Tabanan , Bali Kini – Komitmen memperkuat pelayanan Posyandu melalui sinergi dan kepedulian terhadap para kader terus diwujudkan. Ketua TP Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, mengikuti kegiatan Aksi Sosial Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali bertajuk “Membina dan Berbagi” yang dipimpin Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. Kegiatan yang dipusatkan di Wantilan Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, dan Wantilan Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Senin (2/11), menjadi momentum memperkuat koordinasi sekaligus memberikan apresiasi dan motivasi bagi para kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali beserta perwakilan perangkat daerah Provinsi Bali, Tim Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Ketua TP Posyandu Kabupaten Tabanan beserta jajaran, perangkat daerah terkait di Kabupaten Tabanan, TP Posyandu kecamatan dan desa, serta para kader penerima bantuan.
Dalam kegiatan tersebut, diserahkan bantuan sosial kepada para kader Posyandu di dua lokasi. Di Desa Belimbing, bantuan diberikan kepada 80 kader berupa total 2.400 kilogram beras, 160 krat atau 4.800 butir telur, serta 160 kotak susu. Sementara di Desa Antosari, sebanyak 70 kader menerima bantuan berupa 2.100 kilogram beras, 140 krat atau 4.200 butir telur, serta 140 kotak susu. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus bentuk perhatian terhadap dedikasi para kader yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan Posyandu di tengah masyarakat.
Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, dalam arahannya menegaskan bahwa penguatan kapasitas kader menjadi salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan transformasi Posyandu. Menurutnya, pemahaman dasar yang kuat merupakan fondasi penting agar kader mampu menjalankan tugas dan fungsi pelayanan secara optimal. “Yang pertama harus dilakukan adalah penguatan kader, agar dasar pemahaman dan pondasinya harus kuat. Tugas pokok kami adalah membina Posyandu melalui kegiatan Membina dan Berbagi, terutama berbagi ilmu tentang Posyandu dan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM),” ungkapnya. Ia juga berharap pembinaan tersebut dapat diteruskan oleh TP Posyandu kabupaten sesuai dengan kemampuan dan dukungan pemerintah daerah masing-masing.
Sejalan dengan hal tersebut, Tim Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, menyampaikan pentingnya pemahaman menyeluruh bagi kader mengenai prinsip dasar Posyandu enam SPM, tahapan pelaksanaan tugas, serta peran dan fungsi kader. Hal tersebut dinilai menjadi bekal utama dalam mendukung keberhasilan transformasi Posyandu sebagai layanan terpadu di bidang pelayanan dasar masyarakat. “Para kader harus mengetahui dan memahami prinsip-prinsip dasar Posyandu enam SPM, apa yang menjadi tugas kader, bagaimana tahapan pelaksanaan tugas, serta apa peran dan fungsinya. Semua itu wajib dipahami agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan, Ketua TP Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kebahagiaan sekaligus motivasi bagi para kader untuk semakin bersemangat dalam menjalankan pelayanan Posyandu. Menurutnya, keberhasilan penerapan enam SPM sangat bergantung pada peran aktif kader sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat. “Pemberian bantuan ini tentu menjadi kebahagiaan bagi para kader sekaligus motivasi agar mereka dapat bekerja lebih baik lagi. Kader merupakan ujung tombak Posyandu, sehingga penguatan kapasitas dan perhatian terhadap kesejahteraan mereka menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bunda Rai menegaskan komitmen TP Posyandu Kabupaten Tabanan untuk melanjutkan kegiatan pembinaan dan pemberian motivasi secara berjenjang agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh kader. Saat ini, Kabupaten Tabanan memiliki sebanyak 8.532 kader Posyandu yang menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi pelayanan enam SPM.
“Kami di TP Posyandu Kabupaten Tabanan akan terus melanjutkan kegiatan seperti ini agar seluruh kader kami yang berjumlah 8.532 orang bisa secara merata memperoleh perhatian dan motivasi. Kami juga telah mendorong para Ketua TP Posyandu kecamatan dan desa untuk meneruskan kegiatan serupa sehingga semakin banyak kader yang merasakan manfaatnya,” ungkap Bunda Rai.
Melalui kegiatan ini, Bunda Rai berharap sinergi dan kolaborasi antara TP Posyandu Provinsi Bali, pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, hingga seluruh kader dapat terus diperkuat dan berkesinambungan. Apresiasi disampaikan kepada TP Posyandu Provinsi Bali atas perhatian dan dukungan yang diberikan, seraya berharap kegiatan “Membina dan Berbagi” dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat terhadap pelayanan Posyandu enam SPM sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan dasar yang semakin optimal, merata, dan berkualitas di Kabupaten Tabanan.(*)

FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram