-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Selasa, 20 Januari 2026

Wawali Arya Wibawa Buka Musrenbang Kecamatan Denpasar Timur

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Timur Tahun Anggaran 2026 di Wisata Subak Teba Majelangu, Kesiman Kertalangu, Selasa (20/1).,

Denpasar , Bali Kini - Pembangunan Infrastruktur Jalan, Pembersihan dan Perbaikan Drainase Hingga Perbaikan Gedung Sekolah Jadi Prioritas

Denpasar,
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Timur Tahun Anggaran 2026 di Wisata Subak Teba Majelangu, Kesiman Kertalangu, Selasa (20/1). Musrenbang ini dilaksanakan sebagai penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan, yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati serta unsur TNI/Polri, Perbekel/Lurah serta undangan lainnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membacakan Sambutan Walikota Denpasar menjelaskan, fokus pembahasan dan usulan dalam musrenbang kecamatan ini diarahkan pada pembangunan infrastruktur jalan, pembersihan dan perbaikan drainase serta perbaikan gedung sekolah. Hal tersebut merupakan kebutuhan mendasar masyarakat dan sangat relevan dengan kondisi wilayah saat ini.
 
Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan jalan yang baik akan meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, drainase yang bersih dan berfungsi dengan baik akan membantu mencegah genangan air dan banjir, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Namun demikian, meskipun penanganan sampah tidak masuk sebagai usulan program dalam musrenbang ini, untuk penanganan sampah sudah masuk dalam penganggaran APBDes tahun 2025/2026 di masing-masing desa dan APBD tahun 2025/2026 untuk kelurahan.

“Saya memandang penting untuk mengingatkan dan mengajak kita semua agar persoalan sampah tetap menjadi perhatian bersama. Dimana Sampah memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan persoalan lingkungan, khususnya kondisi drainase. Infrastruktur yang sudah dibangun dan diperbaiki tidak akan berfungsi optimal apabila masih terdapat kebiasaan membuang sampah sembarangan," ungkapnya.
 
Wawali Arya Wibawa mengajak seluruh perangkat kecamatan, desa, lurah, serta masyarakat untuk menjaga dan merawat infrastruktur jalan dan drainase yang telah dibangun, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan Menumbuhkan budaya tertib membuang sampah dan menjaga fasilitas umum serta Mengoptimalkan pengelolaan 
TPS3R, teba modern dan komposter. Memberikan edukasi dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga.
 
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta musrenbang kecamatan atas partisipasi aktif dan pemikirannya. Semoga hasil musrenbang ini dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati dalam laporannya mengatakan, Musrenbang Kecamatan Denpasar Timur ini
dilaksanakan di Tempat Wisata Edukasi Subak Teba Majelangu dengan pertimbangan bahwa tempat ini adalah UMKM di wilayah Kecamatan Denpasar Timur milik Desa Kesiman Kertalangu yang di kelola oleh BUMdes Kerta Sari Utama dan sekaligus dengan kegiatan ini kami berkeinginan untuk memperkenalkan bahwa tempat ini dapat menjadi ruang publik yang
representatif untuk kegiatan berskala kecamatan.

Dimana Musrenbang kali ini memiliki 98 usulan kegiatan pada tahun 2027 dengan kegiatan antara lain, Pembangunan infrastruktur jalan sejumlah 51 Usulan, Peningkatan Saluran Drainase Gorong-gorong sejumlah 17 Usulan, Pembangunan Gedung sejumlah 7 Usulan, Pembangunan/perbaikan Trotoar sejumlah 5 Usulan, Pembangunan Jembatan sejumlah 1 Usulan, Pembangunan/perbaikan Senderan Sungai sejumlah 10 Usulan, Perbaikan dan Pemeliharaan Cermin Cembung sejumlah 2 Usulan, Penataan Taman sejumlah 2 Usulan, Penataan tempat tutup Dam sejumlah 1 Usulan, Pengadaan Rambu sejumlah 1 Usulan dan Pengadaan Lampu Penerangan Jalan sejumlah 1
Usulan.

“Pada kesempatan yang sama, kami selaku panitia pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dan memberikan dukungan sehingga kegiatan Musrenbang ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar," ucapnya. (ays)

Terima Audiensi Duta Besar Republik Slovakia, Gubernur Wayan Koster Perluas Jejaring Kerjasama Strategis Internasional

Denpasar , Bali Kini -  Komitmen Bali untuk terus memperluas jejaring kerja sama internasional kembali ditegaskan. Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Duta Besar Republik Slovakia untuk Indonesia, Tomas Ferko dalam sebuah pertemuan hangat dan penuh makna di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, pada Senin (19/1).

Pertemuan tersebut menjadi momentum perkenalan resmi Duta Besar Republik Slovakia untuk Indonesia, yang hadir didampingi Konsul Kehormatan Republik Slovakia untuk Indonesia, khususnya yang membawahi wilayah Provinsi Bali. Dalam suasana akrab namun tetap konstruktif, kedua belah pihak terlibat dalam dialog terbuka yang sarat visi dan harapan bersama.

Gubernur Wayan Koster menyambut baik audiensi tersebut sebagai langkah awal mempererat hubungan Bali dengan Republik Slovakia. Percakapan difokuskan pada penjajakan peluang kerja sama bilateral, termasuk wacana pengembangan program sister city yang dinilai strategis untuk mempertemukan potensi Bali dengan wilayah-wilayah di Slovakia, baik di bidang budaya, pendidikan, ekonomi kreatif, hingga pariwisata berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Duta Besar Slovakia bersama Konsul Kehormatan secara resmi menyampaikan undangan kepada Gubernur Bali untuk menghadiri peresmian Kantor Konsulat Republik Slovakia di Bali yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Februari 2026. Peresmian ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Menteri Luar Negeri Republik Slovakia, menandai penguatan hubungan diplomatik kedua pihak di tingkat regional.

Lebih jauh, pertemuan juga membahas peluang kerja sama di sektor ketenagakerjaan, khususnya terkait pengadaan dan penempatan tenaga kerja migran Indonesia di Republik Slovakia. Topik ini membuka harapan baru bagi masyarakat Bali dan Indonesia untuk memperoleh kesempatan kerja dan penghidupan yang layak di kancah internasional, dengan tetap mengedepankan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja.

Sebagai bentuk nyata promosi potensi daerah, Gubernur Bali turut memperkenalkan hasil produksi UKM dan UMKM Bali. Diselimuti suasana keakraban, Gubernur Bali mengajak para tamu kehormatan untuk bersulang dengan sajian khas Pulau Dewata. Arak Bali yang diracik sederhana, dipadukan dengan kopi Bali murni tanpa gula, menjadi simbol persahabatan dan keterbukaan Bali dalam menyambut kerjasama lintas negara. Sekaligus memperkenalkan hasil petani lokal Bali ke mancanegara.

Sebagai penutup pertemuan, Momen tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan refleksi nilai-nilai lokal Bali yang menjunjung kejujuran, kesederhanaan, dan keseimbangan. Di balik tegukan arak dan kopi tanpa pemanis itu, tersirat pesan kuat tentang karakter Bali yang apa adanya, hangat, namun berprinsip sekaligus menjadi penanda bahwa kerja sama yang dibangun diharapkan berlandaskan kepercayaan, kesetaraan, dan saling menghormati.(*)

Wabup Tjok Surya Buka Workshop Inovasi Daerah Tahun 2026

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung membuka Workshop Inovasi Daerah Tahun 2026 di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (20/1). Workshop Inovasi Daerah ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong lahirnya ide-ide inovatif yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai inovasi daerah.

Kegiatan ini diawali dengan penyerahan penghargaan bagi Finalis Anugrah Lokasanti Tahun 2025 dan Perangkat Daerah Terinovatif Tahun 2025. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom serta Kepala OPD terkait lainnya.

Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Wabup Tjok Surya menyampaikan bahwa penyelenggaraan workshop ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mendorong penciptaan dan pengembangan inovasi daerah oleh seluruh perangkat daerah. Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, cepat dan berbasis kinerja.

 “Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan-gagasan baru, terobosan dan solusi kreatif yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Wabup Tjok Surya juga mengajak seluruh pimpinan dan jajaran perangkat daerah untuk menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan kerja masing-masing. Berikan ruang bagi ide-ide baru, dorong kolaborasi lintas sektor dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru selama tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Semoga melalui bimtek/workshop ini dapat menghasilkan inovasi-inovasi unggulan yang berkontribusi nyata dalam meningkatkan Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung Tahun 2026 dan seterusnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung, I Ketut Budiartha, SH., M.Si menyampaikan kegiatan workshop ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari upaya memotivasi serta memacu kreativitas pemerintah daerah untuk melakukan praktik-praktik yang inovatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Adapun capaian prestasi yang telah diraih BRIDA Kabupaten Klungkung pada tahun 2025 cukup membanggakan di tengah keterbatasan anggaran yang dimiki salah satunya Innovative Government Awards untuk katagori Kabupaten Sangat Inovatif dari Kemendagri. “Semoga hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” harapnya.


Wabup Tjok Surya Buka Workshop Inovasi Daerah Tahun 2026

Klungkung, Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung membuka Workshop Inovasi Daerah Tahun 2026 di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (20/1). Workshop Inovasi Daerah ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong lahirnya ide-ide inovatif yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai inovasi daerah.

Kegiatan ini diawali dengan penyerahan penghargaan bagi Finalis Anugrah Lokasanti Tahun 2025 dan Perangkat Daerah Terinovatif Tahun 2025. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom serta Kepala OPD terkait lainnya.

Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Wabup Tjok Surya menyampaikan bahwa penyelenggaraan workshop ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mendorong penciptaan dan pengembangan inovasi daerah oleh seluruh perangkat daerah. Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, cepat dan berbasis kinerja.

 “Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan-gagasan baru, terobosan dan solusi kreatif yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Wabup Tjok Surya juga mengajak seluruh pimpinan dan jajaran perangkat daerah untuk menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan kerja masing-masing. Berikan ruang bagi ide-ide baru, dorong kolaborasi lintas sektor dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru selama tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Semoga melalui bimtek/workshop ini dapat menghasilkan inovasi-inovasi unggulan yang berkontribusi nyata dalam meningkatkan Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung Tahun 2026 dan seterusnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung, I Ketut Budiartha, SH., M.Si menyampaikan kegiatan workshop ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari upaya memotivasi serta memacu kreativitas pemerintah daerah untuk melakukan praktik-praktik yang inovatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Adapun capaian prestasi yang telah diraih BRIDA Kabupaten Klungkung pada tahun 2025 cukup membanggakan di tengah keterbatasan anggaran yang dimiki salah satunya Innovative Government Awards untuk katagori Kabupaten Sangat Inovatif dari Kemendagri. “Semoga hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” harapnya.


Pohon Kelapa Tumbang Tutup Jalan di Jungutan, BPBD Karangasem Gerak Cepat Evakuasi


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem , Bali Kini — Sebuah pohon kelapa tumbang menutup akses jalan rabat beton di Banjar Dinas Abyantihing Kaja, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, pada Senin (19/1/2026). Insiden ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang melanda wilayah tersebut sejak pagi hari.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, laporan pertama diterima pukul 10.00 Wita dari Kepala Wilayah setempat. Pohon kelapa berdiameter sekitar 30 sentimeter dengan tinggi kurang lebih 15 meter tumbang melintang di badan jalan, sehingga menghambat mobilitas warga.

“Begitu laporan masuk, kami langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi dengan dukungan satu unit armada dan peralatan pendukung,” ujar Ida Bagus Ketut Arimbawa.

Penanganan di lapangan dimulai Selasa (20/1/2026) pukul 12.47 Wita dan selesai hanya dalam 11 menit. Tiga personel TRC BPBD Karangasem bekerja bersama Kepala Wilayah Abyantihing Kaja dan masyarakat setempat untuk mengevakuasi batang pohon.

Akses jalan kini telah kembali normal dan dapat dilalui warga. Dalam kejadian ini tidak ditemukan kerusakan infrastruktur maupun korban luka atau jiwa.

BPBD Karangasem mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan lebat. (Ami)

Apel HKN Januari 2026, Pemkab Tabanan Berikan Penghargaan kepada 92 PNS Purna Tugas


Tabanan , Bali Kini 
— Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., menghadiri uleman Karya Pujawali di Pura Dalem Desa Adat Penatahan, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (17/1). Kehadirannya merupakan wujud sembah bhakti sekaligus dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap pelestarian adat, agama, dan tradisi di tengah masyarakat. Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh Jero Mangku lanang istri, Camat Penebel, Bendesa Adat Penatahan, Perbekel Desa Penatahan, serta krama adat setempat.


Usai menghaturkan sembah bhakti, Wakil Bupati Tabanan menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan gotong royong krama adat dalam menyukseskan pelaksanaan Karya Pujawali. Momentum upacara yang bertepatan dengan rahina suci Siwalatri tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat nilai-nilai spiritual, keharmonisan, serta kerahayuan bagi seluruh krama Desa Adat Penatahan dan masyarakat Tabanan pada umumnya.

Senin, 19 Januari 2026

Shivaratri di Prambanan, Ribuan Umat Hindu Hadiri Pembukaan Prambanan Shiva Festival 2026


Laporan Reporter : Asrinidevy 
Yogyakarta , Bali Kini — Perayaan Hari Suci Shivaratri yang digelar di kompleks Candi Prambanan, Sabtu (17/1/2026), menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali posisi Candi Prambanan sebagai mercusuar spiritual Hindu Nusantara dan dunia, sekaligus penggerak ekonomi berbasis wisata budaya.

Rangkaian kegiatan yang menjadi pembuka Prambanan Shiva Festival 2026 ini melibatkan ribuan umat Hindu dari berbagai daerah. Persembahyangan akbar berlangsung khidmat di Lapangan Garuda, Taman Wisata Candi Prambanan, ditandai dengan pelantunan sloka Sanskerta, Dharmagita, hingga ritual pemujaan Siwa dengan 1.008 mantra.

Ketua Tim Kerja Pemanfaatan Candi Prambanan, Nyoman Ariawan Atmaja, menegaskan bahwa pelaksanaan Shivaratri di Prambanan memiliki landasan historis yang kuat. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan bukti sejarah yang tercatat dalam Prasasti Wantil tahun 778 Åšaka atau 856 Masehi.

“Prasasti Wantil tahun 778 Åšaka (856 Masehi) menyebutkan kelompok candi agung yang dipersembahkan untuk Dewa Shiva atau disebut Shivagrha. Jadi Shivagrha adalah nama asli dari Candi Prambanan sebagai pusat pengagungan Dewa Shiva. Itulah salah satu alasan mendasar mengapa puja Shiva kita lakukan malam ini di Candi Prambanan,” jelas Nyoman.

Ia menekankan bahwa perayaan ini bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum spiritual untuk melakukan perenungan mendalam. “Ini menjadi momentum yang tepat untuk melakukan kontemplasi dan perenungan diri dengan melepaskan semua ikatan dunia dan fokus memuliakan nama Shiva,” tambahnya.

Nyoman juga menyoroti bahwa Prambanan Shiva Festival tidak hanya berisi kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang ekspresi seni. Dalam pembukaan festival, ditampilkan pameran lukisan dari 150 seniman berbagai daerah yang merepresentasikan keindahan dan kemegahan Candi Prambanan. “Ragam ekspresi, gaya, dan gagasan visual para perupa berpadu dengan atmosfer sakral candi, menciptakan dialog artistik yang memperkaya pengalaman seni dan budaya,” ujarnya.

Dari sisi pariwisata, Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa menilai perayaan Shivaratri di Prambanan merupakan contoh konkret bagaimana nilai spiritual dapat menjadi fondasi pengembangan pariwisata berkarakter. “Mari kita bersama-sama merenungkan makna dari perayaan Hari Suci Shivaratri ini untuk memperdalam kebijaksanaan, meningkatkan kesadaran spiritual, dan memperbaiki kualitas diri,” ungkapnya.

Ia berharap momen sakral ini mampu memperkuat karakter pariwisata Indonesia yang tidak semata mengejar kunjungan, tetapi juga kualitas pengalaman. “Semoga kita bisa lebih mendekatkan diri pada Hyang Widi, memperkuat ketenangan batin, serta membangun karakter, sehingga mampu menciptakan pariwisata yang memberikan kontribusi positif pada masyarakat dan lingkungan sekitar,” jelas Wamenpar.

Ni Luh Puspa menambahkan bahwa aktivitas Shivaratri di Prambanan menjadi landasan penting dalam mewujudkan konsep pariwisata yang lebih bermakna. “Pariwisata berorientasi pada spiritualitas tidak hanya berfokus pada eksplorasi fisik suatu destinasi, tapi juga ada di dalamnya soal perenungan diri, keseimbangan batin, dan hubungan yang lebih harmonis dengan lingkungan dan budaya setempat,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha Djumaryo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghidupkan kembali fungsi Candi Prambanan, tidak hanya sebagai situs sejarah, tetapi juga ruang budaya yang hidup.

Menurutnya, festival ini menjadi bukti bahwa warisan budaya dapat dikelola secara kreatif untuk kepentingan spiritual sekaligus ekonomi. “Perayaan Shivaratri dan rangkaian Prambanan Shiva Festival menunjukkan bagaimana kebudayaan bisa menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan. Prambanan tidak lagi sekadar monumen, tetapi ruang hidup yang mempersatukan nilai agama, seni, dan pariwisata,” ujar Giring.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan ratusan seniman dalam festival ini sebagai wujud nyata bahwa kebudayaan harus terus diberi ruang berkembang. “Melalui seni dan kreativitas, warisan leluhur kita tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dihidupkan kembali agar relevan bagi generasi masa kini,” tambahnya.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. I Nengah Duija menekankan bahwa kebangkitan spiritual di Prambanan harus berjalan seiring dengan kebangkitan ekonomi berbasis budaya. "“Sudah saatnya kita tunjukkan bahwa umat Hindu siap menjadikan Candi Prambanan bukan hanya sebagai situs sejarah, tetapi juga sebagai gerbang kebangkitan spiritual dan ekonomi umat,” jelasnya.

Sebagai informasi rangkaian festival akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga puncak perayaan Mahashivaratri pada 15 Februari 2026.

ALAMI MASALAH KESEHATAN, TIM SAR EVAKUASI CREW KAPAL LC ASTROLABE DI PERAIRAN SELAT BADUNG

Laporan Reporter : Ayu 
Denpasar , Bali Kini - Tim SAR gabungan melakukan evakuasi medis terhadap crew Kapal LC Astrolabe yang mengalami masalah kesehatan di Perairan Selat Badung pada Senin pagi (19/1/2026). Laporan pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui PT. Bayu Cipta Samudra selaku agen kapal.

"Informasi awal, kapal rencananya akan berlayar dari Australia menuju pulau Batam, namun mendekati perairan Bali salah satu crew mengalami masalah kesehatan," terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya. 

Dari data yang dihimpun, crew kapal tersebut berinisial, Sriram Veeramani Krishnan (L/43) merupakan WNA Asal India yang mengalami gangguan kesehatan saat berlayar. Tim SAR gabungan dan agen kapal sepakat untuk melaksanakan intercept pada koordinat 8°46'11.99"S - 115°14'37.17"E  di Parairan Selat Badung. "Setelah kita laksanakan plotting koordinat, jarak intercept mencapai 3.08 NM dengan heading 139⁰ dengan waktu tempuh sekitar 30 menit," imbuhnya.

Ditambahkanya, sekitar pukul 08.00 Wita sebanyak 10 orang tim SAR gabungan dari berbagai unsur telah menjangkau kapal dan selanjutnya melaksanan proses evakuasi. Sebelum dibawa ke Rumah Sakit, tim medis dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar dan Clinik Nusa Medica melakukan pemeriksaan awal kondisi kesehatannya. Mereka menyatakan kondisi masih stabil dan tidak memerlukan penanganan khusus saat proses mobilisasi. 

"Proses evakuasi memakan waktu sekitar 40 menit, target selanjutnya dibawa menuju RS. Siloam guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut." tutup Nyoman.

Pelaksanaan evakuasi medis turut melibatkan unsur SAR gabungan yaitu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Lanal Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Imigrasi, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, Polairud Mabes Polri, VTS Pelabuhan Benoa, Klinik Nusa Medica, Polsek Kawasan Benoa dan Agen Kapal. 

Bersitegang Usai Gigitan Anjing, Kasus Berakhir Damai Namun Janji Mediasi Belum Dipenuhi Anjing Masih Dibiarkan

Laporan reporter: I Made Arnawa

Karangasem, Bali Kini — Peristiwa gigitan anjing di Banjar Dinas Subagan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Sabtu (17/1/2026), sempat memicu ketegangan antarwarga sebelum akhirnya dimediasi oleh Polsek Bebandem.

Insiden bermula ketika seekor anjing milik salah satu warga menggigit korban berinisial KA. Keluarga korban yang emosi spontan melempar batu ke arah anjing tersebut. Lemparan itu mengarah ke rumah pemilik anjing, sehingga memicu keberatan dan laporan ke Polsek Bebandem.

Polsek Bebandem bergerak cepat dengan mempertemukan kedua belah pihak dalam proses mediasi. Hasilnya, disepakati beberapa poin perdamaian:
1. Pemilik anjing berkomitmen menanggung biaya pengobatan korban serta menyetujui prosedur eliminasi hewan oleh pihak terkait.
2. Kesalahpahaman terkait pelemparan batu diselesaikan secara kekeluargaan.
3. Korban telah mendapat perawatan dan vaksinasi di Puskesmas Bebandem.

Kapolsek Bebandem, AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., mengimbau warga agar mengutamakan komunikasi dan kepala dingin dalam menyelesaikan masalah serupa.

Namun pada Minggu (18/1/2026), upaya eliminasi anjing gagal dilakukan. Petugas Keswan, drh, Agus Prenawa, menjelaskan pihaknya sudah mendatangi rumah pemilik anjing, tetapi pemilik keberatan dengan tindakan eliminasi karena masih merasa kasihan.
“Saya siap melakukan eliminasi, tapi karena pemilik keberatan, kami menunggu penyelesaian di tingkat desa dulu. Hasilnya nanti kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Sejumlah warga mengaku resah karena anjing tersebut diketahui sudah beberapa kali menggigit orang lain. Menurut warga, pemilik sempat berjanji mengurung atau mengikat anjingnya, tetapi komitmen itu tidak bertahan lama sehingga kejadian gigitan kembali terulang.

Sementara itu, keluarga korban KA menyatakan hingga kini belum menerima tanggung jawab biaya pengobatan sebagaimana disepakati saat mediasi.
“Terkait ganti rugi seperti janjinya saat mediasi, kami belum menerima apa-apa. Ya sudah, biarkan saja,” kata IKJ, kakak korban, dengan nada pasrah. Meski demikian, keluarga berharap anjing tersebut segera dieliminasi demi keselamatan warga.

Saat ini anjing masih berada di rumah pemiliknya dan sedang menjalani masa observasi 10 hari untuk tes rabies. Kepastian nasib hewan tersebut masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak desa dan dinas terkait. (Ami)

Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Manggis, Sejumlah Rumah dan Pura Rusak

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini— Hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (18/1/2026) menyebabkan sejumlah titik di Kecamatan Manggis terdampak banjir dan longsor. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Karangasem turun melakukan asesmen sejak Senin (19/1) pukul 09.00 Wita hingga 14.00 Wita dengan dukungan satu unit armada dan sarana prasarana.

Di Desa Padangbai, lima lokasi terdampak. Di Br. Dinas Mimba, air sempat menggenangi laundry milik I Kadek Suwirta namun telah surut tanpa kerugian material. Di lokasi yang sama, rumah Jero Mangku Komang Sulatra juga sempat terendam, menyisakan material di area kamar mandi.

Dampak terberat terjadi di Br. Dinas Melanting. Rumah I Made Suasta Gik mengalami longsor dengan kerusakan berat pada bangunan berukuran 20 x 20 meter, ditaksir rugi sekitar Rp200 juta. Satu anggota keluarga, I Kadek Yoga Astawa (26), mengalami luka ringan akibat terkena batu saat menyelamatkan diri dan mendapat 9 jahitan di Klinik Penta Medika. Keluarga korban sementara mengungsi ke rumah kerabat di Br. Dinas Mimba.

Masih di Melanting, tembok samping rumah I Nyoman Sari jebol sepanjang 2 x 2,5 meter. Dua tabung gas dan 50 kg beras hanyut, sementara sejumlah peralatan elektronik rusak terendam air dengan kerugian sekitar Rp50 juta. Rumah I Kadek Suartana juga terdampak; halaman sempat tergenang dan fasilitas WC rusak, kerugian ditaksir Rp20 juta.

Di Desa Antiga Kelod, kerusakan terjadi pada sejumlah penyengker pura dan tembok rumah warga. Senderan Pura Luhur Gedong Pingit jebol sepanjang 7 meter dengan tinggi 2,5 meter (kerugian ± Rp30 juta). Di Pura Paibon Jeroan Jeruk Madya, tembok jebol sepanjang 25 meter dengan tinggi 2,5 meter. Dampaknya juga merusak kamar mandi milik I Gede Raka (kerugian ± Rp5 juta). Penyengker rumah I Ketut Satra Gapar di tepi Tukad Betel roboh sepanjang 15 meter (kerugian ± Rp10 juta). Di Br. Dinas Bengkel, penyengker rumah I Ketut Lanus roboh sepanjang 15 meter.

Selain itu, jalan lintas Yeh Malet menuju Pakel Gegelang masih terendam air setinggi sekitar 50 cm di area sekitar Danau Yeh Malet.

Di Desa Manggis, Br. Dinas Buitan, penyengker sanggah milik I Made Kardiasa roboh sepanjang 10 meter (kerugian ± Rp10 juta).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menyatakan bahwa kondisi sudah terpetakan dan penanganan akan diprioritaskan pada lokasi dengan risiko tinggi.

“Tim kami sudah menyelesaikan asesmen lapangan dan data kerusakan telah kami rekap. Prioritas berikutnya adalah koordinasi dengan desa, kecamatan, dan pihak terkait untuk penanganan darurat serta langkah pemulihan, terutama pada rumah warga yang rusak berat dan infrastruktur yang berpotensi membahayakan,” tegasnya.

BPBD Karangasem mengimbau warga di wilayah rawan longsor dan banjir untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved