 


“Balai jalan nasional sebenarnya sudah mulai melakukan perbaikan, tetapi karena pendanaan baru dibuka pada bulan Maret, penanganannya pun baru bisa dilakukan belakangan ini. Proses perbaikan juga menyebabkan kemacetan karena dikerjakan pada siang hari saat arus lalu lintas padat,” tambahnya. 


Pemerintah daerah berharap ada perhatian lebih dari pemerintah pusat terkait alokasi anggaran, agar perbaikan infrastruktur jalan di Karangasem bisa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat.

Selasa, 15 April 2025

Wakil Bupati Karangasem Dukung Penuh Pengembangan Pariwisata Lewat Karangasem Travel Mart 2025


Laporan Reporter : Tim Lpt Karangasem 

Bali Kini - Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, menunjukkan komitmennya dalam mendorong kebangkitan sektor pariwisata daerah dengan menghadiri langsung kegiatan Karangasem Travel Mart 2025 yang diselenggarakan di Daya Tarik Wisata (DTW) Putung, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Selasa (15/4/2025).


Didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem I Putu Eddy Surya Artha, SSTP, MAP, Ketua PHRI Karangasem, unsur Forkopimca Selat, Bendesa Adat, serta para tokoh masyarakat dan pelaku UMKM pariwisata, Wakil Bupati menghadiri acara yang diikuti oleh puluhan travel agent dari berbagai daerah serta pelaku pariwisata lokal.


Dalam sambutannya, Wabup Pandu menyampaikan bahwa sektor pariwisata merupakan tumpuan utama perekonomian masyarakat Karangasem. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat untuk membangkitkan kembali daya tarik wisata yang sempat terdampak berbagai krisis global.


“Melalui Travel Mart ini, kita ingin menunjukkan bahwa Karangasem tidak hanya punya keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya, tradisi, dan kreativitas masyarakat yang luar biasa. Salah satunya adalah atraksi unik seperti Upacara Mesiat Api yang kita tampilkan hari ini,” ujar Wabup Pandu saat menyaksikan pertunjukan tradisi khas Desa Putung.


Tak hanya hadir secara simbolis, Wakil Bupati juga ikut berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM setempat. Ia menyempatkan diri mencicipi dan membeli produk unggulan lokal seperti madu hutan yang diproduksi oleh masyarakat Desa Putung. Langkah ini mendapat apresiasi luas sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.


Kegiatan Karangasem Travel Mart 2025 juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi wisata baru di Karangasem, termasuk Air Terjun Jagasatru, Patung Brahma, dan Kebun Salak Sibetan, yang menjadi lokasi lanjutan dari rangkaian acara.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, I Putu Eddy Surya Artha, menyampaikan bahwa kegiatan ini mempertemukan seller (pengelola destinasi wisata, PHRI, dan desa wisata) dengan buyer (travel agent dari pasar India dan Eropa). 


Salah satu agen perjalanan, Bali Trip Wisata, bahkan menyatakan komitmen untuk membuka paket perjalanan dengan masa inap 2–3 malam di Karangasem. Dengan paparan umum, kunjungan lapangan, serta sesi business talk, Travel Mart ini diharapkan mampu membuka jalur promosi baru sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan yang datang ke Karangasem.


Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap Travel Mart ini menjadi jembatan promosi yang strategis bagi seluruh pelaku wisata lokal, serta memperkuat posisi Karangasem sebagai destinasi unggulan yang mengedepankan potensi lokal dan kearifan budaya.

Minggu, 06 April 2025

Bupati Gus Par Resmi Launching Karangasem Akhir Pekan


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata resmi melaksanakan launching Karangasem Akhir Pekan, pada Sabtu (5/4/2025) yang akan diadakan secara berkesinambungan tiap hari Sabtu dan Minggu, di  Jalan Veteran, Jalur 11, Karangasem. Selain menghidupkan kota Amlapura, menyediakan hiburan bagi masyarakat, hal ini juga diharapkan dapat memajukan UMKM Karangasem


Peluncuran dihadiri ribuan warga. Dan dimeriahkan oleh musisi Roy Jeconiah, musisi lokal, Ajik Krisna, dan sejumlah tokoh lainnya. Ketua Panitia, Gus Ode, menyebut acara ini bertujuan mengenalkan potensi Karangasem, seperti pariwisata, UMKM, dan budaya.


Ia berharap kegiatan ini jadi ruang kreativitas bagi anak muda dan UMKM, serta menjadikan Taman Jagat Karana sebagai "Malioboro-nya Karangasem." Untuk diketahui, acara peluncuran ini disponsori sepenuhnya oleh Ajik Krisna. 


Sementara, Bupati Gus Par mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama panitia. Ia berpesan agar kegiatan ini tidak berhenti di tengah jalan. "Seperti pesan Tokoh Legendaris kita, Gusti Made Tusan, sekali layar berkembang pantang surut kembali," ujarnya. Ia mengajak semua pihak untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan. Bila perlu, program ini akan dianggarkan dalam APBD Perubahan demi keberlanjutan ke depan.

Minggu, 30 Maret 2025

Pembakaran Sampah Akibatkan Pipa Di Gorong-gorong Terbakar, Gercep Ditangani Damkar Karangasem


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih


Karangasem, Bali Kini - Kebakaran di gorong-gorong akibatkan pembakaran sampah terjadi di Banjar Dinas Pesangkan Anyar, Desa Duda Timur, Selat, Minggu (30/3/2025). Hal ini dinilai membahayakan sehingga warga melaporkannya ke Damkar Karangasem untuk mendapat tindak lanjut.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem, I Made Agus Budiyasa, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim Damkar Regu 1 Pos Selat untuk menangani kejadian tersebut. "Perkiraan penyebabnya karena ada salah satu warga yang melakukan pembakaran sampah," katanya. Luas area yang terbakar ialah 1x4 meter, dengan objek yang terbakar berupa pipa di dalam gorong-gorong.


Beruntung, karena gercep (gerak cepat) atau kecekatan tim, tidak ada kerugian dalam peristiwa tersebut. "Empat personel ke lokasi, mereka berhasil mencegah api meluas dengan menyemprotkan air yang dibawa menggunakan armada tangki BW 05, DK 8172 S," katanya.


Dengan begitu, pihaknya memperingatkan agar warga berhati-hati dalam melakukan pembakaran sampah agar tidak terjadi kebakaran yang dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Rabu, 26 Maret 2025

Pemkab Karangasem Gelar Pasar Murah, Bupati Gus Par: “Ringankan Beban Masyarakat Jelang Hari Raya”


Laporan Reporter  : Gusti Ayu Purnamiasih


Karangasem, Bali Kini - Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Nyepi Caka 1947 dan Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Karangasem bersama Forkopimda menggelar pasar murah di depan Pura Bukit Karangasem, Rabu (26/3/2025).


 Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi daerah tahun 2025 serta mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.


Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa dan jajaran Forkopimda turun langsung meninjau pasar murah ini. “Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga sebagai upaya kita dalam menekan inflasi daerah,” ujar Bupati Gus Par.


Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar, seperti beras lokal Karangasem "Karangasem Sejahtera" seharga Rp 68.000 per 5 kg dan Rp 135.000 per 10 kg, serta beras Bulog SPHP Rp 58.000 per 5 kg. 


Selain itu, tersedia juga bawang putih, bawang merah, cabai keriting, cabai lombok, jagung, sayur-mayur, telur, aneka keripik dan kerupuk, tempe, tahu, dupa, gas LPG, serta berbagai bahan masak lainnya.


Bupati menegaskan bahwa program pasar murah ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai kecamatan guna memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Karangasem. Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pertamina, Perum Bulog, serta pelaku UMKM lokal yang berkontribusi dalam kegiatan ini.


Di akhir kegiatan, Bupati Gus Par menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan penuh suka cita. “Semoga pasar murah ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga mereka dapat menyambut hari raya dengan lebih tenang dan bahagia,” tutupnya. 

Bupati Gusti Putu Parwata dan Wabup Pandu Prapanca Lagosa Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1947


Laporan Reporter : Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini - Menyambut Hari Raya Nyepi Caka 1947, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa mengucapkan selamat kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Karangasem. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem juga telah melakukan berbagai upaya untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi perayaan hari besar keagamaan ini.


Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar sejumlah pasar murah guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Pasar murah ini telah dilaksanakan di Desa Bukit, tepatnya di depan Pura Desa Bukit, serta setiap pekannya mulai Minggu, 22 Maret 2025, di CFD (Car Free Day) Jalur 11, Padangkerta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.


Selain itu, Bupati bersama Forkopimda juga telah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar guna memastikan ketersediaan stok serta kestabilan harga pangan dan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Nyepi. "Kami ingin memastikan masyarakat Karangasem dapat menjalankan Nyepi dengan tenang, tanpa harus terbebani lonjakan harga bahan pokok," ujar Bupati Gus Par, Rabu (26/3/2025) didampingi Wabup Pandu di Kantor Bupati. 


Dari sisi keamanan, Pemkab Karangasem juga mendukung penuh keterlibatan perangkat daerah dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal ini diwujudkan melalui Apel Gelar Pasukan bersama jajaran TNI/Polri Karangasem untuk memastikan pelaksanaan Nyepi berjalan lancar dan kondusif.


Dalam kesempatan ini, Bupati Gus Par dan Wabup Pandu juga mengimbau masyarakat untuk menjalankan perayaan Nyepi dengan penuh khidmat dan tetap menjaga ketertiban. "Mari kita jadikan Nyepi sebagai momentum untuk introspeksi diri, mempererat persaudaraan, serta menjaga kedamaian dan keharmonisan di Karangasem," pesan Bupati.


Senada dengan itu, Wabup Pandu juga mengajak masyarakat untuk memaknai Nyepi sebagai waktu untuk merefleksikan diri dan memperkuat nilai-nilai spiritual. "Semoga perayaan Nyepi Caka 1947 membawa ketenangan batin dan keberkahan bagi kita semua," tutupnya.

Minggu, 23 Maret 2025

Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Karangasem 2025: Membangun Generasi Muda Berkualitas

 

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih


Karangasem, Bali Kini – Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Karangasem Tahun 2025 sukses digelar di Gedung MPP, Karangasem. Minggu, 23/3/1025. Acara ini mengangkat tema Yowana Citra Mahadaya, yang menggambarkan semangat, energi, dan potensi besar generasi muda dalam menciptakan perubahan positif.


Dibuka langsung oleh Bupati Karangasem, Gusti Putu Parwata, yang saat itu dikukuhkan sebagai Ayah Genre, didampingi oleh Ketua TP PKK Nyonya Ayu Mas Parwata yang juga dikukuhkan sebagai Bunda Genre. Selain itu, turut hadir Sekda, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala SMA/SMK, camat, pasikian Yowana, serta berbagai undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Karangasem menegaskan bahwa generasi muda bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga pelaku utama perubahan. “Tema Yowana Citra Mahadaya memiliki arti mendalam. Pemuda adalah generasi penerus yang memiliki energi dan potensi besar. Mahadaya menggambarkan kebijaksanaan dan kekuatan luar biasa yang harus dimiliki generasi muda agar mampu membawa perubahan positif,” ungkapnya.


Beliau juga menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun pemuda yang berkualitas, cerdas, serta memiliki tanggung jawab sosial tinggi. “Menjadi duta bukan hanya soal gelar dan penghargaan, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.


Sebanyak 85 peserta dari SMA/SMK se-Kabupaten Karangasem mengikuti ajang ini, yang kemudian disaring menjadi 10 besar yang di konteskan dalam ajang duta genre hari ini. Tiga besar finalis nantinya akan mewakili Karangasem ke tingkat provinsi. Bupati Karangasem mengingatkan bahwa perjuangan tidak berhenti di sini. “Jangan merasa puas, karena masih ada tantangan yang lebih tinggi, yaitu tingkat provinsi dan nasional. Saya mengajak seluruh jajaran untuk terus mendukung program-program yang meningkatkan kualitas generasi muda,” ujarnya.


Dalam sesi tanya jawab (QnA), para finalis Duta Genre membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan remaja, di antaranya:Bullying dan kesehatan mental,Pencegahan kehamilan di luar nikah dan stunting. Pernikahan dini dan perempuan sebagai objek lemah dalam pernikahan muda. Kesetaraan gender serta kesehatan mental akibat pelecehan seksual. Fatherless (minimnya peran ayah dalam keluarga) dan dampaknya pada remaja dan Narcissistic Personality Disorder (NPD) dan dampaknya pada remaja. 


Sementara, perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Sukardi Asih, menyampaikan bahwa program Duta Genre bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta perilaku positif terkait kesehatan reproduksi dan perencanaan masa depan. "Pembentukan generasi muda yang cerdas harus dibarengi dengan pemahaman tentang kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pola asuh yang baik. Salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah peran ayah dalam keluarga. Minimnya peran ayah dalam pengasuhan dapat memicu permasalahan remaja, seperti bullying dan perkelahian,” jelasnya dalam pidatonya. 


Selain itu, skrining pranikah juga diperkenalkan sebagai langkah untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan ekonomi sebelum menikah. Konseling pranikah diharapkan dapat membantu calon pasangan dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan sejahtera. Acara ini diharapkan dapat menciptakan generasi emas 2045 yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Jumat, 21 Maret 2025

Bupati Gus Par Balas Kunjungan Wamen Pariwisata RI


Laporan tim: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem Bali Kini -Dalam upaya mengangkat Pariwisata Karangasem menjadi destinasi unggulan di Bali Timur, Bupati I Gusti Putu Parwata membalas kunjungan Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, dengan melakukan audiensi langsung di Kantor Kementerian Pariwisata RI di Jakarta, Jumat (21/3).


Bupati Gus Par mengajak Sekretaris Daerah Sedana Merta dan pejabat terkait untuk bertemu dengan Wamen Ni Luh Puspa. Kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam menjalin komunikasi dan mencari dukungan untuk pengembangan potensi pariwisata di Karangasem.


Kedatangan Bupati Gus Par di Kantor Kementerian disambut hangat oleh Wamen Ni Luh Puspa, yang sebelumnya telah meninjau berbagai destinasi wisata unggulan di Karangasem pada 8 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut, Bupati mempresentasikan konsep inovatif "Nyegara Gunung," yang mengintegrasikan wisata bahari dan pegunungan dalam satu paket perjalanan. "Kami ingin segera merealisasikan konsep ini. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dari Kementerian Pariwisata," tegasnya.


Wamen Ni Luh Puspa menyatakan bahwa keinginan Bupati Gus Par sejalan dengan program pemerataan pariwisata di Bali yang menjadi fokus Pemerintah Pusat saat ini. Ia berjanji untuk melakukan tindak lanjut agar program yang diajukan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Karangasem. "Saya yakin Kabupaten Karangasem akan mampu bersaing sebagai daerah unggul dalam bidang pariwisata kelas dunia," ujarnya.


Dengan langkah-langkah strategis yang diambil, Bupati I Gusti Putu Parwata optimis bahwa Pariwisata Karangasem akan semakin dikenal dan membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.


Sebagai bagian dari strategi pembangunan yang lebih luas, Bupati Gus Par juga aktif menjalin silaturahmi dengan beberapa kementerian lainnya, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).  Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan dukungan dalam merealisasikan program AGUNG Prioritas demi kesejahteraan masyarakat Karangasem, yang berlandaskan visi “Gemah Ripah Loh Jinawi.”

Rabu, 19 Maret 2025

Usulan DLH Pembangunan Teba Modern di Perkotaan Karangasem, Diharapkan Dapat Mengurangi 70% Sampah


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih


Karangasem, Bali Kini – Sampah masih menjadi permasalahan utama di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Karangasem. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karangasem berencana mengajukan regulasi penanggulangan sampah dengan membangun teba modern, sebuah sistem pengelolaan sampah organik yang dapat diterapkan di pekarangan rumah.


Kepala DLH Kabupaten Karangasem, I Nyoman Tari, mengungkapkan bahwa pembangunan teba modern akan difokuskan terlebih dahulu di wilayah perkotaan. “Sekarang saya membuat program untuk wilayah perkotaan, kita akan bangun teba modern di setiap Banjar dan tempat-tempat umum untuk mengurangi sampah organik. Sampah kita hampir 70 persen itu organik, sehingga bisa dikelola langsung di pekarangan rumah. Nantinya, hanya sedikit sampah residu yang akan dikirim ke TPA,” ujarnya saat ditemui di Kantor DLH Karangasem, Rabu (19/3/2025).


Selain itu, Nyoman Tari menjelaskan bahwa Kabupaten Karangasem juga telah memiliki insinerator sebagai alat pembakar sampah untuk mengelola sampah residu yang tersisa setelah pengolahan organik.


Sebagai langkah awal, Bupati Karangasem melalui Sekretaris Daerah (Sekda) mewajibkan seluruh OPD untuk membangun teba modern di lingkungan masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk memberikan contoh nyata sebelum diterapkan lebih luas ke masyarakat.


“Tahap awal, penerapan teba modern akan dimulai dengan pendisiplinan di lingkungan pemerintahan terlebih dahulu, seperti di berbagai OPD. Setelah sistem ini berjalan efektif, baru akan diperluas ke masyarakat,” jelas Nyoman Tari.


Teba modern yang diusulkan memiliki kedalaman sekitar 2 meter dengan kapasitas 3 atau 4 dari total volume lubang. Sampah organik, seperti sisa makanan, akan dimasukkan ke dalamnya untuk mempercepat proses penguraian alami. Dengan metode ini, satu teba modern di rumah tangga diperkirakan dapat digunakan selama satu tahun sebelum penuh. Setelah penuh, tanah hasil penguraian dapat dimanfaatkan kembali untuk pupuk taman atau kebutuhan pertanian.


Namun, Nyoman Tari mengakui bahwa teknologi saat ini masih belum sepenuhnya mampu menyelesaikan masalah sampah, sehingga pendekatan berbasis komunitas sangat diperlukan. DLH mendorong berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan seperti Yowana untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. "Kami juga berharap anak muda bisa menjadi pelopor dalam upaya ini," tambahnya. Selain itu, pemerintah daerah berencana mengusulkan peraturan desa (Perdes) yang mewajibkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah yang nantinya di atur di melalui awig-awig Desa Adat. Karena peran dan kesadaran masyarakat, sangat penting untuk menanggulangi permasalahan sampah di Karangasem. Edukasi juga dilakukan mulai dari generasi muda yakni anak sekolah yang diharapkan dapat mengedukasi orang tuanya dalam memilah sampah. 


Dengan langkah ini, DLH Karangasem optimis bahwa konsep teba modern akan menjadi solusi efektif dalam mengurangi volume sadalam yang telah menggunung di TPA. Serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat bagi masyarakat. 

Petugas Kontrak DLH Karangasem Meninggal Tertimpa Tiang Roboh



Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini  - Nahas menimpa seorang pengendara motor di Jalan Raya Gumung, Tenganan, Manggis, Karangasem, pada Rabu (19/3/2025). Korban, I Nengah Suari (56), yang merupakan pegawai tenaga kontrak di Dinas Lingkungan Hidup Karangasem, meninggal dunia setelah tertimpa tiang listrik yang roboh akibat cuaca buruk.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban baru saja pulang dari sawah ketika kejadian berlangsung. Saat melintas di lokasi yang berjarak sekitar 100 meter dari sawahnya, angin kencang tiba-tiba menerpa kawasan tersebut, menyebabkan tiang listrik roboh dan menimpa korban. Tiang listrik tersebut juga  terlintang di tengah jalan hingga menyebabkan kemacetan pengendara lain. 


Kepala Dinas Lingkungan Hidup, I Nyoman Tari membenarkan peristiwa ini, "Iya korban pegawai kontrak biasanya bertugas menyapu di pasar Karangsokong, dinyatakan meninggal dunia," Katanya ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsapp. 


I Nengah Suari diketahui berasal dari Desa Gumung, Tenganan, Manggis, Kabupaten Karangasem. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, termasuk istri Nyoman Nesi (45) serta dua anaknya, yaitu I Putu Eka Saputra (35) yang telah menikah dan bekerja di Tulus Ayu, serta I Kadek Yuda Manikusuma (26) yang bekerja di BRI dan belum menikah.


Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini serta melakukan penanganan lebih lanjut terhadap dampak dari robohnya tiang listrik tersebut. Sementara, korban dinyatakan MD saat ini sudah diboyong ke RS terdekat.

Selasa, 18 Maret 2025

Gencarkan Ketahanan Pangan, Bupati Karangasem Tanam Mete dan Panen Jagung di Seraya



Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Dalam upaya memperkuat ketahanan dan ketersediaan pangan, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), melakukan berbagai langkah strategis. Salah satu program unggulannya adalah penanaman pohon mete seluas 5 hektar dan panen jagung di Desa Seraya Timur, yang berlangsung pada Selasa (18/3/2025).


Selain menanam pohon mete, Bupati Gus Par juga memanen jagung lokal Seraya dan jagung hibrida, yang merupakan bagian dari upaya mengangkat potensi pangan lokal. Menurutnya, jagung Seraya memiliki keunikan rasa dan daya simpan yang luar biasa, bahkan bisa bertahan hingga lebih dari 10 tahun. “Masyarakat Seraya telah membudidayakan jagung ini secara turun-temurun sebagai sumber karbohidrat utama mereka,” ujarnya. Saat ini, luas lahan jagung di Desa Seraya mencapai 157,35 hektar, dengan luas panen 366,11 hektar dan produksi mencapai 1.148,13 ton per tahun.


Gerakan penanaman pohon mete ini bertujuan untuk meremajakan tanaman yang sudah berusia puluhan tahun serta meningkatkan hasil produksi. “Di Karangasem, luas lahan mete mencapai 6.270,24 hektar dengan produksi 1.709,48 ton per tahun. Dengan peremajaan ini, kita harapkan produktivitasnya meningkat,” kata Gus Par. Dari total lahan tersebut, 634,81 hektar belum menghasilkan, 5.089,02 hektar sudah menghasilkan, dan 546,41 hektar tidak lagi produktif.


Bupati Karangasem juga mengunjungi Koperasi Mina Sari Dewata di Banjar Dinas Batu Kori, Desa Seraya Timur, untuk mengevaluasi bantuan pemerintah dalam mengatasi overproduksi ikan di musim-musim tertentu. “Kami mengecek efektivitas Cold Storage Portable berkapasitas 10 ton serta tempat pemindangan ikan yang merupakan bantuan dari Kementerian KKP RI. Tahun 2025, kami sudah mengusulkan tambahan sarana prasarana perikanan tangkap serta penataan Kampung Nelayan Maju di Seraya Timur, Tianyar, dan Manggis,” jelasnya.


Sementara itu, Kabupaten Karangasem memiliki total luas tanam jagung sebesar 2.896,13 hektar, dengan luas panen 3.396,22 hektar dan produksi mencapai 11.936,05 ton per tahun. Provitasnya pun tergolong tinggi, yakni mencapai 35,14 kwintal per hektar.


Dengan langkah-langkah ini, Bupati Gus Par menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Karangasem.

Minggu, 16 Maret 2025

Karangasem Perkuat Rabies Center di Tiap Puskesmas


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini - Setiap fasilitas kesehatan (Faskes) pemerintah di Karangasem kini berfungsi sebagai rabies center, dengan ketersediaan Vaksin Anti Rabies (VAR) yang mencukupi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, mengatakan bahwa setiap kasus gigitan akan ditangani di rabies center yang tersebar di masing-masing kecamatan. “Di sana nanti akan dilakukan tatalaksana kasus dan perawatan, termasuk pemberian VAR jika diperlukan,” ujarnya, Minggu (16/3/2025) 


Dalam sehari, rata-rata terdapat 10 kasus gigitan hewan penular rabies, dengan anjing sebagai penyebab utama. Oleh karena itu, pihak Dinas Kesehatan terus berupaya memastikan stok VAR tetap tersedia. “Untuk saat ini, setiap rabies center di Karangasem minimal memiliki 10 ampul VAR, jadi stok masih cukup aman,” tambahnya.


Ia juga menekankan pentingnya identifikasi dini terhadap kasus gigitan. Masyarakat yang tergigit hewan berindikasi rabies diimbau segera membasuh luka dengan air mengalir sebelum mendatangi rabies center. Jika hewan yang menggigit adalah peliharaan, VAR akan diberikan sesuai kebutuhan. Namun, jika gigitan berasal dari anjing liar, VAR harus diberikan secara lengkap.


Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah memastikan status rabies pada hewan yang menggigit. Untuk itu, petugas dari Dinas Peternakan akan melakukan identifikasi. “Jika anjing liar yang menggigit, maka VAR harus diberikan secara lengkap,” katanya.


Sebulan lalu, seorang warga Kecamatan Kubu terkena rabies setelah digigit hewan penular rabies. Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi tentang tatalaksana kasus untuk mencegah jatuhnya korban. “Kami berupaya agar rabies tidak sampai menimbulkan korban. Oleh karena itu, masyarakat harus segera melaporkan gigitan ke petugas agar bisa ditangani dengan cepat,” tutupnya 

Kamis, 13 Maret 2025

DPRD Karangasem Soroti Pelayanan Puskesmas Terkait Video Viral Vaksinasi Rabies


Laporan Reporter : Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Sebuah video keluhan masyarakat terkait pelayanan vaksinasi rabies di Puskesmas Bebandem viral di media sosial dan mendapat banyak tanggapan dari warganet. Video tersebut menyoroti proses yang dianggap rumit saat masyarakat mencari vaksinasi rabies dosis ketiga melalui jalur umum.


Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karangasem, I Wayan Sudira, bersama beberapa anggota DPRD lainnya mendatangi Dinas Kesehatan Karangasem untuk mendapatkan klarifikasi. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, di aula rapat Dinkes Karangasem pada Kamis (13/3/2025).


Dijelaskan, kronologi kejadian. Diketahui bahwa masyarakat yang mengeluhkan pelayanan awalnya mengalami gigitan anjing liar di wilayah Denpasar. Masyarakat tersebut telah mendapat dua dosis vaksin rabies di wilayah Denpasar. Kemudian ia pulang kampung ke Karangasem dan memutuskan untuk mencari vaksin dosis ketiga jalur umum di Puskesmas Bebandem. Dikatakan Kepala Dinas, terjadi miss komunikasi antara pasien dengan pelayan kesehatan. "Ketika hendak menjelaskan, pasien mungkin  tidak terlalu paham ya, makanya terjadi miss komunikasi," Katanya. Disamping itu, Kepala Dinas Kesehatan Karangasem mengakui adanya kekurangan dalam penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Ia menjelaskan bahwa sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan, kasus gigitan anjing dikategorikan berdasarkan risiko; Jika luka berada di bagian tubuh atas, termasuk kepala dan leher, maka dianggap berisiko tinggi. Jika luka berada di ujung jari tangan, juga masuk kategori risiko tinggi. Jika berisiko tinggi, vaksinasi harus diberikan secara lengkap hingga dosis ketiga. Jika berisiko rendah, cukup dilakukan observasi terhadap anjing yang menggigit. Jika anjing positif rabies, vaksinasi harus dilanjutkan hingga dosis ketiga, tetapi jika tidak, cukup satu dosis saja.


Dalam kasus ini, anjing yang menggigit tidak dapat diidentifikasi, sehingga vaksinasi tetap diberikan hingga dosis ketiga sesuai SOP. Namun, Kepala Dinas mengakui adanya kekurangan dalam komunikasi dan penerapan SOP yang belum seragam di setiap fasilitas kesehatan.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kumara Jaya, menambahkan bahwa dalam kejadian tersebut terjadi kesalahpahaman. "Pasien yang mengeluh merasa dipersulit karena petugas belum menjelaskan secara detail, namun pasien sudah pergi meninggalkan ruangan," Katanya.


Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Karangasem, I Wayan Sudira, meminta Dinas Kesehatan untuk memperbaiki sistem. "Kedepan diperbaiki lagi, agar kasus serupa tidak terulang. Tolong juga untuk tingkatkan pelayanan agar masyarakat lebih mudah memahami prosedur yang harus diikuti," Tandasnya pada wartawan usai melaksanakan rapat. 


Dinas Kesehatan Karangasem berjanji akan melakukan pembinaan intensif dan menyamakan standar pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan di bawah naungan mereka. Agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan menghindari kesalahpahaman di masa mendatang. 

Rabu, 12 Maret 2025

Bupati dan Wabup Karangasem Hadiri Rapat Koordinasi Pembangunan Bali Dukung Percepatan Pembangunan Bali Timur


Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintahan Daerah Provinsi, Kota, dan Kabupaten se-Bali dengan tema "Sinergitas Pembangunan Bali dalam Satu Kesatuan Wilayah: 1 Pulau, 1 Pola, dan 1 Tata Kelola demi Nindihin Gumi Bali". Acara ini berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Badung, pada Rabu (12/3/2025).


Rapat ini membahas strategi pembangunan lintas wilayah dengan fokus pada peningkatan infrastruktur, konektivitas antar-kabupaten, serta pemerataan ekonomi di seluruh Bali.


Dalam forum yang dipimpin oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, disampaikan bahwa strategi utama pembangunan meliputi pembentukan pusat-pusat ekonomi baru di Bali Timur, Utara, Barat, dan Tengah, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta optimalisasi sumber pendanaan di luar APBD.


Karangasem menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan dalam rencana pengembangan infrastruktur di Bali. Sejumlah proyek strategis telah dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di daerah tersebut, di antaranya pembangunan jalan baru yang menghubungkan Pura Batur, Karangasem, dan Sanur guna memperlancar akses wisata dan perekonomian.


Selain itu, pemerintah juga merencanakan restorasi dan pengembangan Pura Agung Besakih sebagai pusat spiritual dan budaya Bali, serta pembangunan kawasan ekonomi baru berbasis budaya dan pariwisata. Upaya penguatan konektivitas transportasi juga akan dilakukan untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan aksesibilitas antarwilayah.


Menanggapi hal ini, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menegaskan bahwa pembangunan di Karangasem harus selaras dengan visi AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Gemah Ripah Loh Jinawi).


"Pembangunan yang kami dorong harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga keseimbangan alam dan budaya. Konsep Nyegara Gunung menjadi pedoman kami dalam menata pembangunan berbasis kearifan lokal, menghubungkan potensi laut dan pegunungan secara berkelanjutan," ujar Bupati Parwata.


Lebih lanjut, Dia menegaskan bahwa percepatan infrastruktur harus mendukung aksesibilitas dan pemerataan ekonomi.


"Kami siap bersinergi dengan pemerintah provinsi agar pembangunan ini berjalan optimal. Infrastruktur yang lebih baik akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat Karangasem, terutama bagi sektor UMKM dan pariwisata," tegasnya.


Bupati Gus Par juga menyampaikan bahwa dalam mendukung program provinsi, Karangasem akan menyesuaikan program-program pembangunan daerah dengan visi besar Bali.


"Kami akan menyinkronkan program daerah dengan kebijakan provinsi tanpa menghilangkan karakter dan kearifan lokal Karangasem. Dengan sinergi yang kuat, kami optimis Karangasem bisa menjadi daerah yang maju dan sejahtera, sesuai dengan visi AGUNG," pungkasnya.


Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa , menambahkan bahwa pembangunan di Karangasem harus berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.


"Jangan sampai pembangunan ini hanya menjadi proyek besar tanpa dampak nyata bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun betul-betul membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan, dan mendukung Karangasem sebagai destinasi unggulan di Bali Timur," ujar Wabup Pandu.



Sebagai langkah tindak lanjut, akan digelar Rapat Koordinasi Teknis pada 19 Maret 2025, yang dipimpin oleh kepala perangkat daerah provinsi. Rapat ini bertujuan untuk menyusun rencana aksi dalam menangani permasalahan seperti sampah, kemacetan, dan persoalan transportasi.


Selain itu, Gubernur Bali akan melakukan pertemuan rutin dengan bupati dan wali kota guna mengevaluasi kemajuan program pembangunan. Pemerintah Provinsi Bali juga berencana mengembangkan Pusat Kebudayaan Bali di kawasan seluas 326 hektare, yang akan mencakup pasar budaya, museum, dan pusat kegiatan seni.


Dengan strategi pembangunan yang terintegrasi dan pendanaan inovatif, Bali menargetkan percepatan pembangunan di enam bidang prioritas. Karangasem, sebagai bagian dari proyek besar ini, diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang didukung oleh infrastruktur memadai dan program pembangunan berkelanjutan hingga 100 tahun ke depan.

Selasa, 11 Maret 2025

Bupati Gus Par Bergerak Cepat Atasi Krisis Air di Karangasem


Laporan Reporter : Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini - Keseriusan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, dalam menangani krisis air bersih dibuktikan dengan langkah-langkah konkret yang diambilnya. Tidak hanya berhenti pada wacana, ia terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak.


Dukungan terhadap langkah progresif ini datang dari Kepala Bappeda Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra. Ia menegaskan bahwa setiap program prioritas kabupaten harus masuk dalam RPJMD agar mendapatkan dukungan penuh dari tingkat provinsi hingga pusat. "Kami mengapresiasi kejelian Bupati Karangasem dalam memilah dan menentukan prioritas pembangunan. Air bersih memang harus menjadi perhatian utama, dan kami siap bersinergi untuk mewujudkan program ini demi kesejahteraan masyarakat Karangasem," ujarnya.


Bupati Gus Par menegaskan bahwa air bersih adalah kebutuhan mendasar yang harus menjadi prioritas utama. Faktanya, masih ada wilayah di Karangasem yang harus membeli air untuk keperluan sehari-hari, yang tentu menjadi beban ekonomi bagi masyarakat. "Selama ini, banyak anggaran daerah yang dialokasikan untuk pembangunan tempat ibadah, tetapi kebutuhan mendasar seperti air bersih belum teratasi secara maksimal. Saya tidak ingin ini terus berlarut-larut," tegasnya.


Sebagai bagian dari upaya ini, Bupati Gus Par segera bertindak setelah menerima audiensi dari Yayasan Salaksa Sejahtera (Yasera) dan Perbekel Tianyar terkait inovasi pemanfaatan air Danau Batur sebagai sumber air baru. Ia langsung bertemu dengan Bappeda Provinsi Bali pada Selasa (11/3/2025) untuk mempercepat realisasi solusi air bersih di Karangasem.


Dengan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan sektor swasta, diharapkan krisis air bersih di Karangasem dapat segera teratasi. Program Strategis 17 Program "AGUNG" Prioritas Daerah 2025-2030 menjadi salah satu wujud nyata komitmen Bupati Gus Par dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui akses air bersih yang layak dan merata. 

Senin, 10 Maret 2025

Karangasem Siap Go Internasional: Wamen Pariwisata Dukung Pengembangan Wisata Berkelanjutan


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Bali Kini - Kabupaten Karangasem semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata unggulan di Bali. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, pada Sabtu (8/3). Kehadiran Wamen yang akrab disapa Ni Luh Puspa ini disambut langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa di Puri Maskerdam.


Dalam pertemuan tersebut, Wamen Pariwisata menegaskan bahwa Karangasem memiliki daya tarik unik yang tidak dimiliki daerah lain. Dengan keindahan alam yang masih alami, budaya yang kaya, serta peninggalan sejarah yang luar biasa, …

[16.54, 9/3/2025] Ayu Phu Karangasem Bali Kini: Ngesanga Fest 2025: Kreativitas Seni Anak Muda Karangasem Bersinar


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih


Karangasem, Bali Kini – Semangat kreativitas dan kecintaan terhadap seni budaya Bali semakin terlihat dalam gelaran Ngesanga Fest 2025. Festival ini merupakan kolaborasi antara Komunitas Satya Githa Widya Dharma (SGWD) dengan Indosat Tri dan Pasikian Yowan Kabupaten Karangasem. Diselenggarakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Caka 1947, festival ini menghadirkan lomba Ogoh-ogoh mini dan Tapel Ogoh-ogoh di Wantilan Gedung DPRD Kabupaten Karangasem, Minggu (9/3/2025).


Acara ini secara resmi dibuka oleh Plt. Kabid Kebudayaan dan Seni, Ni Made Suastini, yang mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem, serta Ketua DPRD Kabupaten Karangasem. Perlombaan diikuti oleh 54 peserta yang terbagi dalam dua kategori lomba, yakni 23 ogoh-ogoh mini dan 31 tapel ogoh-ogoh.


Panitia penyelenggara, yang sebagian besar merupakan anak-anak SMP dari komunitas SGWD, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi para pecinta seni agar tetap berkarya dan melestarikan budaya Bali. "Kami ingin memfasilitasi teman-teman pencinta seni agar bisa terus belajar, berkarya, dan meng-upgrade diri," ujar Ketua Panitia Ngesanga Fest 2025, I Putu Eka Parwita (15).


Sistem penilaian dalam perlombaan ini mencakup lima aspek utama, yaitu anatomi, visual, ekspresi, pakaian, dan harmoni. Tiga juri yang berkompeten dalam bidang seni ogoh-ogoh dihadirkan untuk menilai karya peserta. Mereka adalah Hadi Susena, seorang undagi ogoh-ogoh besar dan mini; Panca Gautama, seniman seni rupa; serta Fergi Setiawan, alumni ISI yang mendalami seni ogoh-ogoh.


Setelah melalui proses penjurian yang ketat, berikut adalah daftar pemenang lomba:


Kategori Tapel Ogoh-ogoh:


Juara 1: I Dewa Gede Hady Samudra


Juara 2: I Kadek Yudiantara


Juara 3: I Putu Agus Ariana


Juara Harapan 1: Isengart


Juara Harapan 2: Komang Wiryanata


Juara Harapan 3: I Wayan Kolas Pratama



Kategori Ogoh-ogoh Mini:


Juara 1: Isengart


Juara 2: Ida Bagus Adi Praba


Juara 3: I Ketut Rai Permana


Juara Harapan 1: I Kadek Riski Adi Pratama


Juara Harapan 2: ST Kumuda Jaya


Juara Harapan 3: Ida Bagus Aditya



Plt. Kabid Kebudayaan dan Seni, Ni Made Suastini, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival ini. "Dengan adanya kegiatan seperti ini, semangat generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya Bali semakin tumbuh. Ke depannya, kami berharap Ngesanga Fest bisa berkolaborasi langsung dengan pemerintah dan instansi terkait," ujarnya.


Panitia pun berharap kegiatan ini bisa terus berlangsung setiap tahun dan mendapatkan dukungan lebih besar dari pemerintah daerah serta sponsor. “Kami berharap pemerintah dapat bersinergi dengan kami untuk bersama-sama memajukan dan melestarikan seni serta budaya Bali,” harap I Putu Eka Parwita.


Dengan semangat kolaborasi dan apresiasi terhadap seni, Ngesanga Fest 2025 menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda Karangasem terus berkembang dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Bupati Parwata Terima Audensi, Siap Dukung Penyediaan Air Bersih Di Tianyar

 


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Yayasan Selaksa Sejahtera (Yasera) untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat di wilayah Tianyar.


Senin, (10/3/2025), Bupati Parwata menerima audiensi dari Ketua Cabang Yasera, Julianto Samosir, dan Direktur Yasera, Irene Heidi, di Ruang Rapat Kantor Bupati Karangasem. Sejak 2018, Yasera telah menjalankan berbagai program sosial di sembilan dusun di wilayah Tianyar Tengah, Tianyar, dan Bunutan, termasuk pendidikan Kejar Paket C, kursus bahasa Inggris untuk anak-anak, penguatan posyandu, penanganan anak gizi buruk, serta inisiatif ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai kebun komersial.


Namun, akses air bersih masih menjadi kendala utama bagi masyarakat setempat, yang harus membeli air tangki seharga Rp400.000–Rp550.000 per tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk mengatasi masalah ini, Yasera mengusulkan penarikan air dari Danau Batur di Kabupaten Bangli melalui pipa sepanjang 9,5 km menuju cubang utama di Desa Pedahan Pura Celagi. Rencana ini diharapkan dapat diperluas hingga ke Desa Tianyar Tengah dan Desa Ban. Pengelolaan air bersih nantinya akan ditangani oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dengan unit khusus untuk memastikan kelangsungan operasionalnya.


Bupati Karangasem menegaskan bahwa pemerintah kabupaten sangat mendukung inisiatif ini dan siap membantu dalam proses perizinan serta berkoordinasi dengan pihak terkait. “Kami menyambut baik program ini karena air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah daerah akan membantu dalam perizinan dan koordinasi dengan pihak terkait agar rencana ini bisa segera direalisasikan,” ujar Bupati Parwata.

Sabtu, 08 Maret 2025

Bupati Parwata Hidupkan Kreativitas Anak Muda Dengan Memberikan Fasilitas Di Jalur II



Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih


Karangasem, Bali Kini - Gebrakan baru Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk memberikan ruang bagi anak-anak muda Karangasem dalam berkreasi, digenjot oleh Bupati Gusti Putu Parwata. Giat "Street Jam Music Movements" dilaksanakan pada Sabtu (8/3/2025) di Taman Jagathkarana, Jalan Veteran (Jalur II) dan di isi oleh beberapa band dari Komunitas musik Karangasem. 


Kegiatan ini berada dibawah naungan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga. Memberikan fasilitas untuk anak-anak muda serta masyarakat untuk berkreasi, berupa panggung, sound system, dan listrik. Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga (KPO) I Gusti Made Artha Wijaya, ST, menyatakan bahwa acara ini masih dalam tahap percobaan. "Kegiatan ini akan resmi diluncurkan pada minggu depan dan akan dilaksanakan setiap akhir pekan, yakni Sabtu sore dan Minggu pagi saat Car Free Day. Jika sekarang masih tahap percobaan dan kita akan lakukan evaluasi terlebih dahulu. Mungkin kedepan akan ada kulinernya juga. Kita mendukung pak Bupati untuk menghidupkan kota Karangasem dengan apa yang kita miliki sekarang dan memaksimalkannya," Katanya. 


"Nantinya, acara ini tidak hanya untuk band-band musik saja, tetapi juga akan membuka ruang bagi kreativitas lain, seperti dance, puisi, stand-up comedy, modeling, dan sebagainya," ujar Artha Wijaya.


Bupati Gusti Putu Parwata menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Panggung yang disediakan tidak hanya untuk menampilkan seni, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran secara langsung kepada pemerintah.


"Ini adalah kesempatan untuk berbaur dengan masyarakat. Siapa saja bebas menyuarakan pendapatnya di sini," kata Bupati Parwata yang rutin melaksanakan olahraga di Taman Jagathkarana. 


Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ruang rekreasi yang sehat bagi masyarakat, mengingat lokasinya yang berada di Jalur 11, di mana bupati juga berencana untuk turut serta dalam aktivitas olahraga dan berbaur bersama masyarakat.

Selasa, 04 Maret 2025

Bupati Dan Wakil Bupati Karangasem Menjalankan Upacara Mejaya Jaya

Laporan : Tim Lpt / I Gusti Ayu Purnamiasih


Karangasem , Bali Kini -
Setelah menghadiri acara serah terima jabatan Gubernur Bali di Gedung DPRD Provinsi Bali, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, melaksanakan upacara mejaya jaya di Pura Padmasana Kantor Bupati Karangasem, bertepatan dengan Hari Raya Anggar Kasih Kulantir, Selasa (4/3/2025).


Upacara mejaya jaya Bupati dan Wakil Bupati Karangasem terpilih ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan upacara mecaru atau pembersihan di ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati. Acara ini berlangsung pada Selasa siang, pukul 14.00 Wita.


Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta yang hadir mendampingi pimpinan mengatakan, ini merupakan rangkaian dari acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. 


Sekda Sedana Merta mengungkapkan upacara Mejaya Jaya ini bukan hanya sekadar ritual, namun juga merupakan simbol pembersihan dan penyucian diri untuk menyambut masa kepemimpinan yang baru. 


Sedangkan, mecaru, dalam tradisi  di Bali, dipercaya dapat menetralkan energi negatif dan membawa keberkahan. Acara tersebut juga diikuti oleh para Kepala Bagian di Lingkungan Setda Kabupaten Karangasem serta staf ASN dan Non ASN yang berperan aktif dalam tata kelola pemerintahan. 


"Tujuan upacara ini tentunya untuk memohon doa restu dan anugerah kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu juga, membersihkan aura serta pengaruh negatif serta agar mendapat kesucian jasmani dan rohani bagi pimpinan kita untuk pemimpin Kabupaten Karangasem kedepan," ujarnya.


Puncak upacara Mejaya Jaya dipimpin oleh Ida Pedanda Ngurah Pidada dari Griya Katon Sudi Kemenuh dan Ida Pedanda Gede Karang Kerta Nustana dari Griya Pekarangan Budakeling. Dalam doa puja mantra dan ritual yang berlangsung khidmat, para pemimpin daerah mengharapkan agar Kabupaten Karangasem senantiasa dilimpahi berkah dan kedamaian. 


Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menyampaikan rasa syukur dan harapan yang besar terhadap masa depan Kabupaten Karangasem. "Kegiatan ini merupakan momen penting dalam perjalanan kami (Bupati dan Wabup Karangasem-*red). Dengan bersih-bersih spritual, kami  mengharapkan agar setiap langkah di masa depan selalu diberkahi dan membawa manfaat bagi masyarakat untuk menuju Karangasem yang Agung, Nyaman Gemah Ripah Loh Jinawi," ujarnya. 


Bupati Gus Par, mengharapkan rangkaian upacara ini menjadi momentum bagi jajaran pemerintahan Kabupaten Karangasem untuk semakin solid dan bersinergi dalam melayani masyarakat demi tercapainya visi dan misi pembangunan daerah yang lebih baik. 


Sementara itu, Wabup Pandu menambahkan, dengan semangat baru dan pengharapan yang positif, diharapkan pemerintah Kabupaten Karangasem akan terus berkomitmen dalam setiap langkah pembangunan demi kesejahteraan rakyat. 


"Kami tidak bisa mewujudkan visi misi kami berdua saja. Harus ada dukungan dan komitmen dari seluruh perangkat daerah serta masyarakat. Mari kita bekerja sebaik dan semaksimal mungkin demi mewujudkan Kabupaten yang maju serta masyarakat yang sejahtera," tutupnya.

Senin, 03 Maret 2025

Tertibkan Kabel Provider di Karangasem, Kolaborasi Antar Instansi dan Penyedia Layanan


Laporan  : Tim Lpt / 
I Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini - 3 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), bersama berbagai instansi terkait, telah memulai penataan kabel provider di beberapa wilayah, salah satunya di Jalan Raya Puri Bagus Samuh Candidasa. Penataan ini melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Camat Karangasem dan Perbekel Desa Bugbug. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan aman, sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur telekomunikasi di wilayah tersebut.


Proses penataan kabel ini juga melibatkan sejumlah penyedia layanan internet dan telekomunikasi terkemuka, seperti Fiberstar, PT Telkom, Biznet, Unicom, iForte, serta PT PLN Karangasem. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan dan penataan kabel yang sebelumnya terlihat semrawut dan mengganggu estetika serta keselamatan warga.


"Penataan kabel ini merupakan salah satu langkah untuk menciptakan infrastruktur yang lebih baik. Kami berharap dengan kolaborasi ini, tidak hanya aspek estetika yang diperhatikan, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan warga Karangasem akan meningkat," ujar Camat Karangasem.


Selain itu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem turut berperan dalam memastikan bahwa upaya penataan kabel ini dapat mendukung sektor pariwisata di daerah setempat. Dengan kabel yang lebih tertata rapi, diharapkan kawasan wisata di Karangasem dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan menarik bagi para pengunjung.


"Karangasem sebagai salah satu destinasi wisata utama di Bali tentunya membutuhkan infrastruktur yang mendukung. Penataan kabel ini adalah langkah positif untuk memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan," ujar perwakilan PHRI Karangasem.


Dengan adanya sinergi antara berbagai pihak, diharapkan penataan kabel provider ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif, baik bagi masyarakat lokal maupun pengembangan sektor pariwisata dan infrastruktur di Karangasem secara keseluruhan. 

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved