-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Senin, 27 Juli 2026

Program BIAS 2026 Puluhan Ribu Anak SD Denpasar Diimunisasi

Denpasar, Bali Kini  - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar akan melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 mulai Agustus hingga November mendatang. Program tahunan ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah melalui pemberian imunisasi lanjutan sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Chandrawati, mengatakan pelaksanaan BIAS tahun ini menyasar sebanyak 41.904 siswa Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan sekolah sederajat di seluruh Kota Denpasar.

Dari total sasaran tersebut, sebanyak 13.800 merupakan siswa kelas satu, 13.858 siswa kelas dua, dan 14.246 siswa kelas lima. Ada empat jenis vaksin disiapkan Diskes, yakni vaksin Measles Rubella (MR), Human Papillomavirus (HPV), Tetanus Diphtheria (Td), dan Diphtheria Tetanus (DT).

"Seluruh kebutuhan vaksin untuk pelaksanaan BIAS tahun ini telah kami siapkan sehingga pelaksanaan imunisasi di sekolah dapat berjalan sesuai jadwal," ujar dr. Chandrawati, Senin (27/7).

Adapun stok vaksin yang telah disiapkan meliputi 1.732 vial atau setara 17.320 dosis vaksin MR bagi siswa kelas satu, 14.246 vial atau dosis vaksin HPV untuk siswa kelas lima, 2.811 vial atau 28.110 dosis vaksin Td bagi siswa kelas dua dan lima, serta 1.386 vial atau 13.860 dosis vaksin DT untuk siswa kelas satu.

Pelaksanaan imunisasi akan dilakukan secara bertahap dalam dua periode. Pada Agustus 2026, siswa kelas satu akan menerima imunisasi Campak dan Rubela (MR), sedangkan siswa kelas lima mendapatkan imunisasi HPV yang berfungsi melindungi dari infeksi Human Papillomavirus penyebab berbagai jenis kanker, termasuk kanker serviks pada perempuan.

Selanjutnya pada November 2026, siswa kelas satu akan memperoleh imunisasi lanjutan DT sebagai perlindungan terhadap difteri dan tetanus. Sementara itu, siswa kelas dua dan kelas lima akan menerima imunisasi Td sebagai vaksin penguat.

Menurut Chandrawati, pemberian imunisasi lanjutan pada jenjang kelas satu, dua, dan lima dilakukan karena pada usia tersebut kekebalan tubuh hasil imunisasi dasar mulai mengalami penurunan sehingga diperlukan dosis penguat untuk mempertahankan perlindungan terhadap berbagai penyakit menular.

"Usia anak yang duduk di bangku kelas satu, dua, dan lima SD merupakan waktu yang paling ideal untuk mendapatkan imunisasi lanjutan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia," jelasnya.

Melalui pelaksanaan BIAS 2026, Pemerintah Kota Denpasar berharap kekebalan tubuh anak-anak tetap terjaga hingga memasuki usia remaja. Perlindungan sejak dini terhadap penyakit seperti campak, rubela, difteri, tetanus, serta infeksi HPV dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam mewujudkan generasi muda Denpasar yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Strategi "Zero Waste" Pertanian Jeruk Bangli Lewat Inovasi Kemasan "Eco-Friendly

DENPASAR, BALI KINI — Komoditas jeruk dari kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, kerap kali menghadapi tantangan efisiensi pascapanen dan limbah yang terbuang sia-sia. Menjawab tantangan tersebut, tim akademisi merancang pendekatan sistematis melalui penerapan konsep zero waste berbasis inovasi kemasan ramah lingkungan (eco-friendly).

Langkah strategis ini ditujukan untuk meminimalkan potensi limbah hasil pertanian jeruk sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal agar mampu bersaing lebih luas di pasar modern. Ketua Tim Pengabdi yang juga akademisi dari Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Universitas Warmadewa, Ir. I Wayan Sudiarta, MP, menjelaskan bahwa pengelolaan rantai pasok pertanian jeruk memerlukan terobosan yang tidak hanya mengedepankan aspek penjualan, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.

"Pengolahan hasil pertanian jeruk sejatinya bisa dimaksimalkan hingga tuntas tanpa menyisakan limbah yang merusak lingkungan. Lewat pendekatan zero waste dan penggunaan inovasi kemasan eco-friendly, kita ingin mengoptimalkan nilai tambah jeruk Bangli dari hulu ke hilir," ujar Wayan Sudiarta saat dikonfirmasi pada Sabtu (25/7/2026). Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan pelatihan dan pendampingan serangkaian program Pemberdayaan Berbasis Wilayah (PBW) yang berlangsung di Kintamani, Bangli.

Melalui kegiatan PBW ini, tim akademisi Universitas Warmadewa memberikan edukasi serta pendampingan langsung kepada kelompok mitra, yakni Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari, Desa Pengejaran, Kintamani, Bangli. Pelatihan difokuskan pada pemanfaatan jeruk kelas dua (second grade) atau bagian buah yang tidak lolos sortir menjadi produk turunan bernilai jual, sehingga seluruh hasil panen dapat terserap optimal.

Selain pemanfaatan produk turunan, tim pengabdi juga memperkenalkan penggunaan kemasan ramah lingkungan berbasis bahan hayati (biodegradable) kepada para anggota KWT Mekar Sari. Penggunaan material ini dirancang untuk menggantikan plastik sekali pakai sekaligus menjaga mutu dan kesegaran buah selama proses distribusi.

Wayan Sudiarta menambahkan, efisiensi distribusi tersebut sangat penting agar kerusakan fisik buah saat pengiriman dapat diminimalkan, yang pada akhirnya menekan volume sampah organik di tingkat pengecer. Integrasi antara pemanfaatan limbah dan kemasan bernilai ekologis ini diharapkan menjadi rujukan model pertanian berkelanjutan di kawasan Bangli.

Melalui kolaborasi erat antara akademisi dan KWT Mekar Sari Desa Pengejaran, program PBW ini menargetkan terciptanya ekosistem pertanian jeruk Kintamani yang berdaya saing tinggi, efisien, serta berwawasan lingkungan secara jangka panjang.(Ml)

Cek Rabat Beton & Hotmix di Banyubiru, Bupati Kembang Hartawan Pastikan Jalan Mulus untuk Warga.

Jembrana , Bali Kini - Guna memastikan warga menikmati fasilitas jalan mulus, Pemkab Jembrana mulai menggarap pengerjaan hotmix di sejumlah ruas jalan menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali 2026. Ruas jalan yang disasar di antaranya Jalan Banjar Yeh Kuning–Banjar Yeh Kuning III, Jalan Banjar Banyubiru–Pangkung Dalem, Jalan Simpang Tegal Badeng–Banjar Puana Sari I, Jalan Banyubiru–Banjar Banyubiru, serta Jalan Banyubiru–Simpang Air Anakan. Sementara itu, pengerjaan rabat beton di kawasan BTN Gita Bhayangkara, Banyubiru, telah resmi rampung.

Untuk memastikan kualitasnya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan turun langsung meninjau dua lokasi tersebut, yakni proyek rabat beton yang telah selesai di BTN Gita Bhayangkara serta pengaspalan hotmix yang sedang berjalan di Jalan Simpang Air Anakan, Senin (27/7). Peninjauan ini dilakukan agar hasil pengerjaan fisik di lapangan sesuai standar dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Bupati I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa pemerataan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk mendorong mobilitas serta perekonomian warga.
"Hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan pengerjaan jalan di Banyubiru berjalan dengan baik. Proyek rabat beton di BTN Gita Bhayangkara sudah selesai dengan kualitas yang baik dan siap dimanfaatkan warga. Sementara itu, pengerjaan hotmix di Jalan Simpang Air Anakan yang sedang berlangsung harus terus dikawal agar sesuai spesifikasi teknis dan selesai tepat waktu," ujar Kembang Hartawan saat meninjau lokasi.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga dan merawat fasilitas jalan yang telah selesai dibangun agar memiliki masa pakai lebih panjang. Selain itu, ia mengingatkan agar kegiatan gotong royong pada minggu pertama setiap bulan terus dilaksanakan, termasuk membiasakan pemilahan sampah dari rumah masing-masing.
"Pemerintah bertugas membangun dan membenahi, tetapi merawat adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga jalan ini agar tetap awet dan nyaman digunakan," pungkasnya.(*)

Jembrana Dual Purpose Fun Rally Adventure Tandai Dimulainya Festival Semarak Jembrana 2026.

Jembrana , Bali Kini  – Mengawali Festival  Semarak  Jembrana menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Kota Negara di Kabupaten Jembrana. Digelar Jembrana Dual Purpose Fun Rally Adventure pada Minggu (26/7/2026) menjadi penanda dimulainya rangkaian menuju Festival Semarak Jembrana 2026, agenda utama Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara yang dirangkaikan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali.

Ratusan peserta dari berbagai daerah mengikuti ajang otomotif tersebut dengan menelusuri rute yang menyuguhkan keindahan alam dan pesona Jembrana.

Dalam sambutanya Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna yang juga selaku Ketua KONI Jembrana menyampaikan event ini merupakan wadah bagi komunitas pecinta motor dual purpose untuk menyalurkan hobi dan mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempromosikan potensi pariwisata serta destinasi unggulan yang dimiliki Kabupaten Jembrana.
"Jembrana memiliki bentang alam yang luar biasa indah mulai dari kawasan pesisir, perbukitan, hingga pedesaan yang asri. Untuk peserta yang dari luar jembrana kami ucapkan selamat menikmati keindahan alam jembrana sekaligus ikut mempromosikanya kepada masyarakat luas dan barang tentu semakin banyak orang mengenal jembrana semakin besar pula peluang berkembangnya sektor UMKM, dan ekonomi Kreatif daerah kita," ucapnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum awal yang menandai dimulainya kemeriahan peringatan HUT ke-131 Kota Negara. Berbagai agenda telah disiapkan untuk menyemarakkan perayaan tersebut, dengan Festival Semarak Jembrana 2026 sebagai puncak rangkaian kegiatan yang akan berlangsung pada 14–23 Agustus 2026. Selama sepuluh hari, masyarakat akan disuguhkan beragam kegiatan, mulai dari pementasan seni dan budaya, perlombaan olahraga, pameran UMKM dan ekonomi kreatif, hiburan rakyat, hingga berbagai atraksi menarik yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Ia menambahkan Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kebanggaan terhadap daerah semakin tumbuh di tengah masyarakat.

"Festival Semarak Jembrana 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi Kota Negara, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah, mempromosikan potensi lokal, serta memperkuat citra Jembrana sebagai daerah yang Maju, Harmoni, dan Bermartabat," tandas Wabup Ipat. ( * )

Penyerahan Alsintan Power Thresher di Subak Keduwa, Bupati Kembang Hartawan Instruksikan Kadis Pertanian dan Penyuluh Rajin Turun Serap Aspirasi Petani.

Jembrana , Bali Kini – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui percepatan mekanisasi pertanian, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyerahkan secara langsung bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pascapanen berupa power thresher (mesin perontok padi) kepada tujuh kelompok tani atau subak. Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian RI tersebut berlangsung di kawasan lahan Subak Keduwa, Kecamatan Negara, Rabu (22/7/2026).

Penggunaan mesin pertanian menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan lahan, mulai dari proses prapanen hingga pascapanen. Kendati demikian, penerapan teknologi pertanian di lapangan selama ini masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan jumlah alsintan serta kondisi sebagian mesin yang sudah tidak optimal.

Mengawali sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian beserta seluruh penyuluh pertanian agar rajin turun ke lapangan guna menemui para petani dan menyerap aspirasi mereka secara langsung.
"Pak Kadis harus sering menemui petani dan menyerap aspirasi mereka. Sebab, jika kita tidak turun langsung ke lapangan, kita tidak akan pernah tahu keluhan dan kendala nyata yang dihadapi petani," tegas Bupati Kembang.


Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan power thresher ini difokuskan untuk mendukung wilayah subak yang memiliki karakteristik lahan khusus, yakni area yang tidak memungkinkan penggunaan mesin combine harvester akibat keterbatasan topografi lahan maupun ketersediaan unit.

"Alsintan ini tentu sangat bermanfaat, terutama ketika lahan petani sedang becek, berukuran kecil, atau tidak dapat dijangkau oleh mesin combine," ucapnya.

Dimomen itu Bupati Kembang juga mencoba secara langsung pengoperasian power thresher di area sawah Subak Kedal untuk memastikan unit bantuan dapat dipergunakan secara optimal oleh para petani. Dengan hadirnya bantuan mesin perontok padi ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap produktivitas sektor pertanian terus meningkat serta mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Jembrana.

"Mohon dimanfaatkan dengan maksimal nggih, Pak. Perlu diingat, ini adalah bantuan untuk kelompok tani, jadi ini milik bersama, bukan milik pribadi, dan tolong dirawat dengan baik. Astungkara bantuan niki dapat bermanfaat. Kami sangat berharap, dengan adanya bantuan pemerintah ini, hasil produksi pertanian juga akan meningkat," tandasnya.

​Adapun tujuh kelompok tani/subak penerima bantuan alsintan yang telah lolos verifikasi dan memenuhi syarat meliputi:
​Subak Yehembang (Kecamatan Mendoyo)
​Subak Air Sumbul (Kecamatan Mendoyo)
​Subak Sawe Dauh Tukad (Kecamatan Jembrana)
​Subak Keduwa (Kecamatan Negara)
​Subak Telepus Sari (Kecamatan Negara)
​Subak Paswar Palasari (Kecamatan Melaya)
​Subak Mertasari (Kecamatan Melaya) (*)

KONI Karangasem Miliki Kepengurusan Baru, Pandu Prapanca Lagosa Usung Misi Tingkatkan Prestasi

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem periode 2026–2030 resmi memulai tugasnya. Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, yang dilantik sebagai Ketua KONI, langsung menegaskan komitmennya membangkitkan prestasi olahraga sekaligus mengangkat posisi Karangasem dari papan bawah pada ajang olahraga tingkat Provinsi Bali.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus KONI Karangasem berlangsung di hadapan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, jajaran Forkopimda, pengurus KONI Provinsi Bali, kepala sekolah, serta perwakilan cabang olahraga.

Dalam sambutan perdananya, Pandu mengakui kondisi prestasi olahraga Karangasem saat ini masih jauh dari harapan. Menurutnya, tantangan tersebut harus dijawab melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh insan olahraga.

“Hari ini seluruh pengurus KONI telah dilantik. Memimpin rumah besar KONI merupakan tanggung jawab yang besar bagi kami. Masih banyak hal yang harus dibenahi dan dipikirkan untuk masa depan KONI Karangasem,” ujarnya.

Ia mengatakan Karangasem selama ini masih menjadi penghuni papan bawah pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi. Karena itu, kepengurusan yang baru bertekad mengubah kondisi tersebut melalui pembinaan yang lebih serius dan terarah.

“Kalau bicara prestasi olahraga, kita harus mengelus dada karena Karangasem masih berada di zona degradasi, di posisi delapan dari sembilan peserta. Kami tidak ingin kondisi ini terus terjadi dari tahun ke tahun,” tegasnya.

Pandu optimistis Karangasem memiliki banyak atlet potensial yang mampu bersaing apabila mendapat pembinaan yang berkelanjutan. Untuk itu, pihaknya akan memperkuat sistem pembinaan atlet, meningkatkan kualitas organisasi, serta mempererat sinergi dengan KONI Provinsi Bali dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga mengajak seluruh atlet menjadikan semangat perjuangan para leluhur Karangasem sebagai motivasi untuk terus berjuang meraih prestasi.

“Selama peluit juri belum dibunyikan, raihlah semuanya sehingga bendera Karangasem bisa berkibar di setiap kompetisi,” katanya.

Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali yang akan digelar di Kabupaten Buleleng, Pandu menyampaikan optimisme bahwa Karangasem mampu memberikan kejutan.

“Tunggu kami di Buleleng. Jangan pandang remeh Karangasem. Kami akan membawa bendera Karangasem dengan gagah dan mewarisi semangat para pejuang,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Bali, Ketut Jagra Sunu, menilai pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga secara lebih terarah dan berkelanjutan. Ia berharap KONI Karangasem mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional melalui organisasi yang solid dan profesional.

Dukungan juga datang dari Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata. Ia bahkan memasang target ambisius bagi kepengurusan baru dengan menargetkan Karangasem mampu menembus tiga besar pada ajang Porprov.

“Saya menargetkan Karangasem masuk tiga besar. Pemerintah Kabupaten Karangasem siap mendorong dari sisi pendanaan agar pembinaan olahraga berjalan maksimal,” tegas Gus Par.

Ia meminta KONI segera menyusun sistem pembinaan atlet yang berjenjang dan berkelanjutan sehingga prestasi yang diraih tidak hanya bersifat sesaat.

“KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga untuk meningkatkan prestasi. Bangun sistem yang kuat, tingkatkan profesionalisme, dan lahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Karangasem,” pungkasnya. (Ami)

HUT Ke-3 Ki Barak Sesana Kabupaten Karangasem: "Kebersamaan dalam Dharma, Kuat dalam Persaudaraan, Tangguh Mengabdi"


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem,Bali Kini  – Pasikian Pecalang Ki Barak Sesana (KBS) Kabupaten Karangasem memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 dengan mengusung tema "Kebersamaan dalam Dharma, Kuat dalam Persaudaraan, Tangguh Mengabdi." Perayaan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan semeton, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memperkokoh komitmen dalam menjaga nilai-nilai luhur adat, budaya, dan spiritual warisan leluhur.
Acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Ki Barak Sesana Provinsi Bali yang dipimpin langsung oleh Ketua Pande Putu Suardika, didampingi Sekretaris, Bendahara, serta jajaran pengurus provinsi lainnya.

Kehadiran pengurus provinsi menjadi bentuk dukungan dan motivasi bagi penguatan organisasi Ki Barak Sesana di Kabupaten Karangasem.
Turut hadir sebagai undangan kehormatan, Jero Gede Pande Sudarta, selaku Penglingsir Pura Catur Lawa Pande Besakih. Kehadiran beliau memberikan makna spiritual yang mendalam sekaligus menjadi pengingat agar seluruh anggota senantiasa berpegang teguh pada Dharma, menghormati bhisama leluhur, serta menjaga persaudaraan sebagai fondasi utama organisasi.

Peringatan HUT ke-3 ini bertujuan mempererat tali persaudaraan antaranggota, memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, serta memperkokoh sinergi dengan pemerintah, desa adat, dan seluruh komponen masyarakat. Selain sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi organisasi, kegiatan ini juga menjadi wahana untuk menumbuhkan kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan nilai-nilai ngayah yang menjadi bagian dari jati diri masyarakat Bali.

Sebagai implementasi nyata dari tema yang diusung, rangkaian HUT ke-3 diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Salah satunya adalah bakti sosial berupa penyerahan paket sembako kepada para lansia dari keluarga besar Ki Barak Sesana sebagai wujud penghormatan, kepedulian, dan rasa bhakti kepada para sesepuh yang telah memberikan teladan serta pengabdian bagi organisasi dan masyarakat.

Semangat ngayah juga diwujudkan melalui kegiatan gotong royong dan pembuatan uperengga secara bersama-sama dalam rangka mendukung pelaksanaan Ngaben Massal Warga Pande Kabupaten Karangasem. Kegiatan ini mencerminkan nilai kebersamaan, saling membantu tanpa pamrih, serta pelestarian tradisi dan budaya Bali yang diwariskan oleh para leluhur.
Selain itu, seluruh peserta melaksanakan persembahyangan bersama sebagai ungkapan rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas perjalanan tiga tahun Ki Barak Sesana Kabupaten Karangasem. Persembahyangan ini juga menjadi doa bersama agar organisasi senantiasa memperoleh kerahayuan, tuntunan Dharma, serta kekuatan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, adat, agama, bangsa, dan negara.

Dalam sambutannya, Ketua Ki Barak Sesana Provinsi Bali, Pande Putu Suardika, mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan organisasi sebagai wadah pembinaan karakter serta pengabdian.
"Ki Barak Sesana bukan sekadar organisasi, tetapi keluarga besar yang dipersatukan oleh Dharma. Persaudaraan yang kuat akan melahirkan pengabdian yang tulus. Karena itu, mari kita terus menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Pande N.Gunasta Ketua MSWP Kabupaten Karangasem menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kemampuannya menjaga nilai-nilai luhur leluhur dalam setiap tindakan.
"Ngayah, saling asah, saling asih, dan saling asuh merupakan warisan yang harus terus dijaga. Ketika persaudaraan dibangun di atas Dharma, maka organisasi akan menjadi kuat, harmonis, dan mampu memberikan manfaat bagi banyak orang," pesannya.

Rangkaian kegiatan HUT ditutup dengan ramah tamah dan kebersamaan seluruh peserta sebagai simbol eratnya ikatan persaudaraan di lingkungan Ki Barak Sesana.

Melalui tema "Kebersamaan dalam Dharma, Kuat dalam Persaudaraan, Tangguh Mengabdi," Ki Barak Sesana Kabupaten Karangasem menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi yang menjunjung tinggi nilai Satya, Dharma, dan Kawicaksanan, mempererat persaudaraan semeton, mengembangkan semangat sosial kemasyarakatan, melestarikan adat dan budaya Bali, serta senantiasa hadir dengan pengabdian yang tulus bagi masyarakat.
Memasuki usia yang ketiga, Ki Barak Sesana Kabupaten Karangasem optimistis akan terus bertumbuh sebagai organisasi yang semakin solid, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur warisan leluhur yang menjadi landasan utama dalam setiap langkah pengabdiannya.

"Tiga tahun adalah awal perjalanan. Dengan restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan tuntunan para leluhur, Ki Barak Sesana akan terus melangkah, menjaga persaudaraan, menguatkan pengabdian, serta menjadi teladan dalam melestarikan nilai-nilai luhur Bali bagi generasi kini dan yang akan datang." (ami)

Motor Warga Hanyut Diterjang Banjir di Subagan, Warga dan Camat Bahu-membahu Lakukan Evakuasi


Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini – Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem sejak Minggu (26/7/2026) malam hingga Senin (27/7/2026) dini hari mengakibatkan banjir di Banjar Tengah Kaler, Desa Subagan, Kecamatan Karangasem. Selain merendam permukiman warga, derasnya arus banjir juga menghanyutkan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX berwarna merah milik I Gusti Putu Sudana hingga terseret ke sungai di samping rumahnya.

Proses evakuasi motor dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat. Camat Karangasem, I Wayan Gusita, turut turun langsung membantu proses evakuasi bersama warga. Di saat bersamaan, pihaknya juga menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem untuk meminta bantuan penanganan.

Pemilik kendaraan, I Gusti Putu Sudana, mengatakan banjir mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 02.00 WITA. Saat itu ia terbangun karena air telah menggenangi kamar dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.

“Air tiba-tiba masuk ke dalam rumah. Saya langsung bangun dan berusaha menutup celah agar air tidak terus masuk ke rumah,” ujarnya.

Di tengah upaya menyelamatkan barang-barang di dalam rumah, arus banjir yang cukup deras menyeret sepeda motor Yamaha NMAX merah miliknya hingga masuk ke sungai di samping rumah. Beruntung, motor tersebut berhasil ditemukan dan dievakuasi berkat bantuan warga.

Sementara itu, Camat Karangasem I Wayan Gusita mengatakan banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Namun, menurutnya kondisi diperparah oleh masih adanya sampah yang menyumbat aliran sungai sehingga air meluap ke permukiman warga.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai maupun saluran drainase. Dengan menjaga kebersihan aliran air, diharapkan risiko banjir saat hujan deras dapat diminimalkan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai. Jangan membuang sampah ke aliran sungai karena dapat menyumbat aliran air dan memperparah banjir,” tegasnya. (Ami)

Sabtu, 25 Juli 2026

5 Anak Binaan LPKA Karangasem Terima Remisi Hari Anak Nasional 2026Bupati Gus Par: Momentum Bangun Masa Depan yang Lebih Baik


Karangasem, Bali Kini - Sebanyak 5 Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Karangasem menerima Pengurangan Masa Pidana (PMP) dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026. Penyerahan remisi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula LPKA Kelas II Karangasem, Kamis (23/7/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karangasem membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Hari Anak Nasional Tahun 2026 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", sebagai wujud komitmen negara dalam memenuhi hak-hak anak, termasuk Anak Binaan yang tetap berhak memperoleh pembinaan, pendidikan, perlindungan, serta kesempatan untuk memperbaiki masa depannya.

Menteri juga menegaskan bahwa pemberian Pengurangan Masa Pidana merupakan bentuk apresiasi negara kepada Anak Binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif dan mengikuti program pembinaan dengan baik. Remisi diharapkan menjadi motivasi agar mereka terus meningkatkan kualitas diri, mempersiapkan masa depan, serta kembali ke tengah keluarga dan masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Di LPKA Kelas II Karangasem, sebanyak 5 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana Hari Anak Nasional Tahun 2026. Sementara secara nasional, pemerintah memberikan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.050 Anak Binaan, terdiri atas 990 penerima PMP HAN I dan 60 penerima PMP HAN II yang langsung bebas setelah menerima pengurangan masa pidana.

Bupati Gus Par menyampaikan apresiasi kepada jajaran LPKA Kelas II Karangasem yang terus memberikan pembinaan secara optimal kepada Anak Binaan. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk membangun karakter, meningkatkan keterampilan, serta menata masa depan yang lebih baik.

"Anak-anak adalah aset bangsa. Mereka berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Semoga remisi ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berperilaku baik, dan kembali ke masyarakat sebagai generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa," ujar Bupati.

Bupati Gus Par menyebutkan melalui momentum Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap seluruh pihak terus memberikan dukungan terhadap proses pembinaan Anak Binaan, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter dan siap menyongsong masa depan yang lebih cerah. (Ami)

Rapat Forkopimda Jadi Momentum Sertijab Dandim 1623/Karangasem, Bupati Dorong Sinergi TNI dan Pemda


Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Forkopimda yang dirangkaikan dengan ramah tamah serah terima jabatan Komandan Kodim (Dandim) 1623/Karangasem, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, jabatan Dandim 1623/Karangasem resmi diserahterimakan dari Letkol Inf. Gurbasa Samosir kepada Letkol Inf. I Putu Gede Widiarta, S.Hub.Int. Acara turut dihadiri Danrem 163/Wira Satya Brigadir Jendral TNI Brigadir Ida Idewa Agung Hadisaputra,SH, Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem,I Wayan Swastika, Sekretaris Daerah I Ketut Sedana Merta, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Par menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan di lingkungan TNI merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi yang bertujuan memperkuat kualitas pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pergantian jabatan bukan sekadar alih tugas, tetapi menjadi momentum untuk melanjutkan sinergi dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan daerah.

"Karangasem memiliki karakteristik wilayah yang unik, mulai dari kawasan pegunungan, pesisir, desa adat, hingga daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Karena itu, dibutuhkan koordinasi yang kuat serta kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Bupati.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Karangasem dan seluruh masyarakat, Bupati Gus Par menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Letkol Inf. Gurbasa Samosir atas dedikasi selama memimpin Kodim 1623/Karangasem. Menurutnya, selama masa kepemimpinannya, Kodim telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban, mendukung penanganan bencana, melaksanakan pembinaan teritorial, hingga membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Letkol Inf. I Putu Gede Widiarta, S.Hub.Int. sebagai Dandim yang baru. Ia optimistis pengalaman dan kapasitas yang dimiliki akan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Karangasem.

"Forkopimda memiliki peran strategis sebagai ruang koordinasi dan komunikasi. Melalui kebersamaan, setiap tantangan dapat dihadapi secara cepat dan komprehensif sehingga mampu memberikan rasa aman serta kepastian bagi masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1623/Karangasem yang baru, Letkol Inf. I Putu Gede Widiarta, S.Hub.Int., mengaku bersyukur mendapat amanah memimpin Kodim 1623/Karangasem. Perwira lulusan Akademi Militer Tahun 2006 tersebut memulai karier militernya di Jambi dan Palembang, kemudian bertugas sebagai Komandan Kompi Taruna Akademi Militer, dilanjutkan penugasan di Ambon, Bojonegoro, hingga Kodam IX/Udayana setelah menyelesaikan pendidikan Seskoad.

Putra kelahiran Negara, Bali, itu menyampaikan komitmennya untuk mengabdi sepenuh hati di Kabupaten Karangasem. Ia juga memohon dukungan dari Bupati beserta seluruh jajaran Forkopimda agar dapat menjalankan tugas secara optimal sekaligus mendukung visi pembangunan daerah.

"Kami diciptakan oleh negara untuk mengabdi. Kami hadir secara murni untuk mengabdikan diri di sini. Harapannya, ketika Karangasem kuat, bersatu, dan damai, maka Indonesia Raya akan semakin jaya," ujarnya.

Di sisi lain, Letkol Inf. Gurbasa Samosir yang kini mendapat penugasan baru sebagai Kasiren Grup 6 Kopassus menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat Karangasem atas dukungan yang diberikan selama masa tugasnya. Ia juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama memimpin Kodim 1623/Karangasem.

Dalam pesannya, ia mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan kebersamaan. Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Karangasem dapat mendukung peningkatan sarana Makodim 1623/Karangasem agar semakin representatif dalam menunjang pelaksanaan tugas.

Menutup kegiatan tersebut, Bupati Karangasem mengajak seluruh jajaran Forkopimda untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, meningkatkan ketahanan wilayah, dan mendukung pembangunan demi terwujudnya Karangasem AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, dan Nyaman) sebagai fondasi menuju masyarakat yang sejahtera, harmonis, dan berdaya saing. (Ami)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved