Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih
Karangasem, Bali Kini – Kasus pencurian benda sakral milik sejumlah sulinggih di Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Karangasem, menghebohkan masyarakat, Jumat (5/6/2026) Sedikitnya tiga griya menjadi sasaran pencurian dengan barang yang hilang berupa Ketu perlengkapan kepala yang digunakan Pedanda dan aksesoris lainnya yang digunakan sulinggih saat memimpin puja. Sejumlah barang yang dicuri diketahui mengandung emas dan batu permata sehingga total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Petugas gabungan dari Polsek Bebandem, Satreskrim Polres Karangasem, dan Tim Identifikasi Polres Karangasem pada Jumat pagi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tiga lokasi berbeda di Desa Budakeling.
Lokasi pertama berada di Griya Kawan. Di lokasi ini, pelaku diduga mengambil bawa dan genitri yang merupakan perlengkapan yang digunakan sulinggih saat melaksanakan puja.
Lokasi kedua berada di Griya Dauh. Sejumlah benda sakral yang dilaporkan hilang di antaranya bawa, elang karna, padma, dan perlengkapan lainnya yang biasa digunakan pedanda saat memimpin upacara keagamaan.
Sementara lokasi ketiga berada di Griya Demung. Di tempat ini, pelaku juga dilaporkan membawa kabur bawa yang merupakan salah satu sarana penting dalam kegiatan kependetaan.
Kapolsek Bebandem, I Gusti Ngurah Bagus Swastawan, mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para korban maupun saksi-saksi guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi memasang garis polisi di sejumlah lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga melakukan pendalaman terhadap berbagai petunjuk yang ditemukan di TKP.
Kasus ini mendapat perhatian luas karena barang yang dicuri bukan hanya memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tetapi juga nilai spiritual dan religius bagi para sulinggih. Aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pencurian benda-benda sakral tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa perlengkapan yang hilang menggunakan material emas dengan berat yang cukup signifikan. Selain nilai materiil yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah, kehilangan benda-benda tersebut juga berdampak terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan para korban. Polisi berharap pelaku dapat segera diidentifikasi dan ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Ami)

FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram