-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Minggu, 01 Februari 2026

JELANG PENGUKUHAN CUCU RAJA KARANGASEM MENJADI KELIAN DESA ADAT KARANGASEM 2025-2030

Terulang Kembali  Sejarah Kepimimpinan Desa Zaman Kerajaan Tahun 1849

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini -Menurut rencana acara pengukuhan dan acara ritual mejaya-jaya Kelian Desa Adat (KDA) Karangasem, Kelurahan Karangasem yang baru terpilih, masa bhakti 2025-2030, tokoh Puri Karangasem Anak Agung Made Kosalia, SH, 57 tahun, cucu terakhir Raja Karangasem Ida Anak Agung  Agung Anglurah Ketut Karangasem  beserta prajuru desa lainnya pada Soma Kliwon Uye. Senin, (2/2/2026) besok pagi  bertepatan dengan Purnama Sasih Kawulu, tempat Pura Puseh/Bale Agung desa adat setempat Jalan Gajah Mada Amlapura.
       AA Made Kosalia mengatakan disela-sela acara persiapan pengukuhan di Jaba Pura Puseh/Bale Agung Sabtu (30/1/2026). Desa Adat Karangasem (DAK) dibangun oleh Ida Anak Agung Kalih yakni A A Gede Putu dan A A Gede Oka pada tahun 1849. Beliau berdua disebut sebagai Sang Hamawa Bhumi. Setelah A A Gede Putu dan A A Gede Oka wafat, maka AA Bagus Jelantik diangkat menjadi Stadehoulder 2 pada tahun 1908 sehingga secara otomatis AA Bagus Jelantik menjadi Sang Hamawa Bhumi.
         Setelah pengukuhan AA Made Kosalia menjadi KDA Karangasem secara resmi, sejarah kepeminpinan Desa Adat  Karangasem (DAK) zaman kerajaan tahun 1849 terulang kembali.
         Upacara mejaya-jaya akan dipuput dua orang sulinggih Ciwa-Budha Ida Pedanda Gede Putra Tamu dari Geria Jungutan Banjar Lebah Sari, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem  dan Ida Pedanda Gede Swabawa Karang Adnyana dari Geria Karang, Banjar Tri Wangsa  Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Karangasem.
         Ketua Panitia Ngadegang KDA Karangasem yang juga Pantia Pengukuhan Kelian dan Prajuru DAK I Gusti Ngurah Susila mengatakan, Sabtu (31/12026) kemarin di Jaba Pura Puseh/Bale Agung DAK di sela-sela persiapan acara pengukuhan. Rencana pengukuhan oleh Bendesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Karangasem, I Komang Sujana. Sebanyak 17 orang Prajuru Desa dikukuhkan meliputi 3 orang Petajuh, 2 orang Penyarikan, 3 orang Baga Prahyangan, 3 orang Baga Pawongan, 3 orang Baga Palemahan.Diantaranya 3 petajuh prajuru muka-muka lama. Petajuh Bidang Parahyangan Cokorda Alit Surya Prabawa yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem, Petajuh Bidang Palemahan   I Wayan Supandi mantan birokrat eselon II Pemkab Karangasem, dan Petajuh Bidang Pawongan I Komang Jawi Keliang Banjar Belong. Penyarikan I-II Ketut Jenek Aryanta dan  I Wayan Sekerta.  Petengen I-II Ida Wayan Cakra Wedha Kusuma dan Anak Agung Made Karang. Baga Parhayangan I-III  Jero Mangku Gede Wastika Sutadewa, Ida Bagus Nyoman Gopala Narayana, dan I Ketut Putra Sentana. Baga Pawongan I-III I Komang Budiasna, I Made Putu Juniada, dan I Ketut Pasek Jaya Semara. Baga Palemahan I Made Arnawa, I Wayan Putu Ardana , dan Wayan Putu Yasa.
        Lanjut I Gusti Ngurah  Susila, undangan yang tersebar dan akan hadir saat upacara pengukuhan sebanyak 300 orang meliputi unsur instansi/organisasi yakni Bupati/Wakil Bupati Karangasem Bandesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Karangasem, Lurah Karangasem dan unsur Tripikel Karangasem, Manggala Puri Agung Karangasem Bandesa Madya Majelis Desa Adat Kabupaten Karangasem, Pimpinan Umat Beragama se-Kabupaten Karangasem, Bandesa Alitan Majelis Desa Adat Kecamatan Karangasem, Kelian Desa Adat tetangga perbatasan Susuan, Tampuagan, Subagan, Tumbu, Ujung Hyang, Jasri dan Bukit, Angga Prawartaka Ngadegang Kelian dan Prajuru Desa Adat Karangasem, Prajuru Desa Adat Karangasem, Ketua Kelembagaan Desa Adat Karangasem masa bakti 2020–2025 dan, tokoh masyarakat Karangasem I Guti Made Tusan.
          Rangkaian acara pengukuhan diawali dengan upacara Mejaya-jaya di Pura Puseh/Bale Agung DAK, pembacaan Surat Keputusan  Pengukuhan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali oleh Bandesa Alitan MDA Kecamatan Karangasem, Pengukuhan Bandesa dan Prajuru Desa Adat terpilih oleh Bendesa Madya Desa Adat Kabupaten Karangasem, penantanganan fakta intergritas prajuru desa adat,  panyematan PIN Bandesa Adat Karangasem terpilih, penandatangan Berita Acara Pengukuhan Prajuru Desa Adat dan penyerahkan Surat Keputusan  Pengukuhan MDA Provinsi Bali kepada Prajuru Desa Adat terpilih.
         Dalam sambutan Kelian Desa Adat Karangasem AA Made Kosalia saat pengukuhan akan menyelipkan memaparkan visi-misi dan program strategis desa masa lima tahun kedepan, dan sejarah terbentuknya serta kepemimpinan DAK zaman kerajaan dahulu.
         Usai pengukuhan, acara selanjutnya sambutan-sambutan dari KDA  Karangasem terpilih, Bendesa Madya Kabupaten Karangasem, dan Bupati Karangasem. 
        AA Made Kosalia bendesa terpilih melalui musyawarah mufakat dari 3 calon usulan dari 35 banjar se-Desa Adat Karangasem menggantikan IDG Ngurah Surya Y Anom penggantian atarwaktu (PWA) dari Klian Desa Adat sebelumnya I Wayan Bagiartha, SH, MH yang mengundurkan diri September 2024 lalu karena gangguan kesehatan. Dua  calon lainnya KDA Karangasem Pergantian Antara Waktu (PAW) IDG  Ngurah Surya Y Anom, Keliang Banjar Belong I Komang Jawi. 
         Ketua Panitia Ngadegang KDA Karangasem I Gusti Ngurah Susila menjelaskan. Proses ngadegang kelian desa adat telah dilakukan melalui musyawarah mufakat Sabtu (28/12/2026) lalu sesuai ketentuan pasal 29 ayat (2) Peraturan daerah Provinsi Bali Nomor 4  Tahun 2019 Tentang Desa Adat di Bali tanggal 28 Mei 2019. Tiga calon usulan dari 35 banjar se-Desa Adat Karangasem. dua calon lainnya Bendesa Adat Karangasem PAW IDG  Ngurah Surya Y Anom . 
        I Gusti Ngurah Susila mengharapkan kepada seluruh panitia dan krama DAK melalui proses pengukuhan bendesa dan prejuru adat ini yg pertama berdasarkan Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2019 tentang Desa Adat, dan isi awig- awig serta perarem desa adat, menjadikan momen yang baik kedepan bagi masyarakat krama desa adat Karangasem untuk bersatu bergotong royong bersama sama membangun dan memelihara dresta yang ada demi kemajuan DAK kedepanya.  (Ami)

Gemilang di Pulau Dewata, Gubernur Zainal Paliwang Sabet Predikat The Best Governor 2026

BADUNG , BALI KINI - Tinta emas prestasi kembali ditorehkan oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum. Ia sukses menyabet penghargaan bergengsi “The Best Governor 2026” atas dedikasi luar biasanya dalam mengarsiteki sinergi, kolaborasi, serta pelayanan publik yang prima bagi masyarakat.

Prosesi penganugerahan tersebut berlangsung khidmat dalam helatan Indonesia Golden Awards 2026, yang bertempat di kemegahan Platinum Hotel Jimbaran Beach, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (30/1/2026) malam.

Penghargaan ini merupakan bentuk rekognisi tertinggi atas kepemimpinan Zainal yang dinilai piawai menghadirkan transformasi fundamental, inovasi progresif, serta akselerasi pembangunan yang selaras dengan cita-cita besar Indonesia Maju.

Dewan juri menitikberatkan penilaian pada aspek orisinalitas inovasi kepemimpinan, terutama dalam merajut kemitraan strategis yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat sepanjang periode kepemimpinannya di 2025–2026.

Sesaat setelah menerima trofi kehormatan tersebut, Gubernur Zainal memanjatkan rasa syukur sedalam-dalamnya serta menyampaikan apresiasi tinggi atas pengakuan yang diberikan kepada Provinsi Kaltara.

“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Seven Media atas penghargaan yang sangat bermakna ini,” ungkap Gubernur Zainal dengan nada penuh syukur.

Bagi mantan Wakapolda Kaltara ini, keberhasilan berbagai program strategis yang tengah berjalan bukanlah prestasi personal, melainkan buah manis dari kuatnya koalisi dan kerja keras kolektif seluruh pemangku kepentingan.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti autentik bahwa kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama dalam menggerakkan roda keberhasilan setiap program pemerintah di Bumi Benuanta.

“Melalui sinergi yang kokoh antara daerah dan pusat, berbagai agenda pembangunan tidak sekadar menjadi rencana di atas kertas, melainkan manifestasi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas putra Sulawesi Selatan ini.

Menatap masa depan, Zainal mempertegas komitmennya untuk tidak lekas berpuas diri. Fokus utama beliau tetap tertuju pada penguatan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan aksesibilitas di setiap sudut wilayah Kalimantan Utara.

“Akselerasi pembangunan SDM, penguatan infrastruktur konektivitas, serta optimalisasi sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi kompas utama kami demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” pungkas alumni SMA Negeri 1 Makassar angkatan 1982 itu menutup pernyataannya.

Capaian prestisius ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat dan katalisator bagi seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk terus memacu kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang berdampak signifikan bagi khalayak luas. (*)

Rawat Kebersamaan, Pemkab Jembrana Gelorakan Gotong Royong dari Warga hingga ASN

Jembrana , Bali Kini – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus menggelorakan budaya gotong royong sebagai upaya merawat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. 

Gerakan ini diwujudkan melalui aksi bersih-bersih serentak yang dilaksanakan secara rutin setiap awal bulan, mulai dari tingkat desa hingga kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana.

Kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan sosial antara masyarakat dan pemerintah. 

Di sisi lain, aksi ini merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi potensi bencana, khususnya dengan membersihkan saluran drainase serta titik-titik rawan guna mencegah banjir akibat cuaca ekstrem.

Sekda Jembrana, I Made Budiasa menyampaikan bahwa pelaksanaan gotong royong serentak ini merupakan bagian dari upaya meneguhkan kembali nilai-nilai kebersamaan yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Jembrana.

“Gotong royong merupakan jati diri masyarakat. Melalui kegiatan yang dilaksanakan serentak setiap awal bulan ini, kami ingin menjaga semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana,” ujarnya.

Selain melibatkan masyarakat di desa dan kelurahan, budaya gotong royong juga ditanamkan di lingkungan pemerintahan melalui program *Jumat Resik*. Setiap hari Jumat, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana melaksanakan gotong royong membersihkan aset-aset daerah secara bergiliran setiap minggunya.

Kegiatan Jumat Resik menyasar kantor pemerintahan, fasilitas publik, serta aset daerah lainnya sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan publik yang bersih, nyaman, dan tertata.

Sekda Budias menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, perangkat desa dan kelurahan, serta ASN yang telah berpartisipasi aktif dalam menghidupkan kembali semangat gotong royong tersebut.

“Dengan kebersamaan, pekerjaan berat dapat diselesaikan secara ringan. Astungkara, semangat gotong royong ini dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari budaya kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan di Jembrana,” tambahnya.

Melalui konsistensi pelaksanaan gotong royong serentak dan program Jumat Resik, Pemkab Jembrana optimistis kesadaran terhadap kebersihan lingkungan dan kesiapsiagaan bencana akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat Jembrana. (* )

Jumat, 30 Januari 2026

Wabup Tjok Surya Pimpin Rakor Penanggulangan Korban Abrasi Pantai Monggalan Kusamba,

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) pembahasan penanggulangan warga terdampak abrasi di Pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, bertempat di Kantor BPBD Kabupaten Klungkung, Jumat (30/1). Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung berupaya hadir untuk mencarikan solusi serta memberikan sentuhan bantuan kepada warga yang mengalami musibah abrasi.

Dalam arahannya, Wabup Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan bahwa sebanyak 12 Kepala Keluarga (45 jiwa) yang terdampak abrasi rencananya akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah daerah juga akan mengupayakan bantuan melalui Dana Bantuan Tidak Terencana (BTT).

“Lahan milik Pemerintah Provinsi Bali seluas kurang lebih 5 are yang berada di sekitar TK Negeri Desa Kusamba akan kita mohonkan untuk pembangunan perumahan warga terdampak. Statusnya nanti pinjam pakai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan agar Perbekel Desa Kusamba memastikan warga terdampak yang masih memiliki lahan pribadi agar dapat dibangun kembali rumahnya dengan bantuan pemerintah. Dengan demikian, bantuan lahan dari Pemerintah Provinsi Bali dapat lebih difokuskan bagi warga yang benar-benar tidak memiliki lahan.

Sebagaimana diketahui, gelombang ekstrem yang terjadi pada 22 Januari 2026 di Pantai Monggalan Kusamba telah mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Menyikapi kejadian tersebut, Pemkab Klungkung bergerak cepat untuk melakukan penanggulangan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait kebutuhan hunian yang layak dan aman.

Sementara itu, Perbekel Desa Kusamba melaporkan bahwa terdapat 9 unit rumah warga yang terdampak abrasi, yang dihuni oleh 12 KK (45 jiwa). Dari jumlah tersebut, 7 rumah mengalami rusak berat dan tidak dapat ditempati, sedangkan 2 rumah lainnya masih ditempati meskipun telah kemasukan air laut.

Pemerintah Kabupaten Klungkung menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan pascabencana abrasi ini agar masyarakat terdampak dapat segera memperoleh solusi yang berkelanjutan dan aman.
( jimbawan )

Walikota Jaya Negara Lantik IGN Eddy Mulya Jadi Sekda Kota Denpasar,

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat melantik I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar serta Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Pejabat Administrator dan Pejawabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang digelar di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Jumat (30/1).


Juga Lantik Kepala Inspektorat dan Pejabat Administrator, Tekankan Peningkatan Pelayana Publik Menuju Denpasar Maju. 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi melantik I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar yang digelar di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Jumat (30/1). Dalam kesempatan yang sama, Walikota Jaya Negara juga turut melantik Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari menjadi Kepala Inspektorat (Inspektur) Kota Denpasar, Pejabat Administrator dan Pejawabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. 

Sebelum dikukuhkan menjadi Sekda, I Gusti Ngurah Eddy Mulya merupakan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar sekaligus Penjabat (Pj) Sekda Kota Denpasar. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. Putu Tangkas Waratawan, Asisten III Setda Provinsi Bali, Kepala BKPSDM Provinsi Bali, I Wayan Budiasa, Forkopimda Kota Denpasar, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. 

Tampak pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Gatriwara Kota Denpasar, Ny. Purnawati Ngurah Gede, Pj. Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pelantikan ini dilaksanakan dalam rangka pengisian Jabatan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Kepala Inspektorat serta Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. 

"Iya ini pengisian jabatan yang kosong, setelah lelang Sekda rampung, dilanjutkan dengan pengisian Kepala Inspektorat, dan secara otomatis dilanjutkan dengan pengisian jabatan administrator dan pengawas," ujar Jaya Negara. 

Pihaknnya berharap, pejabat yang baru dilantik dapat langsung bekerja cepat, berinovasi serta senantiasa meningkatkan kompetensi. Hal ini mengingat tantangan pelayanan kedepan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan pelayanan publik yang semakin optimal. 

"Semoga dengan pelantikan ini pejabat yang baru dapat bekerja cepat, berinovasi dan meningkatkan kompetensi guna mewujudkan pelayanan optimal menuju Denpasar Maju," ujarnya. 

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan bahwa sebagai Sekda, pihaknya akan melanjutkan berbagai sinergi dan kolaborasi baik yang telah dilaksanakan. Dimana, sebagai staf pimpinan yang dalam hal ini Walikota dan Wakil Walikota bertugas membantu dan mensukseskan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju. 

“Kami mohon dukungan semua pihak dalam penugasan ini, agar semua program prioritas Pemerintah Kota Denpasar dapat berjalan baik dan optimal serta memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana mengatakan bahwa sebanyak 43 orang turut dilantik. Jumlah tersebut terdiri atas Jabatan Sekretaris Daerah, Jabatan Inspektur Kota Denpasar, sebanyak 22 orang dalam jabatan administrator dan sebanyak 19 orang pejabat pengawas. 

"Pelantikan ini merupakan tugas pengabdian, dimana penetapannya mengedepankan manajemen talenta yang diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi pelayanan publik di Kota Denpasar," ujarnya.  (Ags).

Bupati Gus Par Matangkan Operasional Program MBG, Targetkan Jadi Motor Ekonomi Rakyat Karangasem

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini — Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata memimpin rapat koordinasi pembahasan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama para pemangku kepentingan terkait, Jumat (30/1/2026). Rapat ini menegaskan keseriusan Pemkab Karangasem dalam memastikan program nasional tersebut berjalan efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Gus Par menekankan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak dan kelompok rentan, tetapi juga dirancang sebagai penggerak ekonomi rakyat di daerah.

“Program MBG ini bukan sekadar soal makan gratis. Ini kita dorong sebagai mesin ekonomi rakyat, mulai dari penyerapan hasil pertanian lokal, pemberdayaan UMKM, sampai penciptaan lapangan kerja baru,” tegas Gus Par.

Ia menjelaskan, pelaksanaan MBG akan mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal seperti beras, telur, dan sayur-mayur dari petani Karangasem. Selain itu, UMKM lokal akan dilibatkan dalam pengolahan hingga distribusi makanan melalui dapur umum dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kalau bahan bakunya kita ambil dari petani lokal dan prosesnya melibatkan UMKM, maka uang berputar di Karangasem. Ekonomi bergerak, masyarakat dapat manfaat langsung,” ujarnya.

Gus Par juga menyampaikan bahwa pendanaan program ini akan didukung melalui APBD Kabupaten Karangasem Tahun Anggaran 2026, dengan tetap mengacu pada kebijakan dan pedoman pemerintah pusat. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan optimal.

“Kita pastikan sinergi semua pihak, mulai dari OPD terkait, tenaga kesehatan, hingga pengelola dapur umum. Standar keamanan pangan harus ketat, karena ini menyangkut kesehatan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Gus Par berharap Program MBG mampu menekan angka stunting, memperkuat kemandirian pangan daerah, serta meringankan beban pengeluaran keluarga, khususnya masyarakat kurang mampu di Karangasem.

“Target kita jelas: gizi masyarakat terjamin, ekonomi rakyat bergerak, dan kesejahteraan Karangasem meningkat,” pungkasnya. (Ami)

Beraksi di Karangasem dan Buleleng, Komplotan Pencuri Laptop Akhirnya Dibekuk

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Tim Gabungan Satgas Tindak Operasi Sikat Agung 2026 Polres Karangasem berhasil membekuk komplotan pencuri spesialis laptop yang beraksi di Minimarket UD. Khrisna, Subagan. Penangkapan ini merupakan bagian dari pengungkapan target Non-TO (Target Operasi) dalam operasi kewilayahan tersebut.

Kronologi Kejadian: Terekam CCTV
Peristiwa pencurian ini terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 11.00 WITA. Korban, I Gusti Ayu Nyoman Putu, menyadari laptop merk Asus Vivobook 15 Pro miliknya raib saat hendak bekerja di ruang kerja minimarket miliknya di Jalan K.H. Samanhudi, Kelurahan Subagan.

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat seorang laki-laki dengan ciri-ciri berjalan pincang masuk ke ruang kerja, membongkar tas laptop di atas meja, dan menyembunyikan laptop tersebut di dalam bajunya sebelum melarikan diri. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiel sebesar Rp21.000.000.

Pasca menerima laporan, Kasatgas Gakkum Ops Sikat 2026 AKP Alberto Diovant, S.Tr.K., S.I.K., M.A., memerintahkan Subsatgas Tindak yang dipimpin oleh IPDA Bayu Aji Santoso, S.Tr.K., M.H., untuk melakukan pengejaran mem-backup Unit Reskrim Polsek Karangasem.

Penyelidikan intensif membuahkan hasil. Pada Kamis malam, 29 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, Team Resmob Tohlangkir berhasil mencegat dan mengamankan tiga orang pelaku di wilayah Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk saat diduga hendak menyeberang keluar Bali.

Tiga tersangka yang diamankan adalah: Pelaku berinisial M(40), asal Wonosobo, R (40), asal Magelang, MR(49), asal Cirebon.

Barang Bukti dan Pengembangan Kasus. Selain para tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya: 1 unit laptop Asus Vivobook 15 Pro (milik korban), 1 unit mobil Daihatsu Sigra (kendaraan operasional pelaku), Pakaian yang digunakan saat beraksi, STNK, dan dua ikat pinggang.

Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya pada Jumat (30/01/2026), mengungkapkan bahwa komplotan ini merupakan pemain lintas kabupaten.

"Dari hasil interogasi awal, para pelaku mengakui tidak hanya beraksi di Karangasem, namun juga sempat melakukan kejahatan serupa di wilayah Kabupaten Buleleng. Saat ini kami masih melakukan pengembangan terhadap TKP lainnya," tegas AKBP I Made Santika.

Para pelaku kini dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun. Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Karangasem untuk proses penyidikan lebih lanjut. (Ami)

Kamis, 29 Januari 2026

Untuk Hak Pura Dalem Balangan, Tim Datangi Ombudsman RI

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini - Babak baru kasus Pura Dalem Balangan, Jimbaran, selain sedang bergulir di Polda Bali kasus ini juga diadukan ke Ombudsman Republik Indonesia (RI) di Jakarta. 

Pengempon Pura Dalem Balangan, Drs. Made Tarip Widarta bersama Tim Kuasa Hukumnya yang dipimpin Harmaini Idris Hasibuan, SH dan rekan diterima di Kantor Ombudsman RI di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Januari 2026.
Tum mendaftarkan pengaduan permohonan agar di buka kembali pengaduan Penasehat Hukum Pengempon Pura Dalam Balangan, Idris Hasibuan, SH Nomor; 09/SP/H2B/IX/2018, tanggal 12 September 2018.
Penasehat Hukum, Idris Hasibuan mengatakan, sesuai LAHP Nomor: 0095/LM//IX/2018/DPS - JKT, tanggal 22 Oktober 2019. "Ombudsman RI yang menyatakan bahwa terlapor di Ombudsman RI Kepala Kantor Pertanahan 
Kabupaten Badung tahun 2020 melakukan tindakan maladministrasi," ungkapnya.
Dikatakan Harmaini Idris, berdasarkan Petunjuk dari Ombudsman RI Pengempon Pura Dalem Balangan sebagai pelapor dalam Nomor Regiater; 
0095/LM/IX/2018/DPS - JKT yang telah ditutup oleh Ombudsman RI. Karena dan akibat surat dari tersangka yang isinya tidak benar tersebut namun dalam petunjuk Ombudsman tersebut mengatakan jika terbukti informasi yang diberikan tersangka di dalam suratnya kepada Ombudsman tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Maka, lanjut Harmaini Idris, pengempon pura dapat membuat laporan kembali kepada Ombudsman RI mohon agar dibuka kembali berdasarkan Pasal 56 ayat (1) Peraturan Ombudsman RI Nomor 58 Tahun 2023.
Dalam LAHP tidak ditindaklanjuti oleh terlapor atau atasan terlapor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54 ayat (1) dan telah dilakukan tahap resolusi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 tetapi tidak memperoleh penyelesaian dalam jangka waktu yang telah ditentukan (60 hari).
"Maka keasistenan yang membidangi fungsi resolusi dan monitoring dapat ditingkatkan status terlapor menjadi rekomendasi Ombudsman RI," berikut bunyi Pasal tersebut.
Harmaini Idris menjelaskan, bahwa atas petunjuk dari Ombudsman RI maka pihaknya telah melaporkan kembali perihal: Penindakan Kepada Kinerja Tersangka MD DG Selaku Kakantah Kab Badung tahun 2020 dan perlindungan Hukum atas Tanah Tempat Ibadah Pura Dalem Balangan ke Ombudsman RI agar di buka kembali karena ditemukan adanya bukti-bukti bahwa surat yang dibuat oleh Tersangka MD DG isinya tidak benar dan diduga kuat merupakan Pemalsuan Surat dan mengandung juga penyalahgunaan kewenangan Jabatan. 
Sebab, dalam suratnya Tersangka MD DG kepada Ombudsman menyatakan bahwa pihak yang bersengketa telah berdamai dengan pengempon Pura Dalem Balangan dan telah dilakukan pengukuran ulang.
Berdasarkan data fisik dan data yuridis. "Tetapi faktanya, tidak ada perdamaian dengan pengempon Pura Dalam Balangan dengan pihak yg terkait dan tidak ada dilakukan pengukuran ulang berdasarkan data fisik dan data yuridis. 
Atas tanah objek sengketa sesuia Isi Surat tgl 8 september 2020 dari Tersangka MD DG kepada Ombudsman RI inilah yang menjadi sumber segala masalah yang menimbulkan Pelapor Pengempon Pura Dalem Balangan merasa dirugikan dan kemudian melaporkan MD DG ke Polda Bali dengan tuduhan penyalahgunaan wewenang dan tidak menjaga keselamatan dan keutuhan arsip negara yang terjaga sesuai Laporan Polisi. Ini yang 
membuat dia (I Made Daging - red) disidik, dan satu laporan sudah ditetapkan sebagai tersangka," terang Fitraman Hardyansah, S.H. 
Ini sangat peting, sebagai upaya masyarakat menyadari bahwa ini yang terjadi. Bukan dikriminalisasi dan tidak ada pihak lain yang menekan. "Justru dia sendiri yang diduga kuat pelaku kriminalnya, perbuatannya dia sendiri yang menjadi kan dirinya menjadi tersangka," jelasnya.

Dorong Ekonomi Lokal, Wakil Bupati Bangli Buka Gebyar UMKM Bangli

BANGLI , BALI KINI – Dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi kreatif dan memberikan panggung bagi produk lokal, Wakil Bupati Bangli secara resmi membuka acara "Gebyar UMKM Bangli" yang diselenggarakan oleh Happy Bali Event Planner. Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Alun-Alun Kota Bangli, menjadi magnet bagi ratusan pelaku usaha dan ribuan pengunjung.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar menekankan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Beliau mengapresiasi kolaborasi sektor swasta, khususnya Happy Bali Event Planner, yang telah menginisiasi wadah promosi bagi produk-produk unggulan Bangli mulai dari kuliner, kriya, hingga fashion.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku usaha kita agar naik kelas. Melalui event seperti Gebyar UMKM ini, kita tidak hanya berjualan, tapi membangun jejaring bisnis dan memperkenalkan identitas Bangli kepada khalayak yang lebih luas," ujar Wabup Diar.

Sementara itu, Ketua Happy Bali Event Planner Rifo Darma Saputra menyampaikan bahwa acara ini dirancang untuk menciptakan ekosistem promosi yang modern namun tetap menjaga nilai kearifan lokal. Pihaknya berharap sinergi antara pemerintah dan event organizer dapat terus berlanjut untuk menggairahkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bangli.

Acara yang dirangkaikan dengan penyerahan bingkisan bagi lansia dan balita tersebut dihibur dengan penampilan joged bumbung dan Duo Mantul.

Cakupan Jaminan Kesehatan Capai 98, 68%, Jembrana Sabet Penghargaan UHC 2026

Jembrana , Bali Kini  – Pengakuan nasional kembali diraih Pemerintah Kabupaten Jembrana atas komitmennya dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui layanan yang inklusif dan berkelanjutan

Kabupaten Jembrana meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) atas pencapaian cakupan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 98,68 % atau 326,504 jiwa dari total penduduk sebanyak 330,873 jiwa.

Angka tersebut menunjukkan bahwa hampir seluruh warga Jembrana telah terdaftar dalam program jaminan kesehatan pemerintah.  

Penyerahahan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 diterima langsung oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1) lalu.

Wabup Ipat menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras dan gotong royong semua pihak dalam memperluas akses layanan kesehatan serta memastikan seluruh lapisan masyarakat tercover secara menyeluruh. 

“Ditengah keterbatasan anggaran, Pemkab Jembrana mampu memberikan bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap hak dasar warga atas kesehatan," ungkapnya.

Penghargaan UHC tidak hanya sekadar simbol, tetapi menjadi indikator kuat bahwa pelayanan kesehatan di Jembrana semakin inklusif dan merata. 

"Ke depan, Pemkab berupaya terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk memperkuat fasilitas kesehatan, meningkatkan kwalitas SDM khususnya tenaga medis hingga memperbaiki sistem administrasi kepesertaan," ungkapnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menegaskan bahwa UHC Award merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang setara, berkelanjutan, serta melindungi masyarakat dari risiko finansial akibat masalah kesehatan.

"Universal Health Coverage bukan sekadar angka kepesertaan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan warganya,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan kepesertaan JKN.

“Tidak boleh ada pemerintah daerah yang jumlah peserta JKN-nya justru menurun. Selain perluasan cakupan, pemerintah daerah juga harus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan,” pungkasnya. (*)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved