-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Senin, 25 Mei 2026

Kinerja Berkelanjutan Sepanjang Tahun 2025 Diwujudkan PT JBT

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini – PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT/Perseroan) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pengelola Ruas Tol Bali Mandara, sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Sanur, Denpasar Selatan. 

Rapat dipimpin langsung oleh Komisaris Utama PT JBT Lisye Octaviana, serta dihadiri oleh jajaran perwakilan pemegang saham, meliputi PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Sepanjang tahun buku 2025, PT JBT berhasil menorehkan pencapaian finansial yang solid dengan membukukan total pendapatan sebesar Rp216,4 miliar, tumbuh sebesar 10,53% dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp195,8 miliar. 

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan EBITDA _(Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization)_ sebesar Rp157,2 miliar, atau naik 15,69% dari capaian tahun sebelumnya. 

"Tren positif ini mencerminkan peningkatan profitabilitas operasional yang didorong oleh efektivitas strategi bisnis, peningkatan mutu pelayanan, serta efisiensi biaya secara berkelanjutan," Tegas I Ketut Adiputra Karang, Direktur Utama PT JBT. 

Peningkatan performa juga terlihat dari sisi operasional. Sepanjang tahun 2025, volume lalu lintas (lalin) Ruas Tol Bali Mandara mencapai 20.278.229 kendaraan, atau meningkat sebanyak 10,67% secara tahunan atau year-on-year (YoY), dengan rata-rata volume lalin harian (LHR) mencapai 55.863 kendaraan. 

Sebagai langkah proaktif mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perseroan telah mengoperasikan tambahan 2 (dua) unit Gardu Tol Otomatis (GTO) khusus kendaraan Golongan I (non-bus) di Gerbang Tol Benoa sejak 22 Desember 2025.

Di samping itu, komitmen PT JBT terhadap kualitas infrastruktur diwujudkan melalui program peningkatan mutu aset secara intensif. Melalui sejumlah program strategis, PT JBT berhasil memenuhi target Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebesar 100% dan meraih Indeks Kepuasan Pelanggan sebesar 5,68 dari skala 6,00.

Selanjutnya, dalam RUPST Tahun Buku 2025 PT JBT memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Saudara Kompyang Raka Swandika selaku Komisaris perwakilan Kabupaten Badung, dari jabatannya selaku Komisaris Perseroan, terhitung efektif sejak tanggal 31 Mei 2026. Perseroan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas segala pengabdian yang telah dijalankan oleh yang bersangkutan selama masa jabatannya. 

RUPS mengangkat Saudara I Wayan Suweta sebagai Komisaris Perseroan yang merupakan perwakilan Pemerintah Kabupaten Badung untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal 01 Juni 2026.  Menutup agenda RUPST Tahun Buku 2025, PT JBT menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham, mitra kerja, masyarakat, dan pengguna jalan atas kepercayaan serta dukungan yang telah diberikan. Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi negeri.

Peternak Babi di Denpasar Diingatkan Waspada Virus ASF

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar, Bali Kini - Kabar soal kematian massal babi yang dialami peternak di Canggu Badung dan Payangan Gianyar, membuat ketar ketir para peternak Babi di Denpasar. Diduga, kematian tersebut diakibatkan virus African Swine Fever (ASF) yang pernah menyerang peternak babi sekitar tahun 2024 lalu. Sementara ini pihak Dinas Pertanian Kota Denpasar, hanya bisa mengimbau peternak untuk rutin menjaga kebersihan kandang. 

Dinas Pertanian Kota Denpasar mengaku saat ini belum ada laporan kasus kematian massal babi yang dialami peternak di Denpasar. "Sampai saat ini belum ada laporan atau pengaduan akan kasus tersebut, Astungkara tidak ada," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kota Denpasar, Ni Made Suparmi.

Guna mengantisipasinya, Distan Kota Denpasar terus melakukan sosialisasi kepada para peternak. Menghimbau peternak untuk menjaga kebersihan kandang dan rutin melakukan penyemprotan desinfektan. Pihaknya juga meminta agar peternak tidak sembarangan masuk ke kandang babi. "Apalagi saat baru datang dari luar, wajib membersihkan diri sebelum masuk kandang," Pesan, Suparmi. 

Kasus kematian beruntun pada Babi, selain terjadi di tahun 2024, ASF pernah juga menyerang ternak babi, pada 2019 hingga 2020 lalu di Denpasar. Ciri paling nampak dari virus tersebut yakni babi yang mati mendadak. Hal itu pun memicu anjloknya harga babi dan juga daging babi saat itu. 

Kondisi saat ini yang menyerang peternak di Canggu Badung dan Payangan Gianyar sama persis seperti tahun 2024. Kebersihan kandang menjadi faktor utama dari serangan virus tersebut selain adanya faktor dari luar yang membawanya. 

Oleh sebab itu peternak babi di Denpasar diwanti-wanti agar menjaga kebersihan tersebut. Agar tak mengalami kerugian yang sangat tinggi akibat kematian yang mendadak tersebut.

Karangasem Indie Movement dan Eastribution Galang Donasi untuk Bantu Pengobatan Winda Sakit Leukemia

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Komunitas sosial dan musik Karangasem Indie Movement bersama Eastribution kembali menggelar aksi charity dan penggalangan donasi untuk membantu biaya pengobatan salah satu anak penderita kanker darah yang berasal dari Abang, Kecamatan  Abang, Kabupaten Karangasem.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (24/5/2026) di area Car Free Day Jalur 11 Amlapura dan dilanjutkan pada sore hari di Paborito Coffee. Aksi sosial ini menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang rutin dilakukan kedua komunitas tersebut dengan konsep bermusik sambil menggalang bantuan dari masyarakat.

Kali ini, donasi ditujukan untuk membantu adik I Gusti Ayu Winda Gayatri (7), asal Kecamatan Abang, Karangasem, yang didiagnosis menderita kanker darah jenis Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL).

Koordinator kegiatan, I Dewa Gede Yudhi Diatmika alias Wok mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas untuk membantu proses pengobatan Winda yang saat ini masih terus berjalan.

Menurutnya, kondisi Winda bermula dari sakit pada bagian leher yang disertai munculnya benjolan hingga akhirnya dinyatakan mengidap leukemia. Selama menjalani perawatan, Winda telah mendapat sejumlah tindakan medis seperti transfusi darah merah dan putih, tindakan BMA, rontgen, ECHO jantung, hingga berbagai pemeriksaan laboratorium.

Akibat penyakit yang dideritanya, Winda terpaksa berhenti sekolah. Bahkan sang adik juga harus ikut berhenti sekolah karena kondisi ekonomi keluarga yang terbatas dan fokus pembiayaan diprioritaskan untuk pengobatan Winda.

“Semoga Winda cepat sembuh dan bisa bersekolah lagi. Winda pernah bercerita bercita-cita ingin menjadi seorang pilot, semoga tercapai. Astungkara,” ujar I Dewa Gede Yudhi Diatmika.

Melalui aksi sosial tersebut, komunitas berharap kepedulian masyarakat dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberi semangat bagi Winda untuk terus menjalani proses pengobatan. (Ami)

Minggu, 24 Mei 2026

Wawali Arya Wibawa Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul dan Piodalan Nadi Banjar Bun

Ket. Foto : Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat hadiri  Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (24/5).

DENPASAR, Bali Kini - Bertepatan dengan rahina Saniscara Kliwon Wuku Wariga, warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (23/5). 

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud bhakti masyarakat dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan banjar.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang turut membunyikan kulkul, menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Bale Kulkul. Acara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta menyerahkan punia dan bantuan hibah sebesar Rp300 juta untuk pembangunan bale kulkul tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Mahendra Jaya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya upacara pemelaspasan Bale Kulkul tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Bali yang patut dijaga dan dilestarikan.
“Setelah usai diupacarai melaspas, dumogi masyarakat Banjar Bun semakin erat dan kompak,” ujar Arya Wibawa.


Sementara itu, Ketua Panitia, I Gede Anom Pawira Suta menjelaskan bahwa Karya Pemelaspasan dilaksanakan seiring rampungnya pembangunan Bale Kulkul Banjar Bun. Prosesi tersebut kemudian dirangkaikan dengan Piodalan Nadi di Pura Merajan Banjar Bun sehingga kedua upacara dapat berlangsung bersamaan dalam satu hari yang penuh makna.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Keniten, Banjar Tainsiat, Denpasar.Dengan jumlah sekitar 200 Kepala Keluarga yang tergabung dalam Banjar Bun, pihak panitia berharap keberadaan Bale Kulkul ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh krama untuk senantiasa sadar berbanjar serta aktif dalam setiap kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan.

"Astungkara semoga dengan selesainya Pemelaspasan bale kulkul ini akan semakin menambah manfaat bagi umat," katanya.

Lebih lanjut, Bale Kulkul ini juga diharapkan menjadi simbol pemersatu masyarakat adat Banjar Bun sekaligus memperkuat keharmonisan kehidupan adat dan budaya di Kota Denpasar.(ayu)

Dari Yoga hingga Pelepasan Tukik, Rakerkomwil IV APEKSI di Denpasar Ditutup dengan Semangat Harmoni dan Kepedulian Lingkungan

Ket. Foto : Pelaksanaan penutupan Rangkaian kegiatan Rakerkomwil IV ke-21 Asosiasi APEKSI di Kota Denpasar resmi ditutup sengan yoga bersama hingga pelepasan tukik yang dihadiri Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua GOW Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Ketua DWP Kota Denpasar Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya. Turut hadir Walikota Malang sekaligus Ketua Komwil IV APEKSI Wahyu Hidayat, jajaran pengurus Komwil IV APEKSI pada Sabtu (23/5) di kawasan Pantai Sanur

Denpasar , Bali Kini   - Rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Denpasar resmi ditutup pada Sabtu (23/5) dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Penutupan kegiatan diisi dengan yoga bersama, hingga pelepasan tukik di kawasan Pantai Sanur sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua GOW Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Ketua DWP Kota Denpasar Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya. Turut hadir Walikota Malang sekaligus Ketua Komwil IV APEKSI Wahyu Hidayat, jajaran pengurus Komwil IV APEKSI, para walikota dan wakil walikota, sekretaris daerah, hingga kepala OPD dari 13 pemerintah kota anggota Komwil IV.

Mengusung tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara”, kegiatan yang berlangsung sejak 21 hingga 23 Mei tersebut menjadi ruang bertemunya berbagai pemerintah kota untuk memperkuat sinergi dan membahas tantangan pembangunan perkotaan secara bersama-sama. Sebagai tuan rumah, Kota Denpasar dinilai sukses menyelenggarakan seluruh agenda yang dipusatkan di sejumlah lokasi strategis di wilayah kota.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa disela-sela kegiatan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pemerintah kota anggota Komwil IV APEKSI, jajaran panitia, perangkat daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Rakerkomwil IV ke-21 di Kota Denpasar.

“Selama tiga hari pelaksanaam Rakerkomwil ini telah membahas isu strategis perkotaan untuk mencari solusi bersama dan berkelanjutan, serta sebagai wahana tukar inovasi untuk kemajuan bersama,” ujar Arya Wibawa.

Menurutnya, kelancaran seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari tidak lepas dari semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinergi seluruh pihak yang terlibat. Arya Wibawa juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang telah mengikuti setiap agenda kegiatan dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala daerah, delegasi, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Rakerkomwil IV APEKSI sehingga dapat berjalan lancar, aman, dan sukses. Semoga kebersamaan dan kolaborasi yang terjalin selama di Denpasar dapat terus berlanjut untuk kemajuan kota-kota di Indonesia,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengatakan bahwa pelaksanaan Rakerkomwil IV APEKSI ke-21 di Kota Denpasar diharapkan tidak hanya menjadi ruang pertemuan antarpemerintah kota, namun juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, membangun kolaborasi, dan saling berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Menurutnya, sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Denpasar ingin memberikan kesan hangat kepada seluruh peserta melalui penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya fokus pada pembahasan isu strategis, tetapi juga memperkenalkan budaya, keramahan masyarakat, serta potensi pariwisata Kota Denpasar.

Hendar berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam memperkuat sinergi antardaerah maupun mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Dengan hadirnya para kepala daerah dan delegasi dari berbagai kota, Hendaryana optimistis kegiatan ini turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, sektor jasa, hingga promosi destinasi wisata di Kota Denpasar.

“Harapan kami tentu melalui kegiatan ini terbangun hubungan yang semakin erat antarkota, lahir kolaborasi yang berkelanjutan, sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.(Pur)

Jelang Tri Suci Waisak Umat Budha di Vihara Gelar Pattidana untuk Leluhur

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini  - Menyambut perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak yang jatuh pada 31 Mei 2026 mendatang, Vihara Buddha Sakyamuni, Jalan Gunung Agung Denpasar menggelar upacara Pattidana atau pelimpahan jasa kepada para leluhur. Kegiatan ini digelar pada Minggu 24 Mei 2026 yang menjadi wujud bakti umat kepada orang tua dan leluhur yang telah tiada. 

Ketua Yayasan Buddha Sakyamuni Bali, Oscar Naib Wanouw, menjelaskan, ritual Pattidana ini merupakan puncak dari rangkaian kebajikan yang telah dipupuk oleh umat sejak awal bulan.
"Dari awal tanggal 1 Mei kita melakukan kebajikan, saat ini kita limpahkan kepada para leluhur. Dengan harapan, semoga para leluhur kita turut berbahagia melihat turunannya melakukan kebajikan atas nama beliau," ujar Oscar.

Menariknya, pelimpahan jasa dalam upacara ini tidak hanya ditujukan bagi leluhur yang memiliki garis keturunan langsung. Umat juga turut mendoakan makhluk-makhluk yang sudah tidak memiliki keturunan, terlupakan, atau yang garis keturunannya telah berpindah keyakinan. "Kita juga mendoakan semoga semua makhluk berbahagia dan dapat menerima pelimpahan jasa ini. Seandainya mereka tidak tahu, semoga para dewa memberitahukannya," tambahnya.

Bagi roh-roh yang sudah tidak diketahui lagi keturunannya atau terlupakan, pihak vihara menyediakan tempat khusus yang disebut hoping yang terletak di pintu masuk paling depan vihara. Oscar menegaskan bahwa upacara Pattidana ini bersifat universal dan terbuka untuk seluruh umat Buddha, tidak terbatas bagi warga tetap Vihara Buddha Sakyamuni saja. 

Menurutnya, mengirimkan jasa kebajikan adalah satu-satunya jalan terbaik untuk berbakti kepada orang yang telah meninggal dunia. Di Vihara Buddha Sakyamuni sendiri, upacara seperti ini rutin digelar dua kali dalam setahun.
"Ada dua kali. Menjelang hari Tri Suci Waisak dan biasanya di bulan September atau Agustus, yaitu sembahyang leluhur juga. Jadi setahun dua kali. Tetapi kalau untuk perorangan, umat sebenarnya bisa melakukan kebajikan dan pelimpahan jasa ini setiap saat di vihara," jelasnya. 

Rangkaian acara Pattidana hari ini dimulai sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WITA.  Prosesi diawali dengan tradisi berdana makan kepada Bhikkhu Sangha pada pagi hari.  Setelah itu, umat melanjutkan sembahyang di pohon bodhi untuk memohon kelancaran acara.

Prosesi ritual kemudian berlanjut dengan sembahyang di altar hoping, diteruskan ke meja leluhur umum, hingga akhirnya umat menuju ke meja donatur masing-masing yang telah dipersiapkan khusus untuk leluhur mereka. Upacara ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sekitar 900-an umat Buddha. Rangkaian acara ditutup dengan tradisi dana makan siang bersama kepada Bhikkhu Sangha.

HUT KEJAKSAAN KE -75, Pemkab Karangasem Apresiasi Bazar Pelayanan Publik di CFD Amlapura

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan ke-75, Pemerintah Kabupaten Karangasem bersama Kejaksaan Negeri Karangasem menggelar Bazar Pelayanan Publik di area Car Free Day (CFD) Jalan Veteran, Amlapura, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat karena menghadirkan berbagai layanan administrasi secara langsung di ruang publik. Pelayanan yang dibuka meliputi pembuatan dan perpanjangan SIM, SKCK, hingga Samsat Keliling.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata mengatakan, pelayanan publik yang digelar bersamaan dengan CFD sangat membantu masyarakat karena prosesnya lebih mudah dan dekat dijangkau warga.

Menurutnya, konsep pelayanan seperti ini dinilai efektif karena masyarakat dapat mengurus administrasi sambil memanfaatkan kegiatan akhir pekan di pusat kota Amlapura.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem, Shinta Ayu Dewi menyebut kegiatan bazar pelayanan publik merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan seperti ini positif dalam pelayanan. Ini bagus karena tidak ada pungli sama sekali. Ke depan kita akan melihat dan mengevaluasi lagi apakah antusias masyarakat cukup besar. Jika memang tinggi, maka pelaksanaan selanjutnya akan dikembalikan lagi kepada pemerintah daerah bagaimana kegiatan ini bisa berjalan secara kontinyu,” ujarnya.

Dari pantauan di lokasi, warga tampak memadati sejumlah stan pelayanan sejak pagi hari. Tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, dan langsung menyentuh masyarakat masih sangat besar di Kabupaten Karangasem. (Ami)

PMI Karangasem Hadapi Tantangan Penuhi 6.000 Kantong Darah per Tahun

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini  – Kebutuhan darah di Kabupaten Karangasem setiap tahunnya mencapai sekitar 6.000 kantong. Di tengah tingginya kebutuhan tersebut, PMI Karangasem terus menggencarkan kegiatan donor darah untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar donor darah terbuka untuk umum bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalur 11, Jalan Veteran, Karangasem, Minggu pagi.

Ketua PMI Kabupaten Karangasem, I Gusti Setiawan atau yang akrab disapa Gus Sombie mengatakan, kebutuhan darah di Karangasem cukup tinggi dan PMI harus memastikan stok darah selalu tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kebutuhan darah di Karangasem rata-rata sekitar 6.000 kantong per tahun. Kondisinya memang tergantung jumlah pasien yang membutuhkan, tetapi PMI tetap harus siap menyediakan stok darah,” ujarnya.

Kondisi stok darah sendiri kerap mengalami gangguan terutama pada semester awal tahun. Hal itu disebabkan minimnya pelaksanaan kegiatan donor darah pada awal tahun, sementara sebagian besar kegiatan donor dari organisasi maupun instansi biasanya dipusatkan pada pertengahan hingga akhir tahun, seperti saat peringatan HUT Kemerdekaan RI maupun HUT Kota Karangasem.

Selain persoalan stok, PMI juga masih menghadapi tantangan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk mendonorkan darah. Tidak sedikit warga yang masih merasa takut atau ragu untuk menjadi pendonor. Untuk itu PMI terus melakukan edukasi dengan melibatkan relawan, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat agar pemahaman tentang pentingnya donor darah semakin meningkat.

“Edukasi terus kami lakukan bersama relawan dan komunitas agar masyarakat tidak takut donor darah, karena setetes darah sangat berarti bagi keselamatan orang lain,” tambah Gus Sombie.

Dalam kegiatan donor darah di CFD tersebut, PMI awalnya menargetkan pengumpulan 50 kantong darah. Namun tingginya antusiasme masyarakat membuat target itu terlampaui. Baru berlangsung sekitar 1,5 jam, jumlah darah yang terkumpul sudah mencapai lebih dari 70 kantong darah.

PMI berharap meningkatnya partisipasi masyarakat dalam donor darah dapat membantu menjaga kestabilan stok darah di Karangasem sehingga kebutuhan pasien dapat terpenuhi kapan saja diperlukan. (Ami)

Wakil Bupati Karangasem Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Jembrana Masa Bakti 2026–2030

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
Jembrana, Bali Kini – Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, SH., MH., menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jembrana Masa Bakti 2026–2030 yang digelar pada Sabtu (23/5/2026) di Ballroom Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kabupaten Jembrana.

Kegiatan pelantikan tersebut dihadiri jajaran KONI Provinsi Bali, Ketua KONI Kabupaten/Kota se-Bali, unsur Forkopimda, pengurus cabang olahraga, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran Wakil Bupati Karangasem menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Karangasem terhadap penguatan sinergi dan pembinaan olahraga prestasi di Bali.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan dilanjutkan upacara pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga, pembacaan doa, pembacaan surat keputusan kepengurusan, pengucapan janji prasetya pengurus yang dilantik, hingga penyerahan bendera organisasi oleh KONI Provinsi Bali kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Jembrana. Acara juga dirangkaikan dengan penandatanganan naskah berita acara pelantikan dan penyematan PIN KONI kepada Ketua Umum KONI Jembrana yang baru dilantik.

Dalam kegiatan tersebut turut disampaikan sambutan dari Ketua Umum KONI Kabupaten Jembrana, Ketua Umum KONI Provinsi Bali yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan atlet dan penguatan organisasi olahraga daerah guna menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali.

Pelantikan kepengurusan baru KONI Jembrana ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar daerah dalam membangun prestasi olahraga di Bali. Dengan dukungan pemerintah daerah, insan olahraga, serta seluruh pemangku kepentingan, KONI diharapkan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (Ami/rls)

Dampingi Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali​Ny. Mas Parwata Apresiasi Bantuan dan Gelorakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Karangasem

Laporan tim: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Karangasem, Nyonya Mas Parwata, menyambut hangat dan mendampingi langsung kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, beserta rombongan dalam rangka Aksi Sosial "Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Bergerak dan Berbagi" Tahun 2026.

Acara kemanusiaan yang menyasar langsung masyarakat rentan ini dipusatkan di Banjar Dinas Beluhu Kangin, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Jumat (22/5) kemarin.

​Selain Desa Tulamben di Kecamatan Kubu, aksi sosial yang membawa misi kepedulian antarsesama ini juga menyentuh masyarakat di dua wilayah lainnya di Kabupaten Karangasem, yakni Desa Ababi di Kecamatan Abang dan Kelurahan Subagan di Kecamatan Karangasem.

​Dalam laporannya, Ny. Mas Parwata menyampaikan rasa syukur, bahagia, sekaligus bangga atas dipilihnya Kabupaten Karangasem sebagai lokus pelaksanaan aksi sosial bergerak dan berbagi ini. Pihaknya menilai, kehadiran jajaran TP PKK Provinsi Bali menjadi pemacu semangat bagi kader-kader PKK di daerah untuk terus bergerak mengabdi kepada masyarakat.

​"Kami atas nama masyarakat Karangasem mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali beserta seluruh tim atas kehadiran, perhatian dan bantuan nyata yang diberikan kepada warga kami. Besar harapan kami, aksi sosial kemanusiaan yang sangat bermanfaat seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan di Karangasem," ujar Ny. Mas Parwata.

​Pada aksi sosial kali ini, tercatat sebanyak 150 warga yang terbagi di tiga lokasi menerima bantuan langsung. Bantuan diserahkan secara merata kepada lima klaster sasaran yang membutuhkan, dengan rincian masing-masing 30 orang penerima untuk kategori lansia, penyandang disabilitas, anak balita, ibu hamil, serta para kader PKK yang menjadi ujung tombak gerakan di tingkat desa/kelurahan.

Tak sekadar menyerahkan bantuan sosial, momentum berharga ini juga dimanfaatkan secara optimal oleh Ny. Mas Parwata untuk mengedukasi warga. Selaku Ketua TP PKK sekaligus Duta PSBS Kabupaten Karangasem, ia mengobarkan semangat masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan atau ibu pertiwi melalui aksi nyata di tingkat rumah tangga.

​Ia mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh program prioritas Pemerintah Provinsi Bali, khususnya terkait Pembatasan Pemakaian Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. "Mari kita mulai dari diri sendiri dan rumah tangga masing-masing dengan cara memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menyelesaikan pengelolaan sampah organik secara mandiri. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan metode Teba Modern ataupun komposter," tegasnya mengajak.

​Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas PMD, Dukcapil Provinsi Bali bersama Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Karangasem, Camat Kubu, Perbekel Tulamben, serta jajaran pengurus PKK dari tingkat kecamatan hingga desa. Acara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan ditutup dengan penuh rasa kekeluargaan. (Ami/rls)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved