-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Senin, 29 Juni 2026

Bupati Bangli Pimpin Apel HARGANAS ke-33, Bacakan Amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga


BANGLI , BALI KINI - Pemerintah Kabupaten Bangli memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 dengan menggelar apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bangli, Senin(29/6)26). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, yang pada kesempatan itu membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

Apel diikuti oleh Wakil Bupati Bangli, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangli, para pimpinan Perangkat Daerah, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli.

Dalam amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang dibacakan Bupati Bangli, disampaikan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran seluruh elemen bangsa bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Menteri menegaskan, di tengah dinamika global yang ditandai dengan perubahan cepat, ketidakpastian, kompleksitas, dan berbagai tantangan baru atau dikenal dengan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), keluarga dituntut menjadi benteng utama dalam membentuk karakter, moral, serta ketahanan mental generasi muda.

"Keluarga harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang, sekaligus menjadi ruang pertama dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan," demikian kutipan amanat Menteri yang dibacakan Bupati Bangli.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki fase Bonus Demografi yang menjadi peluang strategis untuk mempercepat kemajuan bangsa. Namun peluang tersebut hanya dapat diwujudkan apabila kualitas sumber daya manusia dipersiapkan sejak dini melalui keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.

Untuk itu, pemerintah mendorong penguatan tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni peningkatan kesehatan keluarga melalui pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan, penguatan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, serta pembangunan ketahanan mental agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan berintegritas.

Selain itu, amanat Menteri juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya keterlibatan seorang ayah dalam pengasuhan anak. Kehadiran ayah, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosional, dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan keseimbangan psikologis anak.

Di sisi lain, orang tua juga diimbau lebih bijak dalam mendampingi penggunaan teknologi digital di lingkungan keluarga. Pemanfaatan gawai harus diarahkan pada hal-hal yang produktif agar anak-anak tidak terpapar berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat tumbuh kembang mereka.

Menteri juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan sosial, seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas, merupakan alarm penting yang harus dijawab dengan memperkuat fungsi keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam pendidikan anak.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33, seluruh masyarakat diajak untuk terus membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkarakter sebagai fondasi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Usai pelaksanaan apel, Bupati Bangli SN Sedana Arta mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bangli agar terus bersinergi dalam mendukung berbagai program pembangunan keluarga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas keluarga yang mampu melahirkan generasi unggul, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing tinggi.

"Peringatan Hari Keluarga Nasional harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keluarga adalah pondasi utama pembangunan bangsa. Dari keluarga yang kuat akan lahir sumber daya manusia yang berkualitas untuk mewujudkan Bangli yang maju dan berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Sedana Arta.

Peringatan HARGANAS ke-33 di Kabupaten Bangli menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Bangli bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat pembangunan keluarga sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi penerus yang sehat, cerdas, tangguh, dan berkarakter.

Susah Dapat Sekolah, Sejumlah Ortu Siswa Datangi Disdikpora Denpasar

Denpasar , Bali Kini  - Sejumlah orang tua siswa di Denpasar datangi Kantor Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), Senin (29/6). Kedatangan mereka selain mengurus perpindahan sekolah, ada juga yang mengeluh terkait zona wilayah yang justru melewati jarak tempuh di tiga sekolah terdekat. 

Meskipun anak mereka telah diterima di SD Negeri, namun mereka protes karena sekolah yang didapat jauh dari rumah. Kebanyakan dari mereka lantaran pemilik KK luar Denpasar. Salah satunya, Ketut Ratminiasih mengaku anaknya mendapat SD di SDN 28 Dangin Puri, sementara ia tinggal di Peguyangan. 

"Saya KK Jawa, luar Bali tinggal di Peguyangan, tapi dapatnya di Dangin Puri, jauh sekali. Anak saya harus sekolah dengan jarak tempuh yang jauh," Ungkapnya. 

Anaknya mendaftar di SDN 8 Peguyangan, SDN 1 Peguyangan, dan SDN 3 Peguyangan. Dari tiga tempatnya mendaftar, semuanya tidak dapat dan mendapat di sekolah yang yang justru tidak didaftarkan oleh anaknya. 

Sejumlah keluhan yang sama juga dilontarkan oleh para orang tua siswa yang mendatangi posko pelayanan di Dikdispora Denpasar. Terkait hal itu, Kabid SD Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Suriawan menjelaskan bahwa secara umum pelaksanaan SPMB SD di Kota Denpasar sudah mengacu kepada juknis yang telah ditentukan oleh pemerintah kota. 

"Sistem secara otomatis menempatkan berdasarkan jarak tempat tinggal dengan sekolah yang memungkinkan untuk kuotanya diisi," Terang Suriawan, dihadapan orang tua siswa yang memohon dalam pengaduan. 

Dijelaskannya bahwa juknis sudah mematok bahwa satu  rombongan belajar itu terdiri dari 32 orang calon siswa baru. Untuk urutan seleksinya, memprioritaskan KK Denpasar dengan urutan pertama yakni banjar pendukung di sekolah itu. 

"Prioritas kedua, cakupannya lebih luas, memprioritaskan di desa di mana sekolah itu berada. Dan prioritas tiga ini baru cakupannya lebih luas yakni KK Denpasar secara umum baik itu semua kecamatan, seleksinya berdasarkan umur," tambahnya.

Ia juga menyebut ada sekolah-sekolah tertentu yang memang beririsan, sehingga bisa saja pendaftar dari Kecamatan Kecamatan Denpasar Utara diterima di Kecamatan Denpasar Timur. Setelah KK Denpasar, jika ada sisa kuota, dilanjutkan dengan seleksi bagi yang ber KK Provinsi Bali. 

Dan, terakhir barulah untuk KK luar Bali jika masih ada kuota. Suriawan menambahkan, orang tua siswa yang datang kebanyakan anak mereka tidak diterima di tiga pilihan sekolahnya, tetapi ditempatkan di sekolah yang memungkinkan kuotanya terisi. 

"Mendaftar sekolah di wilayah Pemogan, tapi sekolah itu sudah penuh, maka sistem akan mengarahkan ke sekolah terdekat yang masih ada kuota. Bisa saja ke Serangan atau Dangin Puri Kauh," ungkapnya. 

Dari data sebanyak 9.431 siswa mendaftar pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SD di Kota Denpasar. Pengumuman kelulusan dilakukan hari ini, Senin, 29 Juni 2029. Dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 93 orang dipastikan gugur. Hal ini jika dilihat dari daya tampung yang tersedia untuk SPMB SD tahun 2026 ini sebanyak 9.248 siswa.

DUA ORANG TERSERET ARUS DI PANTAI GREENBOWL, TIM SAR GABUNGAN TERUS LAKUKAN PENCARIAN

BADUNG , BALI KINI  – Upaya pencarian terhadap dua orang yang dikabarkan terseret arus di Pantai Greenbowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, masih dilakukan oleh tim SAR gabungan, Senin (29/6/2026). Awal mula kejadian pada Minggu (28/62026) ada
lima orang sedang mandi di Pantai Greenbowl. Selanjutnya, tiga orang di antaranya menyusuri pantai untuk mencari kepiting, sementara dua orang lainnya tetap mandi di laut.
Beberapa saat kemudian, kedua orang yang masih berada di perairan terlihat terseret arus ke tengah laut. Rekan korban segera berupaya meminta bantuan, namun kondisi gelombang yang semakin besar menyebabkan kedua korban menghilang dari pandangan. Teman-teman korban sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hingga akhirnya meminta bantuan kepada aparat setempat.

"Menurut info yang kami terima perkiran waktu kejadian kurang lebih pukul 12.00 Wita," jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Berdasarkan laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, diketahui identitas kedua korban yang masih dalam pencarian atas nama Roni Firmansyah (24), pekerjaan sehari-hari sebagai buruh, asal Dusun Badean Kulon, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, dan korban lainnya bernama Dimas Hilman Hafizudin (21), buruh, asal Dusun Curahdami, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 06.00 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan tujuh personel menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, mereka segera bergabung dengan unsur SAR lainnya untuk melaksanakan pencarian.
Operasi SAR dilakukan dengan membagi kedalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). SRU laut melaksanakan penyisiran di area perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan 1 unit rubber boat dan SRU darat dibagi dalam 2 tim, melakukan penyisiran sepanjang garis pantai di sekitar lokasi korban diduga terseret arus. "Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan peralatan pendukung berupa drone thermal agar bisa  pemantauan dari udara pada area pandangan yang lebih luas dan AquaEye sebagai alat pendeteksi objek di bawah permukaan air," jelasnya. Sejak pagi tadi SRU laut sudah bergeser dari Pantai Pandawa menuju area pencarian sesuai rencana operasi SAR. Sementara itu SRU darat melaksanakan penyisiran sepanjang bibir Pantai greenbowl menuju ke arah timur sejauh 2 KM ke arah barat dan timur. Pemantauan di atas tebing Greenbowl juga dilakukan tim SAR gabungan.

Hingga penghujung operasi hari ini, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (30/6) dengan memperluas area pencarian sesuai perhitungan pergerakan arus dan pengaruh angin.

Sidakarya menghimbau pada masyarakat agar memperhatikan situasi dan kondisi saat beraktifitas dibalam terbuka. "Dalam sebulan terakhir penanganan yang kami lakukan didominasi kejadian di perairan, perahu terbali,, terseret arua ataupun terjebak di tebing pantai, sebaiknya masyarakat bisa lebih waspada," himbaunya.

Selama berlangsungnya upaya pencarian turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Balawista Pantai Pandawa, Banser Tanggap Bencana, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat. (ayu)

Harganas ke-33 di Jembrana, Bupati Kembang Soroti Ancaman Gawai dan Krisis Pengasuhan


Jembrana , Bali Kini - Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyoroti disrupsi teknologi digital dan pergeseran nilai sosial yang masuk tanpa permisi ke ruang keluarga melalui gawai di genggaman anak-anak. 

Tantangan berat dihadapi keluarga modern saat ini di tengah 'Era VUCA', sebuah lanskap global yang dicirikan oleh perubahan cepat (Volatility), ketidakpastian (Uncertainty), kerumitan (Complexity), dan kebingungan arah (Ambiguity).

Hal tersebut disampaikan Bupati Kembang saat membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN dalam Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Taman Pecangakan, depan Kantor Bupati Jembrana, Senin (29/6).

"Jika institusi keluarga rapuh, arus zaman ini akan dengan mudah menggilas masa depan mereka. Maka, ketangguhan keluarga bukanlah pilihan alternatif, melainkan keharusan mutlak dan urgensi nasional" ujarnya.

Lebih lanjut, Pihaknya memberikan pesan khusus bagi para figur ayah. Perbaikan kualitas SDM dinilai mustahil jika beban pengasuhan hanya diletakkan di pundak ibu semata.

"Kehadiran fisik dan kedekatan emosional para ayah adalah penentu kestabilan struktur kepribadian anak," tegasnya.

Ia juga meminta orang tua membatasi waktu layar (screen time) anak dan lebih aktif membangun dialog secara fisik.  "Jangan biarkan masa depan dan pola pikir anak-anak kita dikuasai oleh algoritma digital. Peluk anak-anakmu, ajak mereka berdialog," imbuhnya.

Di akhir sambutan, Bupati Kembang menyoroti maraknya patologi sosial akhir-akhir ini seperti tawuran pelajar, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga jeratan narkoba. Menurutnya, rentetan kasus tersebut merupakan alarm darurat bahwa fungsi keluarga sedang mengalami malafungsi akibat absennya figur orang tua.

"Anak-anak yang terjerumus dalam kekerasan atau narkoba sering kali adalah mereka yang kurang kasih sayang di rumah, sehingga mencari pelarian semu di jalanan," kata Bupati Kembang.

Ia pun mengajak seluruh ASN dan masyarakat Jembrana untuk merapatkan barisan menjadikan rumah sebagai tempat teraman. (*)

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Pujawali Ring Puncak Karya Aci Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat melaksanakan kegiatan ngaturang bhakti Pujawali serangkaian Puncak Karya Aci yang bertepatan dengan Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih, Karangasem, Senin (29/6).

Denpasar, Bali Kini - Jajaran Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan kegiatan ngaturang bhakti Pujawali serangkaian Puncak Karya Aci yang bertepatan dengan Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih, Karangasem, Senin (29/6).
 
Pelaksanaan bhakti pujawali ini dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sejak pagi pagi suara genta dan lantunan kidung terdengar sudah mengiringi pelaksanaan pujawali. Iringan tabuh, topeng  dan wayang lemah pun turut melengkapi pengilen upacara. Rangkaian pujawali ini diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Manu Singaraga, dari Griya Sangkan Gunung, Sidemen. 
 
Walikota Denpasar, I Gusti Jaya Negara didampingi Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, pujawali ini merupakan momentum bagi seluruh umat Hindu untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa menjadikan sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.
 
"Dengan pelaksanaan pujawali ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara.
 
Sementara Panitia Pujawali, Jro Mangku Nyoman Artawan mengatakan, pujawali di Pura Pengubengan Besakih dilaksanakan setiap tahun sekali bertepatan dengan Purnama Sasih Kasa. Dimana, tahun ini Ida Bhatara Pura Pengubengan Nyejer selama 5 hari. Untuk selanjutnya upacara Penyineban sendiri kata Jro Mangku Nyoman Artawan, akan dilaksanakan pada Wrehaspati Kliwon Langkir, Kamis (2/7). 
 
"Semoga dengan upacara pujawali ini alam semesta beserta isinya selalu dalam lindungan Tuhan serta selalu harmonis," ujarnya. (Ays).

Walikota Jaya Negara Laksanakan Bakti Pujawali Padudusan Alit di Pura Luhur Candi Narmada

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri Bakthi Pujawali Padudusan Alit di Pura Luhur Candi Narmada pada Senin (29/6)

Denpasar , Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, melaksanakan Bakti Pujawali Padudusan Alit di Pura Luhur Candi Narmada pada Senin (29/6). Puncak pujawali yang bertepatan dengan Hari Purnama Kasa tersebut berlangsung khidmat dan akan dilanjutkan dengan prosesi nyejer selama tujuh hari.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara. 

Usai persembahyangan, Walikota Jaya Negara menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir dan mengikuti rangkaian Bakti Pujawali Padudusan Alit bersama para pemedek. Menurutnya, pelaksanaan yadnya seperti ini tidak hanya menjadi wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menjaga kelestarian warisan budaya dan tradisi Bali.

Sementara itu, Kelihan Ageng Pura Luhur Candi Narmada, Dewa Mayadi, menjelaskan bahwa puncak pujawali dilaksanakan bertepatan dengan Hari Purnama Kasa. Selanjutnya, rangkaian nyejer berlangsung selama tujuh hari, dilanjutkan prosesi memasar pada 2 Juli dan nyineb pada 6 Juli. Puncak pujawali dipuput oleh Ida Pedanda Griya Timbul Kesiman dan Ida Pedanda Pengabang Griya Wanasari Sanur.

Dewa Mayadi juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Luhur Candi Narmada.
"Terima kasih atas perhatian Bapak Walikota Jaya Negara beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar yang telah hadir dalam puncak pujawali, melaksanakan persembahyangan bersama, serta menyerahkan punia. Kehadiran ini menjadi penyemangat bagi pengempon dan seluruh krama dalam menjaga kelestarian pura serta tradisi yang diwariskan para leluhur," ujarnya. (Pur/humasdps)

Jalin Kerja Sama Tingkatkan SDM Berwawasan Global

Ket. Foto : Sekda Denpasar Buka Interactive Talkshow, PGRI Bali dan MTC International 

Denpasar, Bali Kini - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar yang juga Ketua PGRI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka Interactive Talkshow yang diselenggarakan MTC International bekerja sama dengan Casa College Cyprus di Hotel Grand Palace Sanur, Senin (29/6).


Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PGRI Provinsi Bali dan MTC International. Dimana Kerja sama ini bertujuan memfasilitasi satuan pendidikan serta para guru dalam meningkatkan pengetahuan global, khususnya di bidang penguasaan bahasa, kesiapan kerja, dan akses pendidikan internasional.


Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Bali agar mampu bersaing di era global. Menurutnya, PGRI Bali memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan berbagai gagasan dan inovasi dalam dunia pendidikan agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung.


"Semangat kita adalah siapa yang mampu beradaptasi dengan perubahan, maka dialah yang akan memenangkan persaingan di era ekonomi global. PGRI sebagai organisasi profesi guru memiliki tujuan menciptakan SDM unggul, baik peserta didik maupun guru sebagai fasilitator pembelajaran," ujarnya.


Ia menjelaskan, melalui kemitraan dengan MTC International diharapkan para pelajar, khususnya siswa SMA dan SMK di Bali, memiliki wawasan global serta alternatif untuk melanjutkan pendidikan maupun memperoleh kesempatan kerja di luar negeri.


Selain itu, peningkatan kapasitas tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada para guru. Menurutnya, guru harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu menjadi pendamping yang efektif bagi peserta didik.

"Tidak hanya murid yang harus ditingkatkan kapasitasnya, guru juga harus terus meningkatkan kompetensinya sebagai pendamping. Jangan sampai mendampingi tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai," tegasnya.

Lebih lanjut Eddy Mulya mengatakan, PGRI Bali akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Bali. Ia berharap generasi muda Bali memiliki pola pikir global tanpa meninggalkan karakter dan jati diri masyarakat Bali yang dikenal ramah, beretika, dan memiliki kualitas pelayanan yang baik.


Sementara itu, Direktur Utama MTC International, I Putu Miasta, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membuka peluang pendidikan dan karier internasional bagi generasi muda Indonesia.


Menurutnya, masih banyak anggapan di masyarakat bahwa bekerja atau belajar di luar negeri memerlukan biaya sangat besar dan penuh risiko penipuan. Melalui kerja sama ini, pihaknya ingin membuka akses yang lebih luas dan memberikan edukasi mengenai jalur pendidikan maupun pekerjaan yang aman dan legal.

"Kami ingin membantu menyukseskan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM, mengurangi pengangguran, serta mengangkat kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi titik awal bagi generasi muda untuk memiliki kompetensi yang diakui secara global," katanya.


Ia menambahkan, dalam Interactive Talkshow tersebut juga dihadirkan narasumber langsung dari President & Executive Director Casa College Cyprus Mr. Yiannis Saveriades, yang memberikan informasi mengenai peluang studi, program kerja sambil kuliah, hingga prospek karier di Eropa.


Melalui kolaborasi ini diharapkan semakin banyak generasi muda Bali yang memiliki kompetensi internasional, pengalaman global, serta mampu kembali ke Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. (Ayu)

Walikota Jaya Negara Nuek Bagia Pulakerti, Tandai Penyineban Karya Agung di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Penyineban Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek, Redite Umanis Langkir, Minggu (28/6).

Buleleng, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Penyineban Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek, Redite Umanis Langkir, Minggu (28/6). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku pangrajeg karya mebgikuti prosesi Nuek Bagia Pulakerti. 

Diiringi suara gambelan dan kidung, rangkaian upacara penyineban berlangsung khidmat yang diawali dengan ngias Ida Bhatara Sesuhunan, dilanjutkan dengan persembahyangan bersama penyineban karya yang diakhiri dengan sesolahan Topeng Dalem Sidakarya dan Nuek Bagia Pulakerti. 

Klian Desa Adat Sumber Klampok, I Putu Artana selaku pengempon pura mengatakan, Pujawali di Pura Payogan Agung dan Pura Beji Segara Rupek jatuh setiap tahun sekali bertepatan dengan Tilem Sadha. Dimana, pada tahun ini dilaksanakan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di kedua pura tersebut. 

Rangkaian karya telah berlangsung sejak 1 Mei lalu yang diawali dengan matur piuning karya. Selanjutnya pada 12 Juni dilaksanakan upacara Tawur yang dilanjutkan dengan upacara Melasti keesokan harinya pada 13 Junu lalu. Sementara itu, Puncak Karya telah berlangsung pada Tilem Sasih Sadha pada Minggu (14/6) lalu. Selanjutnya dilaksanakan Bhakti Penganyar hingga penyineban. Nantinya, sehari setelah penyineban pada Senin (28/6) mendatang akan dilaksanakan Upacara Nyegara Gunung dan sebagai pamuput karya akan dilaksanakan Bulan Pitung Dina Karya pada 26 Juli mendatang. 

"Semoga dengan pelaksanaan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek ini dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia serta semua umat dalam lindungan Ida Sang Hyang Widi Wasa," ujarnya

Sementara, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang juga selaku Pangrajeg Karya mengatakan bahwa rangkaian pujawali ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Pujawali ini juga diharapkan menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. 

Jaya Negara mengaku bersyukur, seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar. Tentunya, dengan semangat gotong royong serta semangat ngayah tulus ikhlas, seluruh rangkaian karya hingga nutug Bulan Pitung Dina dapat berjalan lancar. 

"Dengan pelaksanaan karya agung ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara. (Ags/HumasDps)

Walikota Jaya Negara Hadiri Bhakti Pujawali di Pura Sakenan

Ket. Foto : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri Bhakti Pujawali di Pura Sakenan Desa Adat Serangan, Denpasar, Sabtu (27/6).


Denpasar , Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama jajaran Pemerintah Kota Denpasar menghadiri rangkaian Bhakti Pujawali di Pura Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar, Sabtu (27/6). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, serta pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan ribuan umat yang tangkil untuk melaksanakan persembahyangan.

Berdasarkan Dudonan Piodalan yang diterbitkan Puri Agung Kesiman selaku Pengempon Pura Sakenan, rangkaian piodalan diawali pada Kamis (25/6) dengan kegiatan mareresik, mamenjor, ngiyas pelinggih, serta ngunggahang lamak yang melibatkan pemangku, pengemong, panitia, mahasiswa, siswa, dan masyarakat. Selanjutnya, pada Jumat (26/6) dilaksanakan prosesi Ngelungsur Ida Bhatara ke Pura Pesamuhan Agung. Puncak pujawali berlangsung pada Sabtu (27/6), ditandai dengan persembahyangan bersama serta pementasan Tari Rejang Wali, Tari Topeng Wali, dan Wayang Lemah sebagai bagian dari upacara sakral.
Rangkaian persembahyangan akan dilanjutkan dengan Bhakti Penganyar pada Minggu (28/6), Senin (29/6), dan Selasa (30/6). Pada hari terakhir juga akan dilaksanakan upacara Penyineban sebagai penutup seluruh rangkaian piodalan dengan prosesi Ida Bhatara kembali ke payogan.

Usai mengikuti persembahyangan, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan bahwa pelaksanaan Bhakti Pujawali merupakan momentum untuk memperkuat sradha dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memohon keselamatan, kedamaian, serta kerahayuan jagat.
"Melalui pelaksanaan Pujawali ini, semoga seluruh umat senantiasa diberikan tuntunan untuk menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara.

Di sela-sela kegiatan, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, menjelaskan bahwa berdasarkan tuntunan sastra suci Hindu seperti Lontar Sundarigama, Lontar Jaya Kusuma, dan Usana Bali, Hari Suci Kuningan merupakan momentum puncak kemenangan Dharma melawan Adharma yang dirayakan dengan penuh rasa syukur. 
Ditambahkan, perayaan Kuningan juga sarat makna filosofis melalui berbagai sarana upakara, seperti nasi kuning, tamiang, serta endong.

"Sebagai salah satu Pura Dang Kahyangan yang disucikan dan menjadi pilar spiritual di Kota Denpasar, Pura Sakenan senantiasa dipadati umat dari berbagai daerah. Kehadiran PHDI Kota Denpasar, majelis agama, perangkat desa adat, serta seluruh pemedek mencerminkan semangat kebersamaan dalam memohon anugerah kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa," ujar I Made Arka. (Pur/humasdps)

Minggu, 28 Juni 2026

Nobar Piala Dunia 2026 Ramaikan Jalur 11 Karangasem, Pemkab Jadikan Agenda Mingguan

Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di jalan Veteran, Jalur 11, Karangasem pada Minggu (28/6). Kegiatan yang dipadukan dengan program Car Free Day ini berlangsung sejak pukul 06.00 WITA dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat pecinta sepak bola.

Nobar turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta Komando Distrik Militer 1623/Karangasem beserta personel, serta warga yang memadati lokasi untuk menyaksikan pertandingan Kolombia melawan Portugal dan Uruguay menghadapi Inggris.

Pemerintah Kabupaten Karangasem menyatakan kegiatan nobar akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap Minggu pagi selama perhelatan Piala Dunia 2026 berlangsung hingga babak final. Khusus laga final, pemerintah juga akan menyiapkan lokasi nobar apabila jadwal pertandingan tidak jatuh pada hari Minggu.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata mengatakan kegiatan ini menjadi wadah hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.

“Nobar ini akan kami laksanakan secara berkesinambungan setiap Minggu selama Piala Dunia berlangsung. Kalau finalnya tidak hari Minggu, tetap akan kami siapkan tempat khusus agar masyarakat bisa menyaksikan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengaku menjagokan Portugal untuk memenangkan laga melawan Kolombia. Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa justru memberikan dukungan kepada Kolombia, sehingga menghadirkan perbedaan prediksi yang disambut meriah oleh masyarakat yang hadir. (Ami)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved