Ket. Foto : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas W., S.I.P., serta jajaran Forkopimda Kota Denpasar, dalam pelaksanaan persembahyangan bersama Hari Suci Saraswati, Sabtu (4/4) di Pura Agung Jagatnatha.
Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Hari Raya Saraswati, Sabtu (4/4), di Pura Agung Jagatnatha.
Persembahyangan yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Tunjung Kuning dari Griya Bungsu Tunjung Kuning, Pemogan ini dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas W., S.I.P., jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.
Lantunan doa dan kidung suci mengalun khidmat, mengiringi umat yang memenuhi areal pura. Tampak pula para siswa sekolah turut hadir, khusyuk memohon tuntunan ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, serta keselamatan bagi kehidupan masyarakat Kota Denpasar.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan bahwa Denpasar patut bersyukur memiliki warisan pemikiran dari sastrawan besar seperti Ida Pedanda Made Sidemen yang menekankan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai bekal kehidupan.
“Pesan yang dapat kita maknai adalah, meskipun tidak memiliki sumber daya, kita harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Ilmu pengetahuan adalah sumber kehidupan sekaligus jalan pengabdian,” ujar Jaya Negara.
Lebih lanjut, Jaya Negara menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur pendukung.
“Pendidikan menjadi prioritas pembangunan. Hal ini tercermin dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Kota Denpasar. Kami berkomitmen mencetak generasi yang berkualitas dan memiliki daya saing,” imbuh Jaya Negara.
Selain itu, pihaknya juga mendorong keterlibatan dunia pendidikan dalam penguatan kesadaran lingkungan, khususnya pengelolaan sampah berbasis sumber.
“Kami telah melibatkan civitas akademika dan satuan pendidikan untuk mengedukasi masyarakat dalam memilah sampah. Sekolah-sekolah di Denpasar juga telah mulai melaksanakan dengan baik,” tambah Jaya Negara
Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menyampaikan bahwa persembahyangan bersama ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan nilai spiritual masyarakat.
“Melalui persembahyangan bersama ini, semangat kebersamaan dan nilai spiritual diharapkan terus tumbuh, seiring komitmen menjadikan Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian persembahyangan berlangsung dari pagi hingga malam hari guna memberikan kesempatan bagi seluruh pemedek untuk bersembahyang dengan tertib. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak membawa plastik sekali pakai serta tetap menjaga kebersihan dan kesucian area pura. (Pur)

FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram