-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Minggu, 01 Maret 2026

Pimpin Gerakan Bali Bersih Sampah, Bupati Sedana Arta Fokuskan Pembersihan Sungai dan Danau di Bangli

BANGLI ,BALI KINI  – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, bersama Wakil Bupati I Wayan Diar memimpin langsung Gerakan Serentak Bali Resik Sampah di seluruh wilayah Kabupaten Bangli pada Minggu (1/3/2026). Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan lingkungan sungai, saluran air (salter), dan drainase sebagai upaya menjaga kelestarian alam di daerah hulu.

Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari jajaran OPD, TNI/Polri, pihak sekolah, hingga penggerak PKK di tingkat banjar.

Dalam laporannya Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan visi Bangli yang BISA (Bersih, Indah, Sejuk, dan Asri).

Berdasarkan data laporan kegiatan, yang tercatat sebanyak 4.125 orang turut serta dalam aksi ini. Partisipasi tersebut berasal dari berbagai sektor, di antaranya OPD dan Instansi Vertikal: 2.435 orang, Perangkat Desa dan Kelurahan: 1.110 orang, ​BUMD dan BUMN di Bangli: 220 orang, Pelajar (SD, SMP, SLTA): 360 orang.

"Kami ingin peran serta masyarakat tidak hanya sesaat, tapi menjadi budaya. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama untuk masa depan Bangli yang lebih baik," ujar Sekda dalam laporannya.

Sementara itu aksi bersih-bersih di kawasan perkotaan Bangli dipusatkan di beberapa titik strategis, antara lain, Sungai/Salter Tukad Sagening yakni di kawasan bawah jembatan Seganing dan Pura Petirtaan Toya Laka, Banjar Kawan, Salter Dalem Purwa hingga Pura Masceti, kawasan Barat Kantor MDA Bangli, hingga drainase di sekitar RSJ dan SDN 3 Kawan, Salter di sepanjang Jalan Serma Meranggi, kawasan Catus Pata Alun-alun Bangli, hingga wilayah Bebalang (Patung Adipura ke selatan). Selain di pusat kota, para Camat, Kepala Desa, dan Lurah juga mengoordinasikan gerakan serupa di wilayah masing-masing sesuai kebutuhan lingkungan setempat.

Dalam arahannya, Bupati Sedana Arta menekankan bahwa isu sampah adalah prioritas mendesak bagi Bali, terutama untuk mendukung sektor pariwisata. Sebagai daerah hulu yang menjadi sumber air dan udara bersih bagi Pulau Dewata, Bangli memiliki tanggung jawab moral yang besar.

"Bangli adalah daerah penghasil air dan udara bersih. Kita ingin posisi ini tetap terjaga. Ini bukan sekadar beban, tapi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan lingkungan agar Bangli jauh lebih asri dan nyaman," ujar Bupati Sedana Arta.
Ia juga menambahkan bahwa gerakan ini akan berlanjut secara masif. Jika hari ini fokus pada sungai dan pemukiman, pada 8 Maret mendatang, aksi serupa akan difokuskan secara serempak di kawasan Danau Batur.

Ada hal menarik yang ditegaskan Bupati dalam kesempatan tersebut. Beliau meminta masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap pembuangan sampah ilegal, terutama yang berasal dari luar Kabupaten Bangli.
"Jika menemukan oknum, terutama dari luar daerah, yang kedapatan membawa dan membuang sampah di wilayah Bangli—baik itu di TPA maupun di jurang-jurang desa—segera laporkan ke dinas terkait. Jangan sampai Bangli dijadikan tempat pembuangan sampah dari kabupaten lain," tegasnya.

Gerakan ini juga menyasar sektor pendidikan dan domestik. Pihak sekolah diinstruksikan untuk melakukan pembersihan di lingkungan sekolah dan drainase sekitar dengan melibatkan siswa guna menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Sementara itu, Tim Penggerak PKK juga bergerak serentak di tingkat banjar-banjar di seluruh Bali, yang ditandai dengan suara kulkul PKK sebagai simbol dimulainya aksi bersih-bersih dari lingkungan pekarangan rumah masing-masing.(*)

Dorong Penguatan Koperasi di Tabanan, Bupati Sanjaya Hadiri Pra-RAT KPN Abdi Praja Singasana Jaya Tahun Buku 2025


Tabanan , Bali Kini 
– Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Pra Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Abdi Praja Singasana Jaya Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Tabanan, Minggu (1/3). Kehadiran orang nomor satu di Tabanan bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Sekda, Para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah terkait, Kepala Cabang Bank BPD Tabanan, tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap penguatan sektor koperasi di daerah.

“Saya mengapresiasi atas perubahan-perubahan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh KPN Abdi Praja, mulai dari digitalisasi sistem koperasi, tindak lanjut penambahan anggota koperasi, penguatan manajemen koperasi hingga mampu mendongkrak SHU yang diperoleh dari tahun ke tahun,” ujar Sanjaya. Seraya menambahkan, bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama seluruh pengurus dan anggota koperasi dalam mewujudkan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, penguatan koperasi dikatakannya sejalan dengan visi Kabupaten Tabanan yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Tabanan, menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Ditegaskannya juga, bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan telah melakukan berbagai penguatan di berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi dan koperasi.

Maka dari itu, diharapkan koperasi mampu menjadi pilar utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing. Menurutnya juga, penguatan kelembagaan koperasi di Tabanan merupakan bagian dari misi ketiga Pemerintah Kabupaten Tabanan, yaitu Tabanan Madani, dalam kebijakan memperkuat kapasitas ekonomi rakyat, sekaligus sebagai organisasi ekonomi berbasis anggota yang tetap eksis di tengah gempuran krisis ekonomi.

“Saya selaku Pimpinan Daerah Kabupaten Tabanan tentu berharap kehadiran KPN Abdi Praja Singasana Jaya mampu meningkatkan kinerjanya lagi, sehingga mampu terus berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sanjaya. Sekaligus menilai konsep Pra-RAT yang mengusung konsep “meliang-liang” dengan pembagian doorprize hingga hadiah utama serta hiburan bagi anggota sebagai langkah positif dan juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM Tabanan untuk terlibat dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Ketua KPN Abdi Praja Singasana Jaya, I Gusti Rai Dwipayana, menyampaikan, bahwa jumlah anggota koperasi terus mengalami pertumbuhan setiap tahun. Setiap tahunnya anggota KPN terus berkembang, hingga di tahun 2025 menyentuh angka 7.028 anggota. "Ini berkat arahan Bapak Bupati. Kegiatan Pra-RAT ini juga diisi dengan beragam kegiatan, seperti kegiatan sosial, sosialisasi, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Juga ada kegiatan demo masak yang diikuti langsung oleh Bapak Bupati,” ungkapnya.

Usai mengundi dan menyerahkan hadiah kepada pemenang, Bupati Sanjaya didampingi Wabup Dirga dan Ketua KPN Abdi Praja Singasana Jaya melakukan demo masak di halaman Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan. Suasana nampak semakin semarak dan penuh antusiasme, di mana para peserta dan undangan yang hadir tampak menikmati kebersamaan tersebut. Kegiatan demo masak itu pun menjadi momen keakraban antara pimpinan daerah dan masyarakat, apalagi usai memasak, Sanjaya dan Dirga menikmati masakannya bersama masyarakat.  (*)

Sabtu, 28 Februari 2026

Pemerintah Kabupaten Klungkung tambah 3 (tiga) Unit kerja/Satker peraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN-RB.

Klungkung , Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Klungkung di tahun 2025 menambah unit kerja peraih predikat Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN-RB ketiga unit kerja/satker tersebut adalah UPTD. Puskesmas Klungkung I, UPTD. Puskesmas Klungkung II dan UPTD. Nusa Penida I, penghargaan ini menyusul 5 unit kerja/OPD yang sudah terlebih dahulu meraih predikat WBK yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal, Perizinan & PTSP, RSUD Kab. Klungkung, UPTD. Puskesmas Banjarangkan I dan UPTD. Puskesmas Dawan I. Jadi total keseluruhan OPD/Unit kerja peraih predikat WBK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung sampai saat ini ada 8 (delapan) unit/satker.
Predikat WBK ini adalah penghargaan dari Kementerian PAN-RB kepada Unit kerja/OPD yang berhasil membangun Zona Integritas (ZI) menuju birokrasi yang bersih dan melayani, predikat ini juga menandakan bahwa unit kerja tersebut telah memenuhi indikator dalam reformasi birokrasi, khususnya dalam upaya pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. 
Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Inspektur Daerah, I Made Sumiarta, sangat mengapresiasi keberhasilan yang sudah diraih, seraya menambahkan agar prestasi ini bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan untuk kedepannya, penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, namun merupakan pelecut semangat kita untuk semakin meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat dengan tetap selalu menjaga integritas.

Bupati I Made Satria Tutup Spensapura Art Festival VI 2026, Dorong Generasi Muda Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya

KLUNGKUNG , Bali Kini -Bupati Klungkung I Made Satria secara resmi menutup kegiatan Spensapura Art Festival (SAF) VI Tahun 2026 yang digelar di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Jumat (27/2). Penutupan festival ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba dari berbagai cabang seni yang dipertandingkan.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMP Negeri 1 Semarapura atas konsistensinya menyelenggarakan festival seni hingga tahun keenam.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMP Negeri 1 Semarapura. Konsistensi dalam menyelenggarakan festival seni hingga tahun keenam ini membuktikan bahwa semangat pelestarian budaya telah mengakar kuat di sekolah ini. Jadikanlah panggung Balai Budaya ini sebagai tempat kalian mengekspresikan diri secara positif. Jangan takut berkarya, karena seni adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan,” ujar Bupati Satria.

Spensapura Art Festival VI Tahun 2026 mengusung tema “Ngrembaka Citta Lango” yang bermakna tumbuh dan berkembangnya hati serta kesadaran yang indah. Tema ini merefleksikan semangat generasi muda untuk terus bertumbuh dalam kreativitas, kepekaan rasa, serta kecintaan terhadap seni dan budaya.

Festival ini menjadi wadah ekspresi dan pengembangan bakat siswa di berbagai bidang, seperti seni tari, tabuh, musik, teater, sastra, hingga seni rupa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mampu menunjukkan potensi terbaiknya, tetapi juga memperkuat karakter, rasa percaya diri, serta komitmen dalam melestarikan warisan budaya daerah.

Dengan terselenggaranya Spensapura Art Festival secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap lahir generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan bangga terhadap seni budaya Bali sebagai identitas dan jati diri daerah.

Wakil Bupati Klungkung Pimpin Aksi Bersih-Bersih Pasca Kebakaran di Banjar Budaga

Klungkung , Bali Kini - Sebagai wujud kepedulian dan respon cepat terhadap musibah yang menimpa warga, Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya, turun langsung memimpin aksi gotong royong pembersihan puing-puing sisa kebakaran di kediaman I Wayan Suteja Buana, Banjar Budaga, Kelurahan Semarapura Kauh, pada Jumat (27/2/2026).

Rumah milik Wayan Suteja tersebut ludes terbakar pada Kamis (26/2) kemarin. Tak ingin membiarkan warga berjuang sendirian di tengah musibah, Wakil Bupati menggerakkan sinergi lintas sektor untuk mempercepat proses pemulihan di lokasi kejadian.

Aksi kemanusiaan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi, di antaranya, BPBD Klungkung, TNI/Polri, Dinas Sosial, Tagana, dan PMI Klungkung. Hadir juga Ketua TPPKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria bersama jajaran TP PKK Kabupaten Klungkung. 

Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Wayan Suteja. Beliau menegaskan bahwa kehadiran pemerintah adalah untuk meringankan beban masyarakat secara moril maupun materiil.

"Kami hadir untuk memastikan warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan ini. Namun, kami juga mengimbau seluruh masyarakat Klungkung untuk tetap waspada. Mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing demi kebaikan kita bersama," ujar Wabup Tjokorda Gde Surya.

Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui instansi terkait juga tengah melakukan pendataan lebih lanjut dan memberikan bantuan sosial dan logistik yang diperlukan oleh korban untuk masa pemulihan pasca bencana.


Aksi Penanaman 1.000 Bibit Pohon Kelapa Daksina Di Embung Tulad Unda,

Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung I Made Satria mendampingi Gubernur Bali I Wayan Koster memimpin aksi penanaman 1.000 bibit pohon kelapa daksina di Embung Tulad Unda, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Jumat (27/2).

Kegiatan yang diprakarsai oleh DPD Perbarindo Bali ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari BPR-BPRS Nasional Tahun 2026.

Ketua BPR Bali, I Ketut Komplit, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian BPR-BPRS terhadap pelestarian budaya dan lingkungan, sejalan dengan program yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali. Ia berharap, melalui kelestarian budaya dan lingkungan yang terjaga, sektor pariwisata Bali dapat terus tumbuh dan berkembang, sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Provinsi Bali, Kepala Dinas LHP Kabupaten Klungkung, serta Kepala Dinas PUPRPKPK Kabupaten Klungkung.

Permudah Pembayaran Pajak, Wakil Bupati Bangli Resmikan Layanan Samsat Drive Thru

​Bangli , Bali Kini – Pemerintah Kabupaten Bangli secara resmi meluncurkan layanan Samsat Drive Thru guna meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi pemilik kendaraan. Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, bertempat di area Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bangli Jumat, 27/2/2026.

​Hadir dalam acara tersebut Jajaran Forkopimda Kabupaten Bangli, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, Dirlantas Polda Bali, serta para pimpinan perangkat daerah (PD) dan direksi BUMD di lingkungan Pemda Bangli.
​Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Provinsi Bali, I Dewa Tagel Wirasa, menekankan bahwa kehadiran Samsat Drive Thru merupakan langkah strategis untuk menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan yang efektif dan efisien.
​"Transformasi pelayanan menjadi sebuah keniscayaan. Inovasi ini hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat Bangli dalam memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa harus turun dari kendaraan," ujar Dewa Tagel. ​Ia juga menambahkan bahwa optimalisasi pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) akan berdampak langsung pada kapasitas fiskal daerah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik di Bali. 

Sejalan dengan semangat tata kelola pemerintahan yang bersih, UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Bangli menegaskan komitmen integritasnya, Seluruh proses pelayanan di Samsat Drive Thru dipastikan transparan dan tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun (gratifikasi), baik kepada perorangan maupun lembaga.
​Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, dalam sambutannya mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali, Kepolisian, dan Pemkab Bangli. Beliau menegaskan bahwa layanan ini adalah bagian dari reformasi birokrasi yang adaptif terhadap mobilitas masyarakat yang tinggi.
​"Acara ini bukan sekedar seremonial, melainkan tonggak penting untuk memangkas waktu pelayanan dan mengurangi antrean. Pajak yang dihimpun akan kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan," ungkap Wayan Diar.

​Wabup juga mengajak seluruh masyarakat Bangli untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal sebagai bentuk gotong royong dalam membangun daerah melalui ketaatan membayar pajak tepat waktu.

Bupati Kembang Jamin Lomba Ogoh-ogoh Jembrana Bebas ‘Titipan’, 218 STT Terima Subsidi

JEMBRANA , BALI KINI – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan lomba ogoh-ogoh tahun 2026. 

Ia menginstruksikan seluruh jajaran dinas dan tim penilai untuk bekerja secara profesional tanpa adanya intervensi atau praktik "titipan" pemenang.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kembang saat menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Adat, subsidi pembuatan ogoh-ogoh, serta insentif Kelian Subak di Wantilan Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Jumat (27/2/2026).



Dalam arahannya, Bupati yang didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna mengingatkan bahwa ketidakjujuran dalam penilaian hanya akan mematikan kreativitas Sekaa Teruna Teruni (STT).

“Jangan sampai ada titipan. Jangan bikin saya malu karena saya tidak pernah menitip. Tim penilai harus kredibel, ahli di bidangnya, dan netral,” tegas Bupati Kembang.

Ia menambahkan bahwa sekali kepercayaan anak muda cedera akibat dugaan permainan nilai, mereka akan enggan untuk kembali berkarya di masa depan. Oleh karena itu, kriteria penilaian harus dibuka secara transparan kepada seluruh peserta.


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, A.A. Komang Sapta Negara, memaparkan bahwa tahun ini sebanyak 218 STT di seluruh Kabupaten Jembrana menerima subsidi pembuatan ogoh-ogoh sebesar Rp 2,5 juta per STT, dengan total anggaran mencapai Rp 600 juta.

Berikut adalah rincian persebaran STT penerima subsidi:
 * Kecamatan Mendoyo: 72 STT
 * Kecamatan Negara: 44 STT
 * Kecamatan Jembrana: 37 STT
 * Kecamatan Melaya: 36 STT
 * Kecamatan Pekutatan: 29 STT

Proses seleksi telah dimulai dengan penilaian tingkat kecamatan pada 25-26 Februari. Selanjutnya, 15 besar terbaik tingkat kabupaten akan dipilih pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026.

Para finalis 15 besar ini masing-masing akan mendapatkan dana pementasan sebesar Rp 10 juta dan berhak tampil dalam parade di Masikian Festival Yowana pada 12 Maret 2026 di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Untuk juara pertama, Pemkab Jembrana telah menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp 20 juta.


Selain urusan seni, Pemkab Jembrana juga mengucurkan anggaran fantastis untuk penguatan adat dan pertanian melalui BKK Desa Adat senilai Rp 13,3 miliar.

Dana tersebut mencakup insentif bulanan bagi Bendesa (Rp 1,7 juta), Kelian Adat (Rp 1,2 juta), hingga penghargaan bagi Sulinggih (Rp 1 juta). Tak ketinggalan, 231 Kelian Subak juga menerima insentif sebesar Rp 1 juta per bulan sebagai bentuk apresiasi atas penjagaan lahan pertanian tradisional.

Di akhir acara, Bupati Kembang juga berpesan kepada para Bendesa Adat agar dalam setiap pembangunan fisik di desa, seperti pura, selalu melibatkan arsitek lokal Bali. 

"Arsitek Bali paham konsep Asta Kosala Kosali. Libatkan mereka agar bangunan kita tidak hanya kokoh, tapi memiliki nilai estetika dan filosofi yang benar," pungkasnya. ( * )

Nyepi dan Idul Fitri 2026 Beririsan, Bupati Kembang Ajak Masyarakat Jembrana Perkuat Tenun Harmoni

Jembrana , Bali Kini - Momentum langka terjadi pada tahun 2026, di mana perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan. Menanggapi hal tersebut, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menekankan pentingnya menjaga toleransi dan menjadikan perbedaan keyakinan sebagai perekat persatuan bangsa.

Hal ini ditegaskan Bupati Kembang saat memberikan sambutan dalam acara Safari Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali di MAN 1 Negara, Kamis malam (26/2). 

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, serta pimpinan organisasi masyarakat Islam di Kabupaten Jembrana.

“Momentum Nyepi dan Idul Fitri yang beririsan ini adalah cerminan indahnya keberagaman kita. Ini bukan soal siapa yang merayakan lebih dulu, tapi bagaimana kita saling menghormati dan menjaga kenyamanan bersama,” ujar Bupati Kembang Hartawan di hadapan para undangan.

Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menilai bahwa Jembrana selama ini telah menjadi role model atau contoh nyata kerukunan antarumat beragama di Bali. Ia meminta semangat tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti menjaga ketertiban umum dan saling mendukung kelancaran ibadah masing-masing umat.

Senada dengan Bupati, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, menyampaikan bahwa kerukunan adalah fondasi utama pembangunan. “Kita patut bersyukur, masyarakat Jembrana sudah terbiasa hidup rukun dalam keberagaman. Ini modal sosial yang harus terus kita rawat demi suasana daerah yang kondusif,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Jembrana memastikan akan terus berkoordinasi dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), Kepolisian, dan TNI untuk mengawal rangkaian perayaan kedua hari besar ini agar berjalan aman, khidmat, dan lancar.

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, dan perwakilan Kodim 1617/Jembrana juga tampak hadir memberikan dukungan penuh terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang stabil selama masa perayaan.

Kegiatan Safari Ramadhan ini ditutup dengan aksi sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu dan diakhiri dengan buka puasa bersama, yang semakin mempererat tali silaturahmi antar-elemen masyarakat di Jembrana. ( * )

Wawali Arya Wibawa Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Amanah.

Ket foto : Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya saat menghadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Amanah, Gedung Keuangan Negara, Desa Sumerta Kelod, Jumat (27/2) petang. 



Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Amanah, Gedung Keuangan Negara, Desa Sunerta Kelod, Jumat (27/2) petang. Kegiatan rutin saat bulan Ramadhan ini dilaksanakan untuk memperkuat silaturahmi, rasa toleransi serta menjaga kerukunan antar umat beragama dengan turut serta dalam tradisi dan kebudayaan berbagai agama yang ada di Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Kemenkeu Bali, Sudarsono, Kajari Denpasar, Trimo, Perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, FKUB Kota Denpasar, Ketua MUI Kota Denpasar, H. Khoeron, Ketua DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati serta warga muslim Masjid Al-Amanah, Gedung Keuangan Negara.  

Sejak menjelang waktu buka puasa, ratusan umat muslim silih berganti memasuki Masjid Raya Baiturrahmah. Sembari menunggu waktu berbuka tiba, tampak anak-anak asik bermain, para tetua bercerita serta tak jarang ada yang memilih saling bersalaman yang menambah khidmat suasana bulan Ramadhan.

Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa saat menyampaikan sekapur sirihnya mengatakan bahwa momentum buka puasa bersama ini merupakan wujud harmonisnya hubungan antar umat beragama di Kota Denpasar. Hal ini lantaran hubungan baik dengan asas menyama braya antar semua elemen bangsa harus tercipta dalam rangka menunjang kelancaran pembangunan nasional khususnya di Kota Denpasar.

Lebih lanjut Arya Wibawa mengajak seluruh umat beragama yang ada di Denpasar agar menjaga persatuan dan kesatuan serta saling toleransi antar umat beragama. Sehingga kerukunan antar dan internal umat beragama di Kota Denpasar dapat terus tercipta. Hal ini juga sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara. 

"Semoga kita semua diberkati dan bertambah iman di bulan suci ini, dengan ketakwaan dan iman yang kuat sehingga kerukunan antar dan internal umat beragama dapat tercipta serta dapat ikut serta dalam berbagai program pembangunan khususnya di Kota Denpasar," ujar Arya Wibawa.

Sementara, Kepala Perwakilan Kemenkeu Bali, Sudarsono dalam kesempatan tersebut menekankan kehadiran Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa beserta jajarannya dalam buka puasa bersama ini sebagai momentum untuk lebih merekatkan hubungan silaturahmi antara umat beragama dengan jajaran pemerintah. Pihaknya mengatakan bahwa hubungan harmonis umat Muslim dan masyarakat lokal Bali yang mayoritas beragama Hindu hingga saat ini masih tetap terjaga.

"Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Denpasar, yang sudah berkenan hadir dalam acara berbuka puasa bersama ini, sehingga rasa menyama braya dan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang berkembang di Bali dapat kita ciptakan dalam berbagai kegiatan sebagai cerminan budaya lokal," ungkapnya. (Ags).

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved