-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Rabu, 23 September 2026

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Bazar Murah HUT Ke-81 TNI

Ket. Foto :
Wali Kota Jaya Negara Hadiri Bazar Murah HUT Ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Dan Ketahanan Pangan 


Denpasar, Bali KiniWali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Bazar Murah dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 yang berlangsung di Area Parkir Timur Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Selasa (22/9) pagi.

Turut hadir Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Kadister Lanud I Gusti Ngurah Rai Mayor Kal Gede Mangku Yasa, unsur Kepolisian, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta undangan terkait lainnya.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Ia juga mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan Bazar Murah yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI tersebut.

"Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang hadir dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bazar Murah HUT ke-81 TNI ini juga selaras dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam, di mana semua pihak bersinergi membangun Kota Denpasar dengan semangat kekeluargaan. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah harus terus diperkuat, bukan hanya dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga di sektor pembangunan, penanganan bencana, pemberdayaan masyarakat, dan dalam konteks bazar murah ini, yakni ketahanan pangan," ungkap Jaya Negara.

Jaya Negara berharap masyarakat dapat memanfaatkan pelaksanaan Bazar Murah TNI dengan sebaik-baiknya, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung keberadaan produk lokal dan UMKM.

"Kepada masyarakat yang hadir, diharapkan dapat memanfaatkan Bazar Murah TNI ini dengan berbelanja berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung produk lokal dan UMKM," imbuhnya.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menjelaskan Bazar Murah dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

"Bazar TNI ini melibatkan 20 stan pedagang dan UMKM yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau. Bahan kebutuhan yang dijual antara lain beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, serta berbagai produk UMKM," jelasnya.

Ia mengatakan peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, serta kemanunggalan TNI bersama rakyat.

"Peringatan HUT ke-81 TNI ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, serta kemanunggalan TNI bersama rakyat. Bazar Murah TNI ini merupakan bukti nyata TNI hadir di tengah masyarakat sekaligus membantu penguatan ekonomi kerakyatan," ucapnya. (esa)

Wawali Arya Wibawa Buka Muskot PMI ke-VI,

Ket foto :  Wawali Arya Wibawa Buka Muskot PMI ke-VI, Tekankan Penguatan Pelayanan Kemanusiaan. 

Denpasar,  Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang juga selaku Ketua PMI Kota Denpasar, membuka Musyawarah Kota (Muskot) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar ke-VI yang berlangsung di Markas PMI Kota Denpasar, Rabu (23/9). Muskot menjadi momentum evaluasi kepengurusan sekaligus penyusunan arah organisasi dan pembentukan Pengurus PMI Kota Denpasar masa bakti 2026–2031.

Ketua Panitia Muskot PMI ke-VI, IGA Rai Anom Suradi, menyampaikan bahwa sejumlah agenda penting dibahas dalam musyawarah, di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban Pengurus PMI Kota Denpasar masa bakti 2021–2026, penyusunan kerangka kerja organisasi, serta proses pemilihan dan pembentukan kepengurusan masa bakti 2026–2031.

Pihaknya mengatakan, pelaksanaan Muskot diharapkan dapat menjadi forum bersama untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah organisasi ke depan. 

"Kami memohon bimbingan dan arahan dari seluruh pihak agar pelaksanaan musyawarah berjalan dengan baik serta menghasilkan kepengurusan yang mampu melanjutkan berbagai program kemanusiaan PMI di Kota Denpasar," ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengapresiasi pelaksanaan Muskot PMI ke-VI sebagai bagian penting dalam proses organisasi untuk menentukan arah kebijakan dan program kerja PMI Kota Denpasar lima tahun mendatang. Menurutnya, keberadaan PMI memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kemanusiaan dan sosial kepada masyarakat.

Arya Wibawa juga menekankan agar seluruh rangkaian musyawarah, termasuk proses pemilihan kepengurusan, dilaksanakan dengan mengedepankan semangat kekeluargaan, kebersamaan, dan persatuan. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga soliditas organisasi sehingga PMI dapat terus menjalankan tugas dan pengabdiannya secara optimal.

“Siapa pun yang terpilih nantinya, kami berharap dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. PMI memiliki peran penting dalam bidang kemanusiaan dan pelayanan sosial, sehingga semangat pengabdian harus terus dijaga,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Muskot tidak hanya menjadi forum untuk menentukan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya serta menyusun langkah strategis PMI Kota Denpasar ke depan. Karena itu, hasil musyawarah diharapkan mampu memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Muskot PMI Kota Denpasar ke-VI diharapkan menghasilkan kepengurusan masa bakti 2026–2031 yang solid dan mampu melanjutkan serta meningkatkan berbagai program kemanusiaan, pelayanan sosial, penanganan kebencanaan, donor darah, serta pelayanan lainnya bagi masyarakat Kota Denpasar.

“Yang terpenting adalah bagaimana musyawarah ini dapat menghasilkan kepengurusan dan kerangka kerja yang semakin memperkuat pelayanan PMI kepada masyarakat. Mari kita kedepankan semangat kekeluargaan dan kebersamaan,” imbuhnya. (HumasDps/Eka).

Wawali Arya Wibawa Dukung Tim Denpasar IT Community Berlaga di Indonesia Inventors Day 2026.

Ket foto : Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa aaat menerima audiensi Tim Denpasar IT Community di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (21/9).



Denpasar, Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mendukung keikutsertaan Tim Denpasar IT Community pada ajang Indonesia Inventors Day 2026 tingkat internasional yang akan berlangsung di Jakarta pada 3-6 Oktober mendatang. Demikian diungkapkan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa aaat menerima audiensi Tim Denpasar IT Community di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (21/9).

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada para siswa yang telah terpilih mewakili Kota Denpasar dalam kompetisi inovasi tingkat internasional. Ia berharap keikutsertaan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus mendorong para pelajar untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidang teknologi.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada adik-adik yang telah terpilih untuk mewakili Kota Denpasar pada ajang Indonesia Inventors Day 2026. Pemerintah Kota Denpasar akan terus memberikan dukungan dan motivasi. Semoga nantinya dapat meraih hasil terbaik dan membawa nama baik Kota Denpasar di tingkat internasional,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Pembina Denpasar IT Community, Ketut Nugraha Suadarma, menjelaskan bahwa Tim Denpasar IT Community akan mewakili Kota Denpasar dalam ajang Indonesia Inventors Day 2026 di Jakarta. Tim tersebut terdiri atas lima siswa, yakni empat siswa dari SMP Negeri 9 Denpasar dan satu siswa dari SMP Cipta Dharma Denpasar.

Dalam kompetisi tersebut, tim akan memperkenalkan inovasi berupa website bertajuk “Unbully” yang mengangkat pentingnya perlindungan dan pencegahan terhadap perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Website tersebut dilengkapi fitur pelaporan yang dapat digunakan siswa untuk menyampaikan laporan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Lebih lanjut dijelaskan, untuk menjaga privasi pelapor, sistem pelaporan tersebut dikemas dalam bentuk poster yang dilengkapi QR code dan direncanakan ditempatkan di toilet sekolah. Selain itu, website Unbully juga menyediakan video edukasi yang berisi informasi mengenai upaya pencegahan serta penanganan dampak bullying terhadap siswa.

“Ini merupakan langkah awal untuk membantu mengatasi perundungan di lingkungan sekolah. Kami berharap ke depannya website ini dapat dikembangkan dan dimanfaatkan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Denpasar, khususnya sebagai salah satu upaya untuk meminimalkan kasus bullying di lingkungan sekolah,” kata Ketut Nugraha.

Salah satu anggota Tim Denpasar IT Community, Ni Putu Keisha Athaya Suardika, siswi SMP Negeri 9 Denpasar, mengaku bersyukur dapat memperoleh kesempatan untuk mewakili Kota Denpasar dalam ajang Indonesia Inventors Day 2026. Ia berharap dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota tim untuk tampil maksimal dalam kompetisi tersebut.

“Kami sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan untuk mewakili Kota Denpasar pada ajang Indonesia Inventors Day 2026. Pertemuan dengan Bapak Wawali Arya Wibawa juga menjadi motivasi bagi kami untuk semakin semangat dan memberikan yang terbaik saat mengikuti kompetisi tingkat internasional tersebut,” ungkap Putu Keisha. (Arm).

Selasa, 22 September 2026

Tukad Mati Krmbali Dikeruk Sepanjang 200 meter


Denpasar , Bali Kini -  Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Desa Pemecutan Kelod, Selasa (22/9). 

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi genangan dan banjir saat memasuki musim hujan.
Pengerukan dilakukan pada alur sungai sepanjang sekitar 200 meter dengan mengerahkan dua alat berat, masing-masing satu unit dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar dan BWS Bali-Penida.

Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa mengatakan, pengerukan dilakukan karena sedimentasi di kawasan tersebut cukup tinggi sehingga berpotensi mengurangi kapasitas aliran sungai. "Ini untuk antisipasi turunnya musim hujan. Lokasinya cukup tinggi sedimentasinya, sehingga kita lakukan pengerukan,” ujar Cipta Sudewa.

Meski Tukad Mati berada di bawah kewenangan BWS Bali-Penida, Pemkot Denpasar tetap bersinergi dalam penanganannya. Hal ini dilakukan karena aliran sungai melintasi kawasan perkotaan dan memiliki potensi menimbulkan genangan apabila kapasitas alirannya terganggu.

Selain di Tukad Mati, Dinas PUPR Denpasar juga melakukan penanganan sedimentasi di sejumlah titik yang menjadi kewenangan pemerintah kota. Di antaranya kawasan Perumnas Monang-Maning, sungai di Desa Tegal Kertha, serta Tukad Loloan. “Pemkot juga sebelumnya menurunkan alat berat untuk penanganan sedimentasi di Tukad Ayung,” tambah Cipta.

Sementara itu, Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA) BWS Bali-Penida I Wayan Riasa mengatakan, penanganan sedimentasi juga dilakukan pada sejumlah alur sungai dan tampungan air.

Di Waduk Muara, BWS Bali-Penida telah melakukan pengerukan sekitar 22.000 meter kubik. Pengerukan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas tampungan air dalam menghadapi musim hujan.

Penanganan juga dilakukan di Tukad Badung, berupa pengerukan serta perbaikan bantaran sungai yang terdampak banjir. Mengingat aliran sungai melintasi wilayah administrasi yang berbeda, penanganannya dilakukan bersama Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung.

Riasa mengakui keterbatasan alat berat menjadi salah satu kendala dalam mempercepat penanganan sedimentasi. Karena itu, BWS Bali-Penida meminta dukungan pemerintah daerah untuk membantu penanganan sungai yang berada di bawah kewenangan BWS.

“Karena itu, pihaknya meminta dukungan pemerintah daerah untuk membantu penanganan sungai yang menjadi kewenangan BWS,” jelas Riasa.

Dalam pengerukan Tukad Mati, penanganan tidak hanya mengandalkan alat berat. Material yang tidak dapat dijangkau ekskavator juga dikerjakan secara manual agar proses pembersihan alur sungai dapat berlangsung lebih cepat.

Selain sedimentasi, BWS Bali-Penida juga menyoroti persoalan akses operasi dan pemeliharaan (OP) sungai. "Permukiman yang semakin mendekati bantaran sungai membuat petugas kesulitan melakukan perawatan secara rutin. Di sejumlah titik, akses jalan OP bahkan tidak lagi tersedia,” imbuh Riasa.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, BWS Bali-Penida telah membangun akses jalan OP selebar sekitar dua meter di kawasan Pulau Beji menuju hulu Tukad Mati. Akses tersebut dibangun sepanjang sekitar dua kilometer pada masing-masing sisi sungai dan diharapkan dapat memudahkan kegiatan operasi serta pemeliharaan sungai ke depan.

Sementara untuk lokasi yang sulit dijangkau alat berat konvensional, BWS Bali-Penida juga menggunakan alat berat amfibi. Teknologi tersebut telah diterapkan dalam penanganan Tukad Badung, termasuk untuk penggalian pondasi senderan yang mengalami kerusakan dikawasan hilir Jalan Patimura.

Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan fungsi alur sungai sekaligus mengantisipasi potensi genangan maupun banjir selama musim hujan.(Jro)

Senin, 21 September 2026

Peringati Hari Tumpek Kandang, Ratusan Tukik Dilepas ke Alam Liar


Jembrana , Bali Kini — Pemerintah Kabupaten Jembrana memperingati Hari Tumpek Uye (Tumpek Kandang) dengan melepas 200 ekor tukik di lokasi Konservasi Penyu Kurma Asih, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Sabtu (5/9).

Aksi pelepasliaran satwa ini diikuti langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, serta Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi. Turut hadir perwakilan Forkopimda, jajaran pejabat Pemkab Jembrana, dan masyarakat pemerhati penyu.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata pemuliaan terhadap satwa dan lingkungan sesuai makna Tumpek Kandang.

"Hari ini kita melaksanakan pelepasan tukik memperingati hari Tumpek Kandang. Jadi ini sebagai upaya kita merawat hewan, menjaga kehidupan, dan menjaga keseimbangan alam kita. Kalau kita menyayangi alam, maka alam pun akan menyayangi kita," ujar Bupati Kembang.

Sementara itu, Ketua Kelompok Konservasi Penyu Kurma Asih, I Wayan Anom Astika, menjelaskan bahwa seluruh tukik yang dilepasliarkan merupakan spesies penyu lekang yang baru menetas.

"Ada 200 ekor dan itu semua jenisnya penyu lekang. Itu yang menetas tadi pagi dan baru kemarin," jelas Anom.

Ia menambahkan bahwa pihak konservasi selalu berpegang teguh pada prinsip pelestarian alam tanpa eksploitasi agar rantai ekosistem tetap terjaga secara alami.

"Kurma Asih melakukan konservasi. Tidak ada eksploitasi, dia perlakuannya tidak merasa disiksa, dia tidak boleh ditahan. Soalnya secara nalurinya dia kan satwa liar," tegasnya.

Peringatan Tumpek Kandang ini diharapkan dapat terus membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat Jembrana untuk aktif menjaga kelestarian satwa liar dan ekosistem pesisir pada khususnya.
(*)

Rawat Aset Daerah, ASN Jembrana Gotong Royong di Terminal Cargo


​Jembrana , Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus konsisten membudayakan pola hidup bersih dan menjaga keasrian lingkungan kerja serta fasilitas publik. 

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana kembali menggelar aksi gotong royong bersama yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Terminal Cargo Kaliakah, Jumat (18/9).


​Aksi kebersihan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. Kehadiran pimpinan daerah di tengah-tengah para pegawai menjadi pemantik semangat para ASN dalam membersihkan area terminal yang merupakan salah satu aset vital milik daerah.

​Dalam arahannya, Bupati Kembang menekankan pentingnya rasa memiliki (sense of belonging) dan kolaborasi lintas Perangkat Daerah (PD) dalam merawat seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Jembrana. Menurutnya, kebersihan serta pemeliharaan sarana publik tidak boleh dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh pegawai.

​"Aparat dan aset-aset yang menjadi milik Pemkab Jembrana harus kita jaga bersama. Tanggung jawab pembersihannya tidak hanya berada pada satu PD saja, melainkan dilakukan secara kolektif oleh seluruh pegawai," tegasnya


​Selain berfokus pada aksi kebersihan, Bupati Kembang juga memberikan perhatian khusus terkait optimalisasi pemanfaatan Terminal Cargo Kaliakah ke depan. Beliau mengungkapkan wacana pengembangan fungsi terminal agar tidak hanya berfokus sebagai fasilitas kargo, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.


​"Terkait keberadaan terminal ini, ke depan akan kita dorong agar pemanfaatannya lebih maksimal. Terutama untuk angkutan transportasi seperti bus-bus yang menerapkan sistem berbasis online, sehingga terminal ini dapat dimanfaatkan secara multifungsi dan tidak hanya terbatas untuk kargo semata," ungkapnya.


​Melalui kegiatan gotong royong rutin ini, Pemkab Jembrana berharap dapat meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga fasilitas umum, sekaligus mendorong optimalisasi fungsi aset-aset daerah demi memberikan pelayanan dan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat Jembrana. ( pr *)

Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana Direhab Tahun Ini.


Jembrana , Bali Kinin- Wantilan Pura Jagatnatha akhirnya direhab tahun ini. Proyek perbaikan fasilitas keagamaan dan kebudayaan tersebut didanai penuh melalui APBD Kabupaten Jembrana. Pengerjaan fisik telah dimulai sejak 31 Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada 28 Oktober 2026 mendatang.

Sebelumnya, perbaikan wantilan ini sempat tertunda akibat berbagai efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jembrana yang lebih memprioritaskan pelayanan dasar dan kebutuhan umum masyarakat.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan (PUPRHub) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman (LHPKP) Jembrana, turun langsung meninjau progres perbaikan di lapangan, Jumat (18/9).

Bupati Kembang menekankan agar pihak pelaksana proyek bekerja secara optimal dan tepat waktu. Ia juga menegaskan bahwa kualitas konstruksi serta aspek keindahan bangunan harus menjadi perhatian utama. 

Lebih lanjut, Bupati Kembang berharap setelah proses perbaikan selesai, wantilan dapat kembali dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat luas. 

"Kami berharap setelah Wantilan ini selesai diperbaiki, fasilitas ini dapat kembali digunakan sebagai pusat kegiatan seni, budaya, keagamaan, serta wadah pertemuan bagi seluruh masyarakat Jembrana," ucapnya.(*)

Kurang dari 24 Jam, Tim 1 Resmob Tohlangkir Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Amed


Karangasem, Bali Kini – Kasus dugaan pencurian sepeda motor yang terjadi di Parkiran Pasar Culik, Banjar Dinas Pekandelan, Desa Culik, Kecamatan Abang, Karangasem, berhasil diungkap polisi kurang dari 24 jam.

Satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam bernomor polisi DK 6938 TM milik Ni Made Astri sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu (20/9/2026) dini hari.

Sepeda motor tersebut hilang setelah korban memarkirkannya di bagian utara Pasar Culik sekitar pukul 02.00 WITA. Saat ditinggalkan, kunci kontak sepeda motor masih dalam kondisi melekat atau nyantol.

Sekitar pukul 03.00 WITA, korban keluar dari dalam pasar dan mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula. Korban kemudian mencari di sekitar pasar bersama petugas keamanan, namun kendaraan tersebut tidak ditemukan.

Korban selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Abang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp8 juta.

Kapolsek Abang AKP I Komang Susiawan membenarkan adanya laporan tersebut dan menyebut kasus masih dalam proses penanganan.

“Benar, ada laporan terkait dugaan pencurian sepeda motor di wilayah Pasar Culik. Saat ini masih dalam proses penanganan,” ujar AKP I Komang Susiawan, Minggu (20/9/2026).

Berkat kegigihan Tim 1 Resmob Tohlangkir Polres Karangasem dalam melakukan penyelidikan, terduga pelaku akhirnya berhasil dibekuk di wilayah Amed, Karangasem.

Tak hanya mengamankan terduga pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor di wilayah Singaraja yang diduga merupakan hasil pencurian tersebut. Pengungkapan ini dilakukan kurang dari 24 jam sejak laporan diterima.

Terduga pelaku selanjutnya dibawa oleh tim untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait dugaan pencurian sepeda motor tersebut.

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan peran terduga pelaku dalam kasus tersebut.

Dengan diamankannya terduga pelaku beserta barang bukti, kasus dugaan pencurian sepeda motor di Parkiran Pasar Culik tersebut kini dalam penanganan lebih lanjut Polsek Abang dan jajaran Reskrim Polres Karangasem. (Ami)

Minggu, 20 September 2026

Wali Kota Jaya Negara Resmikan Wantilan Banjar Tampakgangsul

Ket. Foto : Wali Kota Jaya Negara Resmikan Wantilan Banjar Tampakgangsul, Dorong Penguatan Budaya dan Kebersamaan


Denpasar , Bali Kini - Usai rampung proses pembangunan, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Upacara Melaspas serta Meresmikan Wantilan Banjar Tampakgangsul, Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara. Peresmian dilaksanakan melalui penandatanganan prasasti pada Rahina Saniscara Wage Prangbakat, Sabtu (19/9) sore.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama,  Bendesa Adat Denpasar, AA. Ngurah Alit Wirakesuma, dan sejumlah tokoh masyarakat sepertiI Nyoman Gede Sudiantara.

Turut mendampingi Wali Kota Jaya Negara diantaranya Kadis Perkim Denpasar, Putu Tony Marthana Wijaya, Kabag Kesra, I Putu Agus Jayadi, dan Camat Denpasar Utara, Wayan Ariyanta, 

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan dengan berdirinya bangunan Wantilan Banjar Tampakgangsul yang baru dapat memberikan kenyamanan dan vibrasi positif bagi masyarakat setempat dalam melaksanakan berbagai kegiatan.

Upacara Melaspas serta Peresmian Balai Wantilan Banjar Tampakgangsul ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat setempat untuk senantiasa eling dan meningkatkan Srada Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Sehingga menjadi jalan menjaga keharmonisan antara Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. "Dalam menjaga harmonisasi sebagai impelementasi Tri Hita Karana sejalan juga dengan spiirit Vasudhaiva Kutumbakam atau persaudaraan," ujar Jaya Negara.

Sementara Panitia Karya Melaspas serta Peresmian Balai Wantilan Banjar Tampakgangsul, AA Ngurah Alit Semara menjelaskan Karya Melaspas serta Peresmian Balai Wantilan Banjar Tampakgangsul dipuput Ida Pedanda Gede Made Karang, Griya Karang Tampakgangsul.

Pembangunan Balai Wantilan Banjar Tampakgangsul untuk merevitalisasi bangunan agar lebih layak. Pembangunan dimulai sejak bulan Juni Tahun 2024 dan rampung bulan September tahun ini. Setelah pembangunan ulang penambahan luas bangunan menjadi total 830 Meter Persegi.

Dijelaskan pula, bangunan terdiri dari dua lantai. Lantai atas diperuntukkan untuk kegiatan olahraga dan dibawahnya untuk kegiatan pelestarian budaya. Sementara halaman diperuntukkan untuk UMKM.

"Terimakasih atas kehadiran Bapak Wali Kota Jaya Negara meresmikan Wantilan Banjar kami. Mudah mudahan setelah rampungnya pembangunan Wantilan Banjar kami yang baru dapat bermanfaat lebih baik bagi masyarakat kamu terkait peningkatan fungsi dan fasilitas untuk masyarakat kami dalam menjalankan berbagai kegiatan, " ujarnya. (esa-toblo)

Sabtu, 19 September 2026

Perkuat Keselamatan Pelayaran Nusa Penida, Pemkab Klungkung dan ITS Surabaya Jajaki Kerja Sama Teknologi Kelautan


Klungkung, Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja dan audiensi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Sabtu (19/9). Pertemuan ini digelar dalam rangka memperkuat sinergi serta menjajaki pengembangan kerja sama strategis di bidang pemanfaatan teknologi dan inovasi daerah.

Dalam kunjungan tersebut, ITS Surabaya menyerahkan hibah teknologi kelautan berupa transmitter Automatic Identification System (AISITS) kepada dua armada kapal penyeberangan, yaitu Gangga Express dan PT Angkal Bali Perkasa. Selain itu, Pemkab Klungkung juga menerima hibah perangkat lunak iStow (Stowage Planning Software), sebuah inovasi dari Fakultas Teknologi Kelautan ITS Surabaya.

Bupati Klungkung, I Made Satria, menyampaikan bahwa wilayah Klungkung khususnya Kepulauan Nusa Penida memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap konektivitas transportasi laut. Menurutnya, mobilitas masyarakat, distribusi barang, kegiatan pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi lokal sangat ditentukan oleh ketersediaan sistem transportasi laut yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

"Pemerintah Kabupaten Klungkung tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Kita membutuhkan sinergi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap hubungan dengan ITS dapat terus berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan di bidang riset, inovasi, hingga peningkatan kapasitas SDM," ujar Bupati I Made Satria.

Bupati juga menginstruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memelihara, memanfaatkan, dan mengoptimalkan hibah teknologi ini, serta secara serius menggarap program-program skala prioritas yang dapat dikerjasamakan dengan ITS Surabaya.

Sementara itu, Rektor ITS Surabaya, Prof. Bambang Pramujati, mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Klungkung. Ia menjelaskan bahwa pemasangan transmitter AISITS di armada kapal penyeberangan Desa Kusamba diharapkan dapat membantu Dinas Perhubungan dalam memetakan lalu lintas pelayaran di sekitar Nusa Penida.

"Teknologi AISITS dan iStow hadir untuk mendukung keselamatan pelayaran secara menyeluruh. AISITS berfokus pada pemantauan posisi dan identitas kapal secara real-time, membantu mencegah risiko tubrukan, serta mendukung operasi Search and Rescue (SAR). Sementara perangkat lunak iStow membantu perencanaan tata letak muatan agar keseimbangan dan stabilitas kapal tetap terjaga sebelum berlayar," jelas Rektor ITS.

Selain meningkatkan keselamatan operasional dan situasional awareness, pemanfaatan kombinasi teknologi ini juga memberikan manfaat penting bagi perlindungan lingkungan laut. Dengan pemantauan lalu lintas kapal yang akurat, risiko kecelakaan seperti kapal kandas atau tubrukan yang berpotensi merusak terumbu karang dan memicu pencemaran laut dapat diminimalkan.

Kegiatan audiensi ini diakhiri dengan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah teknologi serta penukaran cinderamata antar-kedua instansi.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Perhubungan Klungkung Anak Agung Putra Wedana, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Klungkung, pimpinan dan akademisi Fakultas Teknologi Kelautan ITS Surabaya, perwakilan manajemen CV Gangga Express dan PT Angkal Bali Perkasa, serta jajaran instansi terkait lainnya.(*)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved