-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Rabu, 09 September 2026

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, DPN Peradah Indonesia Bagikan Masker Medis di Jakarta Hingga Lampung.

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, DPN Peradah Indonesia Bagikan Masker Medis di Jakarta Hingga Lampung.

Laporan Reporter: Asrinidevy 

Jakarta , Bali Kini — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian masker medis ke sejumlah Pura di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang terdampak sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Pembagian masker ditujukan untuk membantu menyediakan perlindungan dasar bagi umat yang beraktivitas di sejumlah tempat ibadah.

DPN Peradah Indonesia dalam kegiatan ini menggandeng sejumlah Penyuluh Agama Hindu Pembimas Hindu DKI Jakarta. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPN Peradah Indonesia, Ricky Satriawan, serta melibatkan Departemen Sosial dan Masyarakat (Sosmas) DPN Peradah Indonesia dan DPP Peradah DKI Jakarta.

Ricky mengatakan kegiatan pembagian masker merupakan bentuk respons sosial organisasi terhadap situasi yang terjadi. Dia menegaskan hal ini sebagai langkah antisipasi dampak dari sebaran abu vulkanik erupsi gunung Anak Krakatau di Jakarta. 

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap umat Hindu dan masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas di tengah adanya dampak sebaran abu vulkanik. Kami bersama teman-teman dari Peradah dan para Penyuluh Agama Hindu berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang dapat dilakukan,” ujar Ricky di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, pembagian masker dilakukan sebagai langkah sederhana untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun di tempat-tempat yang menjadi pusat kegiatan umat.

“Kami berharap masker yang dibagikan dapat dimanfaatkan dengan baik. Yang terpenting adalah masyarakat tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan mengikuti informasi maupun imbauan dari pihak yang berwenang terkait situasi yang terjadi,” katanya.

Selain membagikan 5000 lembar masker di Jakarta, Ricky juga menyebut bahwa masker juga dikirim ke Lampung sejumlah dengan jumlah yang sama. Hal itu karena daerah tersebut turut terdampak signifikan dari erupsi tersebut. 

Ricky juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan para penyuluh agama menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para Penyuluh Agama Hindu Pembimas Hindu DKI Jakarta, Departemen Sosmas DPN Peradah Indonesia, serta DPP Peradah DKI Jakarta yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, DPN Peradah Indonesia berharap masyarakat dapat tetap menjalankan aktivitas dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan. Peradah Indonesia juga mendorong pentingnya kepedulian serta kerja sama berbagai pihak dalam menghadapi situasi yang berpotensi memberikan dampak kepada masyarakat.

Pembagian masker medis di sejumlah Pura di Jakarta ini menjadi bagian dari kegiatan sosial yang dilakukan DPN Peradah Indonesia bersama unsur organisasi dan pihak terkait sebagai bentuk kepedulian kepada umat dan masyarakat.(As)

Selasa, 08 September 2026

Wali Kota Jaya Negara Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta Kepada Ahli Waris Ida Sira Mpu Nabe Dharma

KET. FOTO : Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris Almarhum Ida Sira Mpu Nabe Dharma Sunu dari Griya Sira Mpu Pande, Desa Adat Tonja, Selasa (8/9).


DENPASAR , BALI KINI  - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris Almarhum Ida Sira Mpu Nabe Dharma Sunu. Almarhum merupakan Sulinggih dari Griya Sira Mpu Pande, Desa Adat Tonja, Selasa (8/9) sore.

Total santunan yang diserahkan sebesar Rp42.000.000. Turut hadir mendampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Denpasar Adventus Edison Souhuwat, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar drh. I Gusti Ayu Ngurah Raini, serta perwakilan OPD terkait.

Pada kesempatan tersebut Jaya Negara menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap santunan ini dapat meringankan beban keluarga.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah membantu merealisasikan Santunan Kematian ini. Semoga dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut ia mengatakan, pemberian santunan kepada pemuka agama merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Jaya Negara juga menegaskan komitmen Pemkot Denpasar agar seluruh pemuka agama mendapat hak yang sama dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini berlaku untuk pemuka agama Hindu, Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Konghucu.

"Pemkot Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan telah berkoordinasi untuk mengikutsertakan para pemuka agama, tidak hanya dari agama Hindu. Harapannya, jika terjadi kedukaan seperti ini, santunan dapat sedikit meringankan beban keluarga," kata Jaya Negara.(*)

Lepas Tiga Duta Klungkung ke MTQ Nasional di Jateng, Bupati Satria: Jaga Mental dan Kesehatan


KLukung, Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria, menerima audiensi kafilah perwakilan Kabupaten Klungkung yang akan bertanding dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional di Jawa Tengah. Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (8/9). 

Bupati I Made Satria memberikan motivasi serta pembekalan moral kepada para peserta agar mampu tampil optimal dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Beliau menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental selama mengikuti rangkaian kompetisi.

"Persiapkan mental dengan baik dan tetap jaga kesehatan. Tampil percaya diri dan keluarkan kemampuan terbaik. Hasil akhir adalah bonus, yang terpenting adalah proses dan perjuangan kalian membawa nama Klungkung," ujar Bupati Satria.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Klungkung untuk terus mendukung setiap anak daerah yang berprestasi di berbagai bidang, termasuk kegiatan keagamaan. Pihaknya memastikan bahwa pemerintah akan selalu memberikan perhatian dan pengawalan. 

"Pemerintah harus hadir untuk mendukung, mendampingi, dan memfasilitasi anak-anak kita yang berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional. Ini bentuk tanggung jawab dan rasa bangga kami," tegasnya.(*)

Pimpin Monev Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Wabup Tjok Surya Tekankan Perkuat Sinergi Program dan Akuntabilitas Keuangan


Klungkung, Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin langsung pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintah Desa di Kecamatan Klungkung pada Selasa (8/9). Kegiatan yang menyasar Desa Kampung Gelgel dan Desa Tojan ini bertujuan untuk memperkuat pembinaan, pengawasan, serta memastikan kualitas pelayanan publik, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan berjalan optimal di tingkat desa.

Dalam arahannya, Wabup Tjok Surya menegaskan bahwa tim kabupaten hadir untuk memberikan pendampingan dan pembinaan agar pemerintah desa dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) secara tepat. Langkah ini dinilai krusial sebagai bahan evaluasi demi peningkatan kinerja ke depan.
"Melalui kegiatan ini saya melihat secara langsung perkembangan kinerja penyelenggaraan pemerintahan desa pada aspek perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa, evaluasi serta pelaporan. Saya juga meminta agar pelaksanaan programnya nanti disinergikan dengan sebaik-baiknya antara program pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ujar Wabup Tjok Surya.

Selain aspek perencanaan, Wabup Tjok Surya juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan keuangan desa. Ia mengingatkan para perangkat desa agar senantiasa berpedoman pada koridor aturan yang berlaku dalam pemanfaatan dana desa.
"Kami minta para Kepala Desa dan perangkat desa dapat lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola dana desa, sehingga dana tersebut dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepentingan desa. Mengingat banyaknya kasus terhadap penggunaan dana desa, tiang titip pesan agar tetap hati-hati dengan mengedepankan koordinasi dan kerjasama yang baik, sehingga tata kelola pemerintahan di desa berjalan lancar dan tertib," harapnya.

Pelaksanaan monev di dua desa tersebut turut didampingi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Klungkung, I Gusti Ketut Suardika, Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Klungkung, I Komang Widyasa Putra, serta Camat Klungkung, I Putu Arnawa.(*)


Jaga Integritas dan Kebersihan Pasar Rakyat, Wabup Tjok Surya: Petugas Harus Jadi Teladan di Garis Depan


KLukung ,Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Surya Putra memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para petugas pengelola Pasar Semarapura, Pasar Galiran, dan Pasar Kusamba untuk meningkatkan kedisiplinan dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di ruang rapat Kantor Inspektorat Kabupaten Klungkung, Selasa (8/9).   

Selain itu, kegiatan yang dirangkaikan secara khusus dengan pelaksanaan tes urine bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Klungkung dan Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) ini juga diikuti langsung Wabup Tjok Surya bersama Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Klungkung saat ini dijabat oleh I Komang Dharma Suyasa dan para petugas pasar.

Wabup Tjok Surya juga menekankan bahwa pasar rakyat merupakan pusat perputaran roda perekonomian daerah yang wajahnya sangat bergantung pada kualitas pelayanan para petugas di lapangan. Oleh karena itu, kedisiplinan, ketepatan waktu, kebersihan lingkungan, serta keramahan dalam melayani pedagang dan pembeli harus terus dioptimalkan. "Jadi pasar ini merupakan etalase ekonomi daerah kita. Petugas yang ada di garis depan harus memiliki disiplin yang tinggi dan menjadi teladan. Pelayanan yang baik berawal dari kedisiplinan yang konsisten dari diri sendiri dan hal paling penting para petugas harus jadi pelopor dan contoh agar tidak menyalahgunakan bahayanya narkoba," ujar Wabup Tjok Surya di hadapan ratusan petugas pasar.

Selain itu, Wabup Tjok Surya menegaskan bahwa kedisiplinan tidak hanya mencakup kehadiran fisik, tetapi juga integritas mental dan moral aparatur atau petugas pengelola pasar. Keberadaan pasar yang bersih, tertib, dan aman akan berdampak langsung pada kenyamanan bertransaksi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Saya sangat apresiasi jajaran Dinas Koperasi yang selama ini sudah berkontribusi positif dalam meningkatkan PAD, teruslah berbuat baik dan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membangun Kabupaten Klungkung ini kedepan,” harapnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara menyampaikan bahwa sebagai langkah nyata untuk memastikan integritas dan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan obat-onatan terlarang, kegiatan pembinaan ini langsung ditindaklanjuti dengan tes urine bagi seluruh petugas pasar yang hadir. Pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini ini dikoordinasikan langsung oleh petugas dari BNN Kabupaten Klungkung. Pelaksanaan tes urine ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Klungkung dalam mewujudkan aparatur dan petugas pelayanan publik yang bersih, profesional, serta bebas dari narkoba. Langkah preventif ini juga memastikan bahwa para petugas pengelola pasar senantiasa berada dalam kondisi prima saat melayani masyarakat. “Melalui sinergi pembinaan disiplin dan pengawasan kesehatan ini, Pemkab Klungkung berharap kualitas tata kelola pasar rakyat di wilayah Kabupaten Klungkung semakin meningkat, sehingga mampu memberikan kontribusi optimal bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujarnya.(*)


Tutup LST Surfing & Music Festival 2026, Bupati Satria Berharap Ajang Ini Terus Berkembang Jadi Ikon Nusa Lembongan

KLUNGKUNG, BALI KINI - Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra secara resmi menutup ajang LST Surfing and Music Festival 2026 di Pantai Mahagiri, Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Senin (7/9).

Festival tahunan yang diinisiasi oleh Lembongan Surf Team (LST) bekerja sama dengan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) ini berlangsung selama dua hari (6–7 September 2026). Ajang ini sukses memadukan kompetisi olahraga selancar, panggung musik, promosi pariwisata, budaya, serta pemberdayaan UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, peserta, wisatawan, serta masyarakat Nusa Lembongan atas suksesnya penyelenggaraan festival ini.

"Saya berharap LST Surfing and Music Festival dapat terus berkembang dari tahun ke tahun, dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik dan dampak yang semakin besar bagi masyarakat. Mari kita bersama-sama menjadikan festival ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebagai salah satu ikon kegiatan yang mampu memperkuat daya tarik Nusa Lembongan, memberikan ruang bagi talenta muda, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal," ujar Bupati Satria.

Bupati Satria juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan pariwisata dan kelestarian lingkungan laut Nusa Lembongan. Menurutnya, pembangunan pariwisata yang berkelanjutan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda.

Sementara Ketua Panitia, I Gede Bujana, menyampaikan bahwa rangkaian acara penutupan ini dirancang sebagai puncak apresiasi bagi para atlet selancar dan masyarakat yang mendukung keberlangsungan event tersebut.

“Puncak malam diramaikan oleh deretan musisi seperti Superman Is Dead (SID), KIS ft Yessy Diana, 3W, Leeyonk Sinatra, El'Laura, Rock n Roll Bastard, Malibu Stone, Rock Candy, Wayan Darmita, Circle-Q, serta sajian musik dari DJ Inop, DJ Ade Danu, dan DJ Alan,” ucapnya.(*)


Pembangunan Pertokoan di Jalan Suradipa Langgar Tata Ruang

Denpasar , Bali Kini – Pengerjaan pembangunan pertokoan di Jalan Suradipa, Denpasar terpaksa dihentikan karena dinilai melanggar ketentuan tata ruang. Itu setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar akan menerbitkan Surat Peringatan Ketiga (SP3), berupa Penyegelan. 

Langkah tersebut diambil setelah Surat Peringatan Kedua (SP2) sebelumnya tidak diindahkan. Aktivitas pembangunan di lokasi bahkan masih terus berlangsung meski telah mendapat peringatan dari pemerintah daerah.

Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kota Denpasar, Gandhi Dananjaya Suarka, mengatakan SP3 akan dilayangkan dalam pekan ini. Bersamaan dengan penerbitan SP3, pihaknya juga akan melakukan penyegelan terhadap kegiatan pembangunan tersebut.

“ saat ini kami akan memberikan SP3. Bersamaan dengan SP3 tersebut, kami akan memberikan sanksi penyegelan berupa pemasangan spanduk pemberhentian kegiatan dan langsung mengeluarkan SK denda,” ujar Gandhi, Selasa (8/9).

Pelanggaran yang ditemukan berkaitan dengan perubahan fungsi ruang dari kawasan hijau zona P1 menjadi kawasan pertokoan. Pemerintah Kota Denpasar menilai aktivitas pembangunan tersebut tidak sesuai dengan peruntukan ruang yang telah ditetapkan.

Selain penyegelan, pihak pengelola atau pemilik bangunan juga akan dikenai sanksi administratif berupa denda sebesar Rp50 juta. Gandhi menjelaskan, denda tersebut bersifat progresif sehingga dapat dikenakan setiap tahun apabila pelanggaran tata ruang masih terus berlangsung.

Pemkot Denpasar juga menyiapkan langkah lebih tegas apabila pemilik tetap melanjutkan pembangunan setelah penyegelan dilakukan.

“Selain denda, jika mereka masih melanggar, kita akan menarik fasilitas umumnya seperti pemutusan aliran air PDAM dan listrik PLN. Jika tetap membandel, langkah paling final yang akan kita lakukan adalah pembongkaran bangunan untuk mengembalikan fungsi ruang seperti semula,” tegasnya.

Gandhi menambahkan, penertiban ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kawasan hijau di Kota Denpasar sekaligus mencegah terjadinya alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan ketentuan tata ruang.(Jro)

Senin, 07 September 2026

DPRD dan Pemkab Klungkung Sahkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Perda


Klungkung , Bali Kini - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klungkung menggelar Rapat Paripurna II Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Ruang Sabha Nawa Natya, Gedung DPRD Kabupaten Klungkung, Senin (7/9/2026). Rapat tersebut beragenda tunggal, yakni penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD tentang Pemajuan Kebudayaan Kabupaten Klungkung menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Prosesi penetapan ditandai dengan pengambilan keputusan serta penandatanganan Naskah Persetujuan Bersama antara pimpinan DPRD Klungkung dan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Bupati Klungkung, I Made Satria, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), perangkat daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembahasan regulasi tersebut.

"Pembahasan yang dilaksanakan secara bersama-sama ini merupakan wujud komitmen kita dalam membangun landasan hukum yang kuat bagi upaya pemajuan kebudayaan di Kabupaten Klungkung," ujar Satria dalam sambutannya.

Ia berharap regulasi baru ini mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan budaya lokal dan mendorong kontribusi sektor kebudayaan terhadap pembangunan daerah.

Agenda paripurna ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, para anggota DPRD Klungkung, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pimpinan instansi terkait di lingkungan Pemkab Klungkung.(*/R1)

Hadiri Rakor Program Strategis Daerah, Wabup Tjok Surya: Klungkung Komit Selaraskan Pembangunan dengan Pemprov Bali


Bangli  Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pelaksanaan Program Strategis Daerah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Sabtu (5/9).

Rakor ini digelar untuk menyelaraskan langkah, kebijakan, serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan strategis antara Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota se-Bali.

Gubernur Koster dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi lintas wilayah serta komitmen kuat dari kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam mengawal program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Kehadiran Wabup Tjok Surya menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk berjalan selaras dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Bali. “Jadi Pemkab Klungkung sangat komitmen penuh mendukung arah kebijakan pembangunan Pemprov Bali. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh program strategis dapat diimplementasikan secara optimal dan tepat sasaran demi kemajuan masyarakat Klungkung dan Provinsi Bali,” ucapnya.(*)

Pemerintah Kabupaten Bangli Muspayang Bhakti Upacara Tumpek Uye untuk kelestarian dan Kearifan Lokal


BANGLI , BALI KINI – Pemerintah Kabupaten Bangli melaksanakan Upacara Tumpek Uye sebagai bentuk implementasi Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam mewujudkan Bali Era Baru. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pura Dalem Prajapati, Desa Adat Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli (5/9/26).

Upacara Tumpek Uye dihadiri langsung oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, beserta Sekda Bangli dan jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli. Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bangli dalam menjaga, melestarikan, dan mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan Tumpek Uye merupakan salah satu momentum penting bagi masyarakat Bali untuk meningkatkan rasa kasih sayang, kepedulian, serta keharmonisan terhadap seluruh makhluk hidup, khususnya terhadap satwa. Nilai tersebut sejalan dengan konsep Sad Kerthi, khususnya Jana Kerthi dan Wana Kerthi, yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan manusia dengan alam dan seluruh ciptaan Tuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Bangli bersama jajarannya turut muspayang upacara serta mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dengan penuh khidmat. Pelaksanaan upacara juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat, dan masyarakat dalam menjaga adat, budaya, serta tradisi Bali.

Bupati Bangli, SN Sedana Arta dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan Tumpek Uye hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga keharmonisan dan keseimbangan antara manusia, alam, dan seluruh makhluk hidup.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam Tumpek Uye sangat relevan dengan upaya kita membangun Bangli yang berlandaskan adat, budaya, dan kearifan lokal. Rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup harus diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Bangli berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Bali. Hal ini dinilai penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat pembangunan daerah yang harmonis, berkelanjutan, dan berlandaskan filosofi Tri Hita Karana.

Rangkaian Upacara Tumpek Uye di Pura Dalem Prajapati Desa Adat Sidembunut dirangkaikan dengan pelepasan beberapa Burung. Seluruh peserta mengikuti prosesi upacara sebagai bentuk bhakti dan penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta sebagai wujud nyata menjaga keseimbangan kehidupan sesuai dengan nilai-nilai Sad Kerthi.

Melalui momentum Tumpek Uye ini, Pemerintah Kabupaten Bangli mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam, menyayangi satwa, serta mempertahankan adat dan budaya Bali sebagai bagian penting dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis menuju Bangli Era Baru.(BLK)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved